Selasa, 23 Juli 2013

Aqua Timez ~ Alone Ost. Bleach

Oreta awai tsubasa
Patah, sayap yang pucat
Kimi wa sukoshi Aosugiru sora ni tsukareta dake sa
Kau hanya sedikit lelah dari langit yang terlalu biru
Mou dareka no tame ja nakute
Kau tidak perlu memaksakan tersenyum untuk orang lain
Jibun no tame ni waratte ii yo
Hanya tersenyum untuk dirimu sendiri

Izen to shite shinobiyoru kodoku
Kesepian terus merayap naik kepadaku,
Uchigawa ni tomoru rousoku
sebatang lilin menyala di dalamnya
Nigiwau ba ni gouka na shanderia to wa urahara ni
Seperti lampu yang cantik, seharusnya tidak di sebuah pesta yang ramai, seperti yang ini

Tarinai kotoba no
Kurangnya kata-kata menciptakan kekosongan
Kubomi o nani de umetara ii n' darou
Apa yang harus aku isi didalamnya?
Mou wakaranai yo
Aku tidak tahu lagi

Semete yume no naka de
Jika paling tidak di dalam mimpi
Jiyuu ni oyogetara anna sora mo iranai no ni
Aku bisa berenang bebas, Aku tidak butuh langit itu lagi
Kinou made no koto o
Kalau saja aku bisa menghapus peristiwa kemarin
Nuritsubusa nakute mo asu ni mukaeru no ni
Aku akan dapat terus hidup

Reff:
Oreta awai tsubasa
Patah, sayap yang pucat
Kimi wa sukoshi Aosugiru sora ni tsukareta dake sa
Kau hanya sedikit lelah dari langit yang terlalu biru
Mou dareka no tame ja nakute
Kau tidak perlu memaksakan tersenyum untuk orang lain
Jibun no tame ni waratte ii yo
Hanya tersenyum untuk dirimu sendiri

Rettoukan to no wakai wa
Berurusan dengan rasa rendah diri
Kantan ni wa kanawanaisa
Tidak akan mudah
Jiishiki no teppen ni suwaru
Pembenahan atas kesadaran dirimu
Kagami ga utsusu hanabira
Sebuah kelopak bunga dipantulkan oleh cermin

Furishiboru you ni
Sepertinya suaraku menegang
Yogoreta ai wo sakende miru keredo
dari mencoba berteriak dengan cinta yang tidak murni
Modokashikute
Ini menjengkelkan

Meguru toki no naka de
Dalam perjalanan waktu
Kizuguchi wa yagate
luka secara bertahap
Kasabuta ni kawatte iku
Berubah menjadi bekas luka
Kimi wa sore o matazu
Tanpa menunggu hal itu terjadi,
Totemo utsukushiku Totemo hakanage de
kau begitu indah, dan begitu cepat berlalu ...
Reff:
Hagare ochita ato no 
Tanda bekas luka yang robek
Ubuge no you ni 
Adalah seperti rambut yang melindungi kulit
Hi damari no naka de furueru inori 
Doa-doa yang mengguncang dalam cahaya terang
Ima wa muri ni dareka no koto wo 
Sekarang kau tidak membutuhkannya
Ai sou to omowanakute ii no ni

untuk mencoba mencintai seseorang

Toki ni kono sekai wa
Kadang-kadang, di dunia ini
Ue wo muite
Melihat ke atas dan berjalan
Aruku ni wa sukoshi mabushi sugiru ne
 Sedikit terlalu terang
Shizumu you ni
Seperti kita tenggelam
Me wo fuseru to
Kita berpaling dan tanah kering mengisap
Kawaita jimen ga namida wo susuru
air mata yang ditumpahkan di mana-mana

Why do we feel so alone anytime?
Mengapa kita merasa sangat kesepian kapan saja?
Subete wo uketomenakute ii yo
Kau tidak harus mengambil segalanya
Why do we feel so alone anytime?
Mengapa kita merasa sangat kesepian kapan saja?
Koraeru koto dake ga  yuuki ja nai
Hanya menanggung itu semua bukanlah keberanian

Kamis, 18 Juli 2013

My Boyfriend is a Vampire

Cast:
- Kim Kibum ( Seo Jae Ho)
- Kim Jong Woon a.k.a Yesung (Seo Kang Ho)
- Yoo Da In 
- Jang Seo Wool
- And Other Cast
Genre : komedi, drama, romance, school life, supranatural....


Ini FF q yg ke2 FF ini terinspirasi dari sebuah Komic dgn judul yg sama, Komic ini menceritakan kehidupan seorang anak laki2 yg memiliki wajah secantik wanita bahkan wanita pun juga sangat iri dgn kecantikannya, anak laki2 ini seorang anak yg besar dari sebuah panti asuhan, tapi dia tdk pernah kesepian, sewaktu kecil teman2nya slalu mengira klo dia wanita hingga pada umur 12tahun dia bertemu seorang anak yg bernama Jang Seo Wool yg mengajarinya u/ menjadi kuat u/ bisa membalas perlakuan mereka. Sampai mereka menginjak remaja anak laki2 itu masih di kira wanita berkat bantuan Jang Seo Wool dia bisa mengatasi semua itu, hingga Jang Seo Wool memintanya menjadi seorang JJANG( Sebutan U/ Ketua Geng Di Korea) awalnya dia menolak tapi karna bujukan Seo Wool dia mau menjadi JJANG di SMA Kang Woo, karna inilah suatu kecelakaan terjadi, dia diminta u/ menjadi wanita u/ menyelidiki kasus hilangnya wanita2 secara misterius di dlm sebuah hutan, tanpa mereka sadari hutan itu adl tempat perkumpulan para Vampire, dimana Ketua dari perkumpulan itu yg bernama Seo Jae Ho(klo di ff q ini diperankan ma Kim Kibum) ingin mencari pengantinnya, saat laki2 itu akan di hisap tapi di halangi o/ saudaranya yg bernama Seo Kang Ho(diperankan o/ yesung), akhirnya terjadi sebuah kecelakaan maka dari situ kehidupannya berubah.

Itu tadi hanya sepenggal dari sinopsisnya, tapi klo mau tau lengkapnya bisa baca Komik nya sendiri di www.mangaku.web.id atau di www.pecintakomik.com (Promosi ceritanya^_^). Baiklah dari pada penasaran kita langsung aja ya!! (NB: Alurnya awalnya masih muter2 mian ya!!!)

Auprov
Suatu malam di tengah kota terlihat seorang namja yg terlihat sempoyongan dan tangan kanan memegang lehernya sedangkan lengan kirinya tampak sebuah sayatan, darah segar pu keluar dari tanganya, karna tdk kuat u/ berjalan lagi akhirnya dia bersandar pada sebuah tembok tiba2 ada seorang yeoja yg melihatnya lalu berteriak, "Kyaaaa....." kata Yeoja itu membuat semua pejalan kaki terkejut dan mulai mendekatinya, namja yg bersimbah darah itu pun bergumam pd dirinya sendiri, "Aku sekarat? Ugh..." katanya tiba2 tubuhnya jatuh ke jalan, lalu ada seorang namja yg mendekat, "Hei...Hei..Nak!" kata namja itu sambil memeriksa denyut nadinya tiba2 namja yg baru datang itu memberi tau semua orang di sana, "Di...Dia Meninggal, Ini kasus pembunuhan!  panggil polisi, cepat!" katanya kpd teman nya dn lalu melepas jasnya u/ menutupi mayat namja itu.

"Aku sudah menghubungi 911, Apakah dia benar2 sudah mati?" tanya orang yg menelpon polisi tadi, "aku sudah memeriksa denyut nadinya, dia sudah meninggal!" kata orang yg tengah berdiri paling dekat dgn mayat itu, tak berapa lama datanglah polisi, salah satu polisi bertanya, "Apakah ini kasus pembunuhan?","ya, dia meninggal karna luka di lehernya." kata salah satu saksi mata,"Luka di lehernya?" tanya polisi lainnya memastikan, "Mungkin.. Ini pembunuhan berantai dgn target orang yg cantik." kata salah seorang dari kerumunan itu, kedua polisi itu pun masih binggung dgn apa yg telah terjadi lalu memerikasa mayat itu,"q menutupinya dgn jas q" kata orang yg pertama menemukan mayat itu.

Saat salah satu polisi memeriksa tiba2 namja yg di kira mati tadi tiba2 bangun dan mengejutkan sang polisi, "Kyaaaaa...'' kata polisi itu, namja yg dikira mati itu pun terbatuk2 dan lalu duduk dan orang yg telah memastikan dia mati langsung terkejut dan berkata"DIa Hidup, Dia Hidup Lagi! Tapi Tadi Dia Sudah Meninggal!", "Sepertinya Dia masih hidup!" kata polisi lain sambil marah, "Tapi q tadi sudah memeriksa denyut nadinya."kata orang yg pertama menemukannya, salah satu polisi pun bertanya kpd namja itu, "Nak, kenapa kau berdarah apa kauterlibat perkelahian ", "Huucckkk..haaaah...Bukan apa-apa!" katanya sambil berdiri, "Apa maksudmu... Lehermu terluka..." tanya polisi lainya, "Oh ini karena tadi aku terjatuh!" lalu berlari, kedua polisi itu pun heran, "Hei Tunggu...."kata salah satu polisi,"Sepertinya dia habis berkelahi dgn geng di sekitar sini, Biarkan saja, Ayo kita pergi" ajak polisi lain.

Orang yg telah memastikan namja itu telah mati masih belum percaya dan berkata "Dia seharusnya sudah benar2  mati..." sambil melihat namja itu lari. Akhirnya namja itu sampai di tempat tinggalnya dan langsung masuk ke dlm kamarnya sambil bergumam, "Apa yg terjadi? Aku merasa tubuh q terbakar dan tercekik sampai sekarat...tidak...aku pikir aku sekarat?" dan berjalan ke depan cermin luka di lehernya pun telah hilang tanpa bekas, tiba2 terdengar suara seseorang, "Teman mu sedang pergi cepat tidur sebelum jam 10", "Iya pak!" jawab namja itu, "Apa kau sudah pulang Da-in?" tanya orang dari luar itu lagi dan lalu pergi, "Ahhh iya..." jawabnya lagi.

"Pertama2 aku hrs mandi dan mencuci darah di bajuku." katanya sambil menuju kamar mandi dan melepas semua bajunya saat akan memutar kran sower dia terkejut dgn perubahan yg ada pada tubuhnya karna terkejut dia berteriak, "Kyaaaa......", lalu ada seseorang yg bertanya pada nya," Ada apa?", "Oh tidak ada apa2 tadi ada kecoa." kata namja itu, "Yoo Da-in, kau tdk seperti biasanya ada apa?" tanya suara itu lagi, "kecoa itu tiba2 melompat jadi aku agak takut, Hahaha..." kata namja yg bernama Yoo Da-in itu, "Cepat selesaikan mandi mu dan cepat tidur!" perintah suara itu,"Iya Selamat malam, Pak!" kata Da-in.

Yoo Da-in pun meneruskan mandinya sambil memperhatikan perubahan yg terjadi pd dirinya, "Apa-apaan ini?!, Aku menjadi seorang yeoja!! Aaaahhhhh" teriaknya

Skippp.....
@1bulan lalu

Saat Yoo Da-in jalan2 di taman ada 3 orang namja yg membicarakannya, "Anak yang itu?" tanya salah satu dari mereka,"I...iya, anak itu." jawab salah seorang merekapun memiliki pendapat masing2 "cantik... tapi...entah kenapa agakaneh?" kata salah satu, "Hei kau pikir aku akan jatuh cinta pada seorang namja." bentak yg lain, "Apa dia memang seorang yeoja?" tanya yg lain, "Walaupun terlihat agak Tomboy...tapi entah kenapa terlihat lembut..." kata yg lainnya lagi. Tiba2 terdengar gonggongan anjing yg tersesat, Yoo Da-in pun mendekatinya, "Aww,kau manis sekali, apakah kau tersesat?" kata Da-in sambil mengangkat anjing itu.

Ketiga namja yg memperhatikan itu terpesona dgn pesona Da-in, lalu ada seorang yeoja yg berlari ke arahnya, "Ya tuhan, Lulu! Jadi kau di sisi." kata yeoja itu, "Ini." kata Da-in sambil memberikan anjing itu kpd pemiliknya, "Kamsahamida" kata Yeoja itu lalu pergi, Ketiga namja yg masih memperhatikan Da-in pun saling berpendapat, "Jadi, kalian masih mengira dia seorang namja?" tanya salah satu, yg lain menjawab"Uummm.... siapa pun pasti akan jatuh cinta pada yeoja spt itu...", "Itulah daya tarik seseorang! agak tomboy, sulit ditebak, tapi memiliki senyuman yg langka, dan indah seperti itu!sekali kau melihatnya kau tdk bisa melupakannya!" kata orang pertama.

"yeach..."kata orang ke3, "aku setuju..." kata orang ke 2, "benarkah?" tanya orang ke 3 lalu berlari ke arah Da-in, "Tunggu apa yg kau lakukan?" tanya ke2 orang lain sambil menahan tubuh orang pertama yg tlah jatuh cinta pada Da-in, karna saking semangatnya tanpa tau klo Da-in sudah ada di hadapan orang pertama, dan orang pertama pun berbicara pd ke2 temannya, "ap...apa yg kalian lakukan?!" mereka ber2 pun menjawab "Kalo kau namja sejati, manfaatkan kesempatan yg ada.".

Da-in yg mendengarnya pun bertanya "Apa?!", "emh."kata orang pertama, "ada yg mau dia katakan pada mu" kata orang ke3 mendekati orang pertama yg mati kutu, "sesuatu yg ingin dikatakan?" tanya Da-in, "sebenarnya."kata orang pertama, "Fighting!!!" kata mereka ber2 mendukung orang pertama,"A...Aku menyukai mu." kata orang pertama, "Apa?!" kata Da-in terkejut,"Mau kah kau berkencan dengan ku." kata orang pertama, ke2 orang dibelakang bersorak, "Yoohoo dia melakukannya dgn baik.".

"Apa kau Homo?" tanya Da-in, "Apa?!" tanya orang pertama, "Kau lihat, aku adl seorang namja, masihkah kau mau berkencan dgn ku?" tanya Da-in, "Apa?!" kata orang pertama, "Mian heyo aku seorang namja.Jika kau mengerti cepat pergi dari hadapan ku!" kata Da-in, mereka ber3 pun masih belum percaya, orang pertama pun memastikan dgn bertanya, "Tidak mungkin, aku tdk percaya, klo kau tdk mau berkencan dgn ku katakan saja." kata orang pertama, "terserah percaya atau tdk aku adl seorang namja." kata Da-in.

"Bukankah berlebihan kau mengatakan dirimu seorang namja dan mengatakan aku homo?" tanya orang pertama, ke2 temannya juga berkata,"Ya! itu penghinaan". Kesabaran Da-in sudah mencapai batas, "Aku sudah mencoba sabar." kata Da-in sambil mengepalkan tangannya, "Aku sudah tidak tahan lagi!!!" kata Da-in sambil memukul orang pertama lalu berlnjut ke ke2 temannya yg lain, setelah selesai dia membuka baju, "Lihat Baik2." kata Da-in, "Apa yg dia lakukan?" tanya mereka ber3 heran, "Apa aku masih terlihat spt seorang yeoja?" tanya Da-in,"Ahh...di...dia seorang namja." kata mereka ber3 masih tdk percaya.

"Mian Hamnida kami akan pergi klo begitu."kata mereka ber 3 "Kata siapa kalian boleh pergi?" tanya Da-in sambil mengepalkan tangannya. Dari arah jalan yg lain teman Da-in datang, "Dimana Da-in itu katanya mau bertemu disini..." kata namja yg mencari Da-in itu terhenti mendengar pekelahian dan menuju arah suara, "Mian ini salah kami, Maafkan kami!" pinta mereka, "Ini baru permulaan." kata Da-in sambil menendang meraka ber 3 tiba2 ada yg memegang tangannya.

"Tenangkan dirimu, Jjang!" pinta namja yg mencari Da-in,"Lepaskan aku." kata Da-in, "Apa yg terjadi"tanya namja itu, "Mereka mengira aku seorang yeoja dan menyatakan cintanya pd ku... saat ku bilang klo aku namja mereka tdk percaya." kata Da-in sambil memberontak."Hahahaha...tentu saja!" kata namja yg baru datang itu, "Apa maksudmu dgn kata 'tentu saja'?" tanya Da-in."Baiklah aku beritahu ya saat kau tenang dan terkendali kau akan terlihat spt yeoja. Pakai bajumu, kau jadi perhatian orang banyak di sini."kata namja itu sambil melempar baju Da-in, lalu Da-in pun memakainya, "Bersenang-senangla."kata namja itu.

Tapi ke 3 orang itu kabur, "Woi mau keman kalian?" tanya Da-in, "Sedikit lagi, kita akan memanggil ambulan, apakah kau sanggup membayarnya?" tanya Namja yg baru datang itu, "Hmph, Siaaal aku kira tdk akan ada lagi yg menganggapku yeoja sejak masuk tahun ke 2 ini tapi ternyata tidak!!!" kata Da-in, "walaupun di tahun Ke 2 kau masih terlihat spt yeoja Jjang." kata namja yg baru datang, "Apa? apa kau ingin mengatakan itu lagi?" tanya Da-in dgn marah lalu memegang kerah namja yg baru datang itu,"Maaf...Maaf... aku cuma bercanda." kata namja itu dan Da-in pun melepaskannya.

JJang, kemarin beberapa orang kita dikalahkan." kata namja yg baru datang, "Apa?" kata Da-in, "Ya...belakangan ini mereka dikalahkan di dekat gudang di tengah hutan." kata namja itu, "di tempat itu lagi..." kata Da-in sambil berpikir keras, "karena ruangan gudang itu sangat luas dan tersembunyi anggota kita menggunakan itu sebagai tempat pertemuan, setelah ada orang lain lagi yg tau setiap anggota kita kesana pasti di pukuli lagi." kata namja itu.

"Orang macam apa yg membuat masalah dgn anak sekolah kita?" tanya Da-in, "Bukan hanya anak sekolah kita, tapi juga anak2 dari sekolah lain dekat gudang juga mengalami hal yg sama saat malam tiba..." kata Namja itu, "Anak2 dari sekolah lain juga?" Tanya Da-in, "Ya! kau tau gudang adalah tempat hang out yg populer bagi kebanyakan orang, dan juga tempat yg bagus u/ bersantai karna tempatnya yg tersembunyi di tengah hutan." kata namja itu lagi,"Aku pernah kesana tempatnya sedikit menakutkan tapi bersih jadi itu tak masalah."kata Da-in.

"Karna seseorang yg tak dikenal, bukan hanya teman kita dan Kang Woo-go & temannya, geng lain pun mencoba menjauhi tempat itu saat malam tiba." kata namja itu,"Oh ya aku sbg JJANG SMA Kang Woo tak bisa bertahan jadi aku pikir jika kau segera mengambil langkah."kata namja itu,"Aku...secara langsung?"kata Da-in, "kita sampai kini belum tau siapa mereka, karna SMA Kang Woo dikalahkan mereka berharap kau menjadi JJANG panutan mereka." kata namja itu, "Hemh..."kata Da-in,"aku tau kau benci dgn urusan spt ini, aku pikir baik jika kau yg melakukannya." kata namja itu,.

"Baiklah klo itu perintahmu..." kata Da-in menghela napas,"Kya...apa maksudmu dgn 'itu perintahmu'? itu seolah2 q JJANG padahal q Bu-JJANG(seseorang yg berkuasa stelah JJANG ya bisa di bilang wakilnya gitu deh)." kata namja itu sambil menujuk pd dirinya sendiri."jujur saja aku hanyalah JJANG dari luar, sebenarnya aku tdk mau mjd JJANG, aku mau melakukan karna kalian membela ku, satu2nya orang yg memberi perintah itu kau, Bu-JJANG." kata Da-in.

"Iya... kau masih yg terkuat." kata Bu-JJANG pd Da-in,"Iya sebenarnya aku tdk tertari sama sekali, klo begitu terserahlah kapan pun itu hubungi aku." kata Da-in sambil pergi, "Ya... dia mjd JJANG setelah meradang pada orang2 yg menganggapnya Yeoja." kata Bu-JJANG sambil tersenyum memandangi kepergian Da-In.

Sambil berjalan dia mengingat2 masa lalunya, "Nama ku Yoo Da-in 18 tahun, tahun ke2 di sekolah khusus laki2, saat masih bayi aku dibuang di depan TK, aku tumbuh di TK itu aku tdk merasa kesepian atau miskin, satu2nya kesengseraanku adalah saat aku dipermainkan layaknya seorang Yeoja, hingga saat SD pun, ejekan itu semakin parah, Hingga usia ku mengijak 12 tahun, karna tubuh ku yg lemah ini para namja mengejek ku."

Flash Back
@saat usia Yoo Da-in 12 tahun

"Hentikan... aku ini namja!" kata Da-in sambil merengek, " aku belum percaya sebelum melihatnya." kata seorang anak yg bertubuh gemuk, "Apa?!" tanya Da-in.
Saat mereka ber3 mencoba melepas celana Da-in tiba2 datang seorang anak laki2 lalu menghajar ke3 anak nakal tsb sampai babak belur."Apa kau tdk apa?" tanya anak yg baru datang itu, "ehm..."kata Da-in, "Bisakah kau naikkan celanamu!' katanya pada Da-in lalu dgn cepat Da-in menaikkan celananya.

"He...he...kamsahamida."kata Da-in dgn malu2, "Oh ya rumah mu dimana? biar aku antar, aku khawatir kejadian spt tadi akan terjadi lagi." katanya lagi, "Ehm...?!" kata Da-in dgn ekspresi binggung, lalu dia membuka celananya, "Apa yg kau lakukan?" tanya anak itu dgn kaget ketika mengetahui Da-in seorang Namja bukan Yeoja."Ka...kau seorang namja?" kata anak itu dgn kaget, "Ehm... ya benar aku namja bukan yeoja." kata Da-in, "Mian aku yg salah." kata anak itu, "nahh...semua orang mengira aku yeoja jadi mereka semua mengejekku."kata Da-in sambil menunduk.

"Kau harus membuat mereka berhenti!" kata Anak itu, " Apa?" tanya Da-in, "Berubahlah jadi kuat..." kata anak itu sambil mengangkat tangannya ke atas," jadi kuat...? caranya...?" tanya Da-in, "Oh ya namaku Jang Seo Wool, kau?" tanya Seo Wool pada Da-in, "Yoo Da-in, lalu bagaimana caranya?" tanya Da-in, "kau hanya butuh latihan sekarang!aku akan membantumu," kata Seo Wool sambil menyakinkan Da-in,"Oh ya paman ku Taek - Won -Do Hokwon. Ayo kita pergi bersama!" ajak Seo Wool, "Tapi aku kan tdk punya uang." kata Da-in, "Kau tenang saja aku kan bicara dgn paman ku agar kau bisa berlatih dgn gratis." kata Seo Wool.

Berkat Jang Seo Wool, Yoo Da-in belajar berbagai macam bela diri hingga membuatny semakin kuat tapi orang2 masih banyakyg menganggapnya seorang yeoja. Saat Da-in berjalan di taman dia melihat 2 orang yg sedang cekcok. "Aku tdk memanggil mu kesini." kata namja, "Kenapa kau terus menjauhkan diri dari saya? saya pilih sebagai pengantin Anda,apakah bukan saya? kata yeoja itu, "Pengantin...? apa yg coba di katakan yeoja itu ya...?"kata Da-in binggung yg tdk sengaja mendengar pembicaraan mereka ber2.

"Tidak, saya katakan bahwa saya tidak tertarik." kata Namja itu, "Mengapa hatiku tiba2....." kata Da-in ketika menatap namja itu, "Tidak ada yeoja lain yg pantas u/ mu selain aku, jika kau menerima ku sbg pengantinmu kau akan mjd pewaris dari garis darah ku, kenapa kau tdk mau menerimaku?" rengek yeoja itu, "sudah aku bilang aku tdk tertarik." kata namja itu sambil mendorong yeoja itu sampai jatuh ke tanah, "Ahh....berapa kali pun kau menolak ku, aku tdk akan menyerah, Yesung Oppa!" kata Yeoja itu, "apa tdk berlebihan...?" gumam Da-in dari balik pohon.

"Minggir...!!!" kata Yesung kpd yeoja itu yg menghalangi jalannya, "Apa mereka sedang berlatih sandiwara?" gumam Da-in lagi tiba2 tangan Yesung mencekeram leher yeoja itu dan mengangkatnya, hingga yeoja itu merintih kesakitan, "jika di biarkan dia akan mati...! Apa yg sebenarnya terjadi...?" Gumam Da-in.Tiba2 Da-in lari dan menubruk Yesung hingga yeoja yg dia cekik terlempar ke tanah. "Beraninya hanya dgn yeoja?!"kata Da-in sambil menendang wajah Yesung, "Huhfh..." kata yeoja itu yg terkejut, terlihat darah segar keluar dari bibir Yesung, "Whoa... gak bergerak sedikit pun dari tendangan ku tadi!"kata Da-in dgn kaget."Siapa kau?!"tanya Yesung,"Gah..."gumam Da-in lalu menarik tangan yeoja itu u/ pergi dari hadapan Yesung.

Yesung POV

Masih berdiri di tempatnya lalu memegangi bibirnya, "Dia tlah membuat ku berdarah..." kata Yesung, lalu berlalu dan masih bergumam, "Siapa dia sebenarnya, berani2 nya memperlakukan ku spt ini... awas klo ketemu lagi." kata Yesung.

Yesung Pov End

Da-in dan Yeoja itu pun masih berlari, kemudian yeoja itu berhenti," Lepskan aku..."kata yeoja itu lalu dia menampar Da-in, Da-in pun terkejut, "Berani2 nya kau manusia rendahan..."kata Yeoja itu lalu pergi meninggalkan Da-in yg masih kebingungan, "A..Apa...? manusia rendahan....manusia rendahan...?!" kata Da-in sambil kebinggungan, "memangnya siapa dia...?" kata Da-in dgn kesal,"Tapi namja yg tadi itu...yg dia lakukan memang aneh begitu pula dgn auranya, tapi saat aku melihatnya hatiku bereaksi kuat...bahkan dia lebih tampan dari Seo Wool...Bahkan namja spt aku...Ahhh... apa yg sedang aku pikirkan...? sadarlah kau seorang namja, kau bukan HOMO...!" kata Da-in meyakinkan dirinya sambil menepuk2 pipinya. 

"Ahh... anggap saja aku tadi aku bertemu dgn orang yg aneh." kata Da-in sambil terus berjalan u/ menemui seseorang, saat tiba dia memastikan dari balik pohon, "Apa dia belum datang...?" tanya seorang yeoja kpd seorang namja yg kyeopta di hadapan nya, "Dia akan segera datang." kata namja itu,di persembunyian Da-in dia bergumam, "Ohh... jadi dia Yeoja yg menyukai Seo Wool," kata Da-in sambil memakai wig, "Dia belum datang atau dia memang tdk akan datang.."Kata Yeoja itu, "Dia pasti datang."kata Seo Wool sambil menunduk, "jangan berpura2 menunggu seseorang yg tdk akan datang." kata Yeoja itu, "Apa?" kata Seo Wool.

"Aku sudah tau klo kau tdk punya pacar." kata yeoja itu, "Apa yg ku bicarakan?" tanya Seo Wool yg mulai gelisah, "Aku sudah menyelidiki mu dan sepertinya kau belum punya pacar, kata teman2 mu kau selalu bersama  sahabat mu dari kecil." kata yeoja itu, "Ahh... apa aku terlambat?" kata Da-in mecairkan suasana hati Seo Wool, "Ahh... kau datang Da..." kata Seo Wool belum selesai di potong Da-in. "Ya, aku Da-young, yeoja chingu mu." kata Da-in,"Da-Young...?!"kata Yeoja itu,"Ya aku yeoja chingu Seo Wool, Yoo Da-Young." kata Da-in sambil memperkenlkan dirinya.

"Jangan bohong, Seo Wool tdk pernah mempunyai pacar, kau cuma berpura2 kan?" tanya yeoja itu yg masih belum percaya," kami tdk sedang berbohong."kata Da-in, "Kami benar2 berpacaran." kata Seo Wool,"Hehe... sampai kapan kalian akan bertahan?!" kata Yeoja itu dgn PD nya."Apa..?" tanya Da-in, "kalian kan masih muda, berapa bulan kalian akan bertahan? sampai saat itu terjadi aku akan menunggu u/ bisa menjadi pacar Seo Wool."kata yeoja itu, "APA....?!"kata Da-in bersamaan dgn Seo Wool, "Aku tdk akan pernah menyukai mu, sampai kapan pun." kata Seo Wool, "sekarang memang tdk tapi nanti kau kan menyukai ku."kata Yeoja itu.

"A...apa...apaan ini, dia sangat tangguh."gumam Da-in , lalu berdiri di dpn Seo Wool "Kami tdk akan putus!?" kata D-in sambil menatap yeoja itu dgn geram,"Oh,,, Apa kalian akan bertahan sampai kalian menikah?" kata yeoja itu, "tentu saja, kami sudah bertunangan."kata Da-in sambil menggandeng tangan Seo Wool,"Apa..?"tanya yeoja itu dgn terkejut, "Aku tunanganmu kan?" tanya Da-in meyakinkan Seo Wool, "Uhh... kami sudah bertunangan, aku menyukainya sejak keci, kami sudah memutuskan u/ segera menikah."kata Seo Wool.

Yeoja itu pun masih belum percaya dan berpikir keras u/ menyangkal pernyataan mereka ber2, "kalo kalian sudah bertunangan buktikan pada ku..."kata Yeoja itu, "bukti...?! apa yg kau inginkan." kata Seo Wool, tiba2 tangan Da-in melingkar di leher Seo Wool lalu, "Chup..." bibir mereka pun saling bertautan. Yeoja itu pun terkejut atas apa yg dia liat barusan, wajah Seo Wool pun tampak memerah."Masih tdk percaya?"kata Da-in, "kali ini aku percaya tapi lain kali jika ada kesempatan aku akan merebut Seo Wool dari mu." kata Yeoja itu, "Terserah lah, Ohh... ya Seo Wool ayo kita berkencan!" kata Da-in sambil menggandeng tangan Seo Wool dan meninggalkan Yeoja itu.

Saat Yeoja itu mengawasi kepergian Da-in & Seo Wool tiba2 datang seorang namja menyapanya."hehe...sangat menyenangkan melihat mu di tolak." kata Namja yg baru datang itu,"aku belum menyerah.."kata yeoja itu, "Gadis itu bahkan lebih cantik dari mu... bahkan lebih cantik dari Yoon Chae Ryung." kata Namja itu, yeoja itu pun masih binggung, "Ini akan sulit bagimu karena mereka sudah bertunangan." kata namja itu, " dia kan cuma manusia biasa.."kata Yeoja itu, "Asal kau tau namja yg kau suka juga seorang manusia." kata Namja itu menyakinkan, "tapi Seo Wool berbeda." kata yeoja itu sambil pergi.

"Da...Da...Da-in." kata Seo Wool, "Sudah cukup aku tdk sanggup lagi!"kata Da-in sambil mengusap bibirnya lalu muntah di jalan,Seo Wool pun hanya berdiri dgn terkejut, "Memakai pkaian yeoja itu sudah memuakkan, karna yeoja itu jadi sangat berlebihan hingga aku hrs berciuman dgn mu." kata Da-in,"Lumayan juga"kata Seo Wool, "Apa maksudmu?" tanya Da-in, "Kau terlihat benar2 spt Yeoja dgn wig itu tadi aku benar berdebar2."kata Seo Wool,"A...Apa?" tanya Da-in, "Jika kau benar2 yeoja tadi bukan hanya sekedar akting."Kata Seo Wool sambil memandang Da-in, Da-in pun dgn sigap langsung memukul perut Seo Wool,"Jika kau mengatakannya lagi kau tau yg akan terjadi pada dirimu."kata Da-in.

"ya aku tahu, lagi pula aku tdk akan menyukai sesama jenis. aku kan hanya bilang jika kau seorang yeoja."kata Seo Wool, "Mian aku bukan yeoja tapi aku seorang namja! dan aku tdk mungkin mjd seorang yeoja, jadi menyerah saja."kata Da-in sambil melepas wig-nya, "Whoa~ enak sekali saat terlepas dari wig ini." kata Da-in sambil mengacak2 rambutnya, Seo Wool yg melihat tinggah Da-in hanya memandanginya dan bergumam, "Andai saja kau seorang yeoja.".

Skippp...
@menuju tempat perkumpulan Geng

"Sial hari ini aku bertemu dgn banyak orang yg aneh, malam ini aku kan berusaha habis2an!" kata Da-in sambil mengangkat ke2 tangannya dan terus berjalan, "Apa semua sudh berkumpul ?" tanya Da-in sambil memastikan semua anggotanya, "Ada apa dgn kalian?" tanya Da-in kebinggungan, "Mereka sedikit takut, karna misi hari ini mengenai penbunuhan beruntun yg terjadi pada para yeoja cantik akhir2 ini." kata Bu-JJANG, "pembunuhan beruntun pada yeoja?" tanya Da-in, "Apa? Kau tdk tahu berita ini?" tanya beberapa anak, "Sudah 5 yeoja yg menjadi korban di wilayah ini, semua yeoja yg terbunuh adl yeoja cantik dan populer di sekolahnya."kata Bu-JJANG.

"apa pembunuhnya sudah tertangkap?"tanya Da-in, "Belum, satu2 nya petunjuk adl bekas luka di leher mereka, tapi itu tdk memberikan petunjuk siapa pelakunya." kata Bu-JJANG, "jadi orang2 menduga ini ulah para Vampire yg tlah membunuh mereka..." kata salah satu anggota, "Vampire...?!" kata Da-in dgn terkejut, "Kalian bercanda ya ?? Vampire??" kata Da-in sambil tertawa terbahak2.

"Kau tak paham bagaimana gawatnya situasi ini...wajarnya, tak da yeoja yg berani keluar sendirian saat malam tiba, klo iya mereka akan mengajak teman." kata salah satu anggota, "dan paling penting... sepertinya geng yg menempati gudang itu berkaitan dgn kasus ini."tambahnya lagi, "jadi itu yg membuat kalian ketakutan?kalian takut klo mereka akan menghabisi kalian?"tanya Da-in, "sejauh ini yg ku tahu korbannya adl seorang yeoja, sangat berbahaya klo kita pergi ke sana." Kata Bu-JJANG,"Kalian menyebut diri kalian seorang Namja tapi kalian takut dgn rumor murahan spt itu?! apa pukulan bisa merubah pemikiran kalian?" tanya Da-in,"JJANG, izinkan kami sekali ini saja, lebih baik dipukuli drpada pergi kesana!" kata mereka semua sambil berlutut.

"Apa!?!kalian ingin aku menyelesaikan ini sendirian?" Tanya Da-in dgn geram, "Park Hae Joon!(nama Bu-JJANG) Apa yg kau lakukan?" tanya Da-in, Hae Joon pun hanya mengangkat tangan lalu menggaruk2 kepalanya, "Bagaimana klo kita yg pergi memburu beberapa Vampire?" kata Hae Joon, "Kau bercanda."kata Da-in sambil mengepalkan tangannya,"Klo kami boleh jujur sebenarnya ada jalan lain agar kami bisa ikut tapi setelah kami mendapat persetujuan." kata salah satu anggota, "Apa itu...?" tanya Da-in ingin tau, "Itu adl... jika kau mau menyamar jadi seorang yeoja dan menjadi umpan agar kami mudah u/ bergerak." kata Hae Joon dgn hati2 agar Da-in tdk marah,"A-apaa..." kata Da-in dgn terkejut.

"Kau hanya perlu memakai wig ini, dan tak akan pernah ada yg mengira klo kau seorang namja..." kata seorang anggota sambil menunjukkan wignya,"Hehe aku mulai tertarik u/ melihat JJANG menjdi yeoja..." kata para anggota lain, "Dasar kalian."kata Da-in sambil memukuli mereka Hae Joon pun langsung menghentikannya,"tenanglah JJANG, jangan kau buang sia2 tenagamu masih ada musuh disini." kata Hae Joon, "lalu kalian menyuruhku mjd yeoja! tapi tadi pagi aku sudah..." kata Da-in keceplosan, "Sudah...??!!" kata Hae Joon.

"Ahh bukan apa2.."kata Da-in mulai tenang, "JJANG karna kau tdk percaya dgn cerita vampire, ku tdk peduli kan?!" tanya seorang anggota yg kecewa, "hidup mati kami ada di tangan mu, "kata yg lain dgn memelas, "klo begitu kita pergi saja." kata beberapa org sambil berlalu meninggalkan Da-in dan Hae Joon, "Hehhh apa kalian serius?!" kata Da-in, "klo begini tdk ada jalan lain kita pergi saja." kata Hae Joon, "hei tunggu baiklah ini yg kalian mau kan." kata Da-in sambil memakai wig nya.

"wah JJANG kau terlihat sangat cantik." kata salah satu anggota, "Apa kalian senang? klo begitu ayo kita berangkat." kata Da-in memimpin perjalanan. "kita sudah sampai,, itu gudangnya." kata Hae Joon sambil menunjuk ke arah gudang,"tak ada cahaya disana sepertinya tak ada orang di sana."kata Da-in,"kita harus memeriksa situasi dulu agar tdk terjadi hal2 yg tdk diinginkan." kata Hae Joon, tiba2 datang seorang namja ke arah mereka,"jika kalian pergi dgn tenang aku akan membiarkan kalian." kata namja yg baru datang itu, "Kya... ini bukan tempat yg bisa kau klaim sebagai hakmu, ini milik umum." kata Da-in, "Hah seorang yeoja..."kata Namja itu yg terkejut.

"dan kenapa itu menjadi sebuah masalah?" kata Da-in sambil menendang seseorang yg muncul dari balik semak2."tdk buruk u/ seorang yeoja." kata namja yg baru muncul itu, "Siapa Kau?" tanya Da-in dgn terkejut, "Kami berdua lawan kalian." kata mereka berdua sambil membelakangi punggung masing2," kalian ber2 mau melawan sepuluh orang yg benar saja?! hajar dia!"kata Da-in dgn semangat.

Mereka pun saling baku hantam 1 sama lain tadi 2 org namja yg baru datang itu bahkan sudah mengalahkan 7 org. "Wahh...mereka sangat kuat."kata Hae Joon, "Oh ya JJANG kau harus lari biar kami ber2 yg menghalangi mereka, "kata Hae Joon lagi, Da-in pun langsung lari tapi dia menoleh u/ memastikan ke2 anggotanya tapi mereka sudah tersungkur tak berdaya, Da-in pun lalu melawan lagi ke2 namja yg baru datang itu tapi kemudian Hae Joon menyuruhnya lari lagi, "Apa kalian sudah selesai." kata ke2 namja itu, "sebenarnya mereka itu manusia tau bukan? kenapa mereka tdk pernah tumbang sekali pun." kata Hae Joon sambil terus menyerang tapi dgn mudah mereka ber2 tangkis Hae Joon pun akhirnya tumbang.

Da-in yg melihatnya langsung berlari ke arah gudang, betapa terkejutnya dia saat melihat beberapa orang yg sedang berkumpul di sana, "Bukankah kalian dari SMA Korea?" tanya Da-in tiba2 tubuhnya dipegang o/ seseorang."Dasar penyusup?! mengganggu saja!" kata seseorang lalu berdiri menghampiri Da-in, "Kami akan menyingkirkannya." kata mereka ber2, "Lepaskan aku." ronta Da-in, "tunggu dia menyadari klo kita dari SMA Korea,Jangan biarkan dia pergi dari sini begitu saja." kata namja itu, "lalu apa yg harus kami lakukan?" tanya salah satu namja yg memegangi Da-in.

"apa yg sebenarnya kalian lakukan disini spt kriminal saja? ini sangat mencurigakan." kata Da-in,"Diam."kata , seseorang lalu memukul perut Da-in, "tunggu bawa dia kemari," kata namja itu,"Wow kau sangat cantik, jika dilihat spt ini, tak ada satu orang punyg akan menyangkal kau patut menjadi pengantin u/ Kibum-nim."kata salah satu anggota yg lain, "A...Apa?" tanya Da-in,"aku tdk mengira kandidatnya kan datang sendiri kemari, Kibum-nim apa pendapatmu tentang Yeoja ini? sptnya dia memenuhi persyaratan u/ menjadi pengantin mu." kata seorang Yeoja, Tiba2 muncul seorang namja yg sangat tampan menghampiri Da-in dan memegang dagu Da-in, "siapa dia? apa dia JJANG? tapi kenapa dia mengingatkan ku dgn namja aneh yg ku temui tadi pagi, klo di pikir2 mereka juga membicarakan soal pengantin?" gumam Da-in dlm hati.

Tiba2 namja itu mengangkat pisau u/ melukai tangan Da-in, "A...Apa yg akan kau lakukan? itu pi..pisaukan?" kata Da-in, saat pisau itu mengenai tangan Da-in terlihat darah segar yg keluar lalu namja itu menjilatnya,"Apa yg kau lakukan, dasar org mesum!"kata Da-in, "Darah mu agak segar dan manis." kata namja itu,"Lepaskan dia!" perintahnya lagi, "Baik Kibum-nim" kata namja yg memegangi Da-in,"dasar kau sinting!" kata Da-in. Hanya sekali menatap tubuh Da-in menjadi beku, "Apa...? Kenapa...tubuhku tdk bisa bergerak?" gumam Da-in, "Haruskah aku harus mengecek lagi, apakah kau pantas mjd pengantinku?" tanya Kibum sambil mendekatkan mulutnya ke leher Da-in.

"Tdk mungkin apakah org ini pembunuhnya? apakah aku akan mati di tangannya?" gumam Da-in, "Berhenti...!!!" kata seseorang namja yg baru datang semua mta pun tertuju pada namja itu. "Bukankah dia namja tadi pagi?" gumam Da-in, "Kim! Kim Jong Woon!" kata salah satu anggota, "Sial!!! hei apa yg kalian tunggu?" kata anggota lain kpd 2 orang yg melawan Da-in tadi, "Kya..." mereka ber2 pun menyerangnya tapi hanya sekali ayunan tangn mereka sudah jatuh, "Tdk bisa dipercaya mereka yg tadinya mengalahkan 8 anggotaku tak berdaya dgn sekali ayunan tangan dari namja ini." kata Da-in dgn lirih, "Sial!! Yesung-nim bukan org yg mudah kita kalahkan!!" kata salah satu anggota, "Bagaimana klo kita serang bersama2." kata anggota lainnya, "Coba saja!" kata Yesung.

"Berhenti!" kata Kibum semua orang pun mejadi beku, "Tapi Kibum-nim?" kata salah satu anggota, "Kalian tdk bisa mengalahkannya meski dgn kroyokan." kata Kibum, "Kau seharusnya tau klo pertemuan ini berkosekuensi tinggi." kata Yesung, ""Akulah pewaris tunggal ayahku, mereka tdk akan menghukum ku dgn mudah." Kata Kibum, "Kau sudah membunuh 5 org & kau mau membunuh lagi? kau tdk bisa melakukannya, meski apapun jabatanmu." kata Yesung.

"Apa yg mereka bicarakan ?" Kata Da-in dlm hati, "Aku tdk membunuh manusia, tapi aku mencari pengantinku saja." kata Kibum, "Kau bisa mencarinya dari bangsa kita, kenapa kau bertindak gegabah?" tanya Yesung, "mereka ber2 benar2 gila. bahkan aku pun bisa gila karna mulut & kaki ku tdk bisa bergerak agar bisa melarikan diri." kata Da-in, "Ada sebuah ramalan yg dpt menjadikan kau penguasa tertinggi dgn seorang pengantin manusia." kata salah satu anggota dgn semangat, lalu hanya sekali ditatap o/ yesung orang itu membeku.

"Dan asalkan kau tahu tdk mudah menjadikan manusia pengantinmu. Hentikan pembunuhan ini!" perintah Yesung, "Lalu kenapa tdk kau coba. Hah?" kata Kibum sambil mengarahkan pisaunya kpd Yesung, Yesung pun melompat sambil membawa Da-in, "Bagaimana bisa melompat setinggi ini sambil membawa ku." kata Da-in, "Tatap mataku!" kata Yesung karna Kibum mulai menyerang lagi yesung pun terjatuh ke tanah.

"Wow!! tdk mungkin ini kekuatan manusia, Apa?? bagaimana bisa dia bangun setelah terlempar sejauh itu?" kata Da-in, "ke..kekuatanmu..."kata Yesung, "Kau tdk bisa mengalahkan ku." kata Kibum, "Wow! kekuatan Kibum-nim lebih hebat!" kata salah satu anggota, "apa karna kau meminum darah manusia?" tanya Yesung, "ya semakin banyak aku meminum darah manusia, kekuatanku bertambah hebat." kata Kibum. "meminum darah manusia telah dilarang o/ bangsa kita sejak ratusan tahun lalu, bahkan jika ayah dan dewan tahu kau tdk bisa menjadi pewaris lagi dan akan dihukum." kata Yesung.

"jika yeoja ini mjd pengantinku, maka semuanya akan berubah!" kata Kibum, "Aku...aku namja!! aku beritahu ya! Aku ini Namja!" kata Da-in tapi tdk di hiraukan o/ mereka ber2, "menjadi pengantinku merupakan kehormatan, makanya...jika kau bisa..."kata Kibum sambil mencoba melakukannya lagi usahanya yg tadi gagal, "Waa... aku tdk bisa mengalahkannya kekuatannya spt batu." gumam Da-in, "Hentikan!" kata Yesung mencoba menghalangi lagi, "Jangan membunuh manusia lagi!" kata Yesung, "Klo begitu kau yg jadi gantinya, aku akan membunuhmu dulu." kata Kibum sambil menamcapkan pisaunya ke perut Yesung.

"Karna aku akan menjadi penguasa lebih baik kau tdk ada...."kata Kibum, "Aku... tdk berniat u/ menjadi penguasa...!!!"kata Yesung,"Seharusnya kau mengerti u/ menjadi penguasa tdklah harus mengikuti 1 keinginan...Uhuck...uhuck..."kata yesung lagi. Kemudian Da-in pun mendekati yesung dan memapahnya keluar dari gudang itu,"Perlu kau tahu pisau itu diciptakan khusus u/ membunuh bangsa kita, jadi lukamu itu tdk mudah u/ disembuhkan!!" kata Kibum."Ayo!" kata Yesung kpd Da-in mereka pun berjalan meninggalkan gudang itu.

Setelah mereka pergi tiba2 ada seorang yeoja yg berlari2,"Kita dlm masalah! baru saja mereka menghubungiku klo mereka mengetahui tentang pertemuan ini dan sekarang dlm perjalan kemari." kata yeoja itu, " Jangan biarkan mereka lari!" kata namja yg berkaca mata, "Tdk ada jalan lain... Kita akhiri saja pertemuan hari ini..." kata Kibum sambil keluar dari gudang, "Cepat pergi sbelum kita tertangkap." kata anggota lain, "Lagi pula Yesung akan mati... nanti saja ku urus gadis itu..." kata Kibum sambil tersenyum sinis.

Skippp....
@ Depan sebuah kuil

"Ugh!" kata Yesung "Bertahanlah lebih lama lagi, di dekat sini ada RS..."kata Da-in, "Tdk ada gunanya ke RS, aku akan mengeluarkan ini!" kata Yesung, "Apa?!" kata Da-in dgn terkejut lalu menahan tangan Yesung agar tdk menarik pisau itu, "Kau tdk bisa mengambil pisau itu begitu saja...!!" kata Da-in tapi apa daya Yesung tetap mengambilnya,"Ugh...!!!"kata Yesung, "Apa yg kau lakukan?? Liat sekarang darah yg keluar lebih banyak!!" kata Da-in.

"Dia bisa benar2 mati!" gumam Da-in, "Tunggu di sini, aku akan mencari bantuan!!" kata Da-in sambil mau berlari, "Tidak!" kata Yesung sambil memegang tangan Da-in, "Bahkan aku tdk membawa ponsel! kita harus menghubungi 911!" kata Da-in, "Tdk ada gunanya...!!" kata Yesung, "Kau bisa mati karna terlalu banyak darah yg keluar! maka dari itu kau harus segera di bawa ke RS!!" kata Da-in, "Percuma saja aku akan mati...." kata Yesung," Apa....???" kata Da-in, "Aku terluka di daerah vital, maka susah u/ disembuhkan, ditambah lagi pisau ini diciptakan u/ membunuh bangsa penghisap darah spt kami..."Kata Yesung.

"Kau ini bicara apa sich??? Bangsa penghisap darah apanya?" tanya Da-in yg masih belum mengerti dan mencoba mengambil pisau dari tangan Yesung, "Itu berbahaya berikan pada ku!!" kata Da-in tapi Yesung tdk mau memberikannya dan menariknya dari tangan Da-in hingga berdarah,"Ah..." kata Da-in Yesung pun terkejut melihatnya,"Sial ini sudah ke 2 kalinya!" kata Da-in, Yesung pun tersenyum melihatnya Da-in pun langsung mengambil pisau itu dan menyimpannya, "Aku ambil ini." kata Da-in, "Pergilah!" kata Yesung, "Aku akan meminum darahmu... jika kau tdk mau cepat pergi dari sini!!!" kata Yesung .

"Apa..apa kau salah satu mereka juga? atau kau bicara begitu karna kehilangan banyak darah?" tanya Da-in, "Ini bukan lelucon, aku bisa bertahan jika meminum darahmu... tapi kau akan mati!!!" kata Yesung sambil memegang dadanya, "Dgn keadaan spt ini aku tdk bisa mengendalikan instingku." kata Yesung, Da-in tdk menghiraukan perintah yesung dia pun memapah laginya lagi, " Kondisimu kini sedang tdk baik, kau tadi kan tlah menyelamatkanmu, jadi aku harus balas budi padamu." kata Da-in, "Sudah hentikan, dan larilah!!! ini sangat berbahaya u/ mu." perintah Yesung.

"Jangan khawatir aku bisa menangani namja sekarat spt mu." kata Da-in, tangan Yesung pun mulai memegang leher Da-in, "Ini membuatku tdk nyaman, jika kau memegang leherku spt ini!" kata Da-in, "Ini adl batas ku!!!" kata Yesung, "Apa...???!!!" kata Da-in, Yesung pun menghadap Da-in, "Tidak!! beraninya kau berpikir meminum darahku!!!" kata Da-in.

At masa kini

"Kenapa jadi begini???? A...ak....aku jadi...perempuan.... aaahhh... ini tdk masuk akal ini pasti mimpi, digigit vampire. Kembali hidup...jadi perempuan...itu mimpi belaka. Kini aku hanya perlu istirahat saja, dan semoga saat bangun nanti semua kembali normal." kata Da-In sambil membenamkan tubuhnya ke bantal dan terus meyakinkan dirinya klo ini hanya mimpi.

Keesokan harinya

Segerombol orang saling berbisik membahas apa yg telah terjadi semalam. "Apa kalian sudah dengar???" kata salah seorang mengawali perbincangan, "Semua orang dari sekolah kita dikalahkan o/ orang2 yg ada di gudang itu, terlebih lagi jjang dan wakil jjang terluka parah!!! dan aku dengar 10 teman kita dihabisi o/ 2 orang saja....!!!!" kata orang itu, "Aku jg dengar klo semuanya di rawat di rumah sakit, bahkan wakil jjang sampai di perban tangannya karna luka2 itu." kata salah seorang di sana, "Bukankah ada yg bilang klo jjang terluka lebih parah???" sahut yg lain, "A...ap...apa... itu?" kata salah seorang, "Ada apa??" tanya yg lain ketika melihat eksprersi orang yg tergagap yg menunjuk pada seorang yg tengah berjalan menghampiri mereka.

"Gya.... koq bisa???" seru mereka berbarengan, kemudian salah satu mencoba memastikan, "Jjang...!!! kau baik2 saja??? mereka bilang.... kemarin malam..." kata orang itu tapi dipotong o/ orang yg baru datang itu, "Jangan bahas itu lagi!!!" katanya sambil berjalan meninggalkan kerumunan orang2 itu. 



'Secret Story'

"Bayiku... kau di anugerahi 2 kehidupan. Pertama... kau hidup sebagai manusia dgn identisas namja, jika kau tdk melakukan hal itu, kau akan hidup sbg seorang manusia, seorang namja...tapi, jika situasi ini di rusak, kehidupanmu sbg namja akan berakhir...dan selanjutnya kau akan mjd yeoja, jalan yg kau lalu akan panjang & sulit. Harapanku... kau menjalani hidupmu layaknya namja yg normal tapi semua itu kembali kpd mu...Tolong jangan terkena gigitan Vampire!!!"

' Secret Story end'
Da-in pun memutuskan meninggalkan teman2nya yg masih terbengong2 dgn penampilan Da-in, dia pun menuju ke toilet dan memperhatikan tubuhnya, dia pun masih berharap kejadian semalam adl mimpi, tiba2 sepasang tangan memeluk Da-in, "Jjang apa kau baik2 saja" tanya orang itu, "Ya aku baik2 saja kau sendiri??" tanya Da-in, "Aku kan Bu-Jjang yg juga sehebat kau Jjang!" kata Bu-jjang sambil menepuk2 baku Da-in, "Apa yg kau bilang hebat, bahkan kau hampir kehilangan tanganmu?" kata Da-in, "He...he... Jjang tapikan masih untung aku masih hidup kan." jawab Bu-jjang, "Terserah kau saja." kata Da-in sambil pergi ke kelasnya.
Di dlm kelas Da-in masih memikirkan kejadian kemarin sambil menatap keluar melalui jendela hingga tanpa sengaja melihat seseorang namja di balik pohon tapi saat akan memastikan lagi orang itu telah lenyap, "Apa dia baik2 saja? tapi tadi siapa yg berada di balik pohon itu? sptnya aku pernah melihatnya."kata Da-in dlm hati. Waktu pun berjalan begitu cepat hingga tibalah waktu pulang tapi Da-in tdk langsung pulang dia menuju ke atap sekolah u/ menenangkan diri dan berpikir bagaimana caranya dia bisa kembali mjd namja.
"Kita bertemu lagi ya!" kata seorang namja, "Kau bagaimana kau tau aku sekolah di sini?" tanya Da-in, "Itu tdk penting, aku hanya ingin memastikan apa kau namja kemarin malam saja." kata Namja itu sambil menusuk perut Da-in, Da-in pun akhirnya roboh di pelukan namja itu, namja itu pun membawa Da-in ke Massionisnya. "Yesung-nim yakin jika dia seorang namja?" tanya asisten pribadinya setelah melihat sebuah kain putih yg melilit dada Da-in, "Bukankah ini menujukkan bahwa dia seorang yeoja? apa anda ingat jika seorang pure blood menghisap darah seorang yeoja dan yeoja itu masih hidup anda akan mendapatkan kekuatan yg lebih hebat" kata asistennya.
"Aku tahu makanya aku menyelamatkan dia dari Kibum semalam, apa lagi aku sudah gerah dgn kelakuannya yg membunuh banyak yeoja, padahal sudah puluhan tahun kaum kita telah berevolusi sehingga tdk tergantung dgn darah manusia, bahkan kita bisa hidup berdampingan dgn mereka, tapi kenapa dia terobsesi dgn hal bodoh itu, jika dia ingin mejadi penerus kan tinggal bilang saja lagi pula q tdk berminat menggantikan-Nya. klo soal Da-in aku tdk tau tapi setelah aku slidiki dia adl seoarang namja, ditambah lagi dia bersekolah di SMA khusus namja, yg aku heran kenapa dia tdk mati saat aku menggigitnya." kata Yesung. "Bisa saja dia menyamar di sekolah itu." kata asistennya, "Kau pikir aku tdk menyelidiki tempat tinggalnya dan teman2nya apa?" tanya Yesung, " Lalu apa yg anda dptkan Yesung-nim?" tanya asistennya, "Sudah ku katakan dia namja bukan yeoja, kau itu ya..." kata Yesung belum selesai  karena melihat Da-in yg mulai sadar.
"Eucgh.... dimana aku?" kata da-in ketika sadar, "Kau ada di Massionku, Oh ya namaku Kim Jong Woon tapi kau bisa memanggilku Yesung, "Apa yg kau lakukan?" tanya Da-in sambil membenahkan bajunya, "Aku kan yg menusukmu maka aku juga yg mengobatimu." kata Yesung, "Itu memang kewajibanmu, kau mengikutiku sejak semalam?" tanya Da-in, "Ya u/ memastikan saja klo kau ada apa2, ikutlah dgn ku akan aku jelaskan." kata Yesung keluar dari kamar yg di tempati Da-in sambil di ikuti o/ Da-in.
"Duduklah!" pinta Yesung, "Nde." kata Da-in sambil duduk, " Kau itu sebenarnya namja/ yeoja?" tanya Yesung, "Sebelum kejadian tadi malam aku adl namja tapi setelah kau menggigitku aku mjd yeoja, klo soal semalam aku hanya menyamar demi menyelidiki kebenaran kabar jika pada malam hari banyak yeoja menghilang, dan apesnya anggota ku memaksaku u/ menyamar sbg yeoja, dan kau harus bertanggung jawab kpd ku, aku tdk tau bagaimana caranya aku tdk mau mjd yeoja." kata Da-in.
" Oh kau disini ternyata pengantinku." kata seorang namja yg baru datang, "Kibum dia bukan yeoja tapi dia seorang namja." kata Yesung, "Jangan coba membohongiku, atau kau ingin memilikinya, makanya kau bilang spr itu?" tanya Kibum sambil mendorong Yesung hingga menabrak tembok, "Kibum-nim hentikan! Yesung-nim sedang terluka." kata asisten Yesung tapi tdk di hiraukan o/ Kibum, tiba2 Da-in menggigit tangan Kibum hingga Kibum merasakan terpojok bahkan saat menatap mata Da-in dia seperti tersihir u/ tunduk pada keinginan Da-in.
Setelah menghisap darah Kibum Da-in pun jatuh pingsan, "Kibum sebaiknya kau pergi dari sini." perintah Yesung, "Sungguh menarik aku tdk akan melepaskan yeoja itu." kata Kibum sambil pergi, "Yesung-nim, saya akan panggilkan dokter Park."kata Asistennya, Yesung pun menggendong Da-in kembali ke kamar, "Dia telah memasuki masa sbg seorang vampir, bahkan dia mampu menaklukkan Kibum yg notabene vampir level tinggi, sebenarnya siapa kau ini Da-in?" tanya Yesung sambil menatap Da-in.
Tak berapa lama dokter Park pun datang dan memeriksa keadaan Da-in, "Yesung-nim namja itu hanya tertidur saja, dia hanya shock saja." kata dokter Park, "Apa namja?" tanya asisten Yesung, Yesung pun berlari ke dalam kamar dan membuka kain putih yg melilit di dada Da-in, dia pun shoch dgn apa yg dia lihat, "Ini tdk mungkin!" kata Yesung yg berdiri mematung tanpa menyadari bahwa Da-in telah sadar, dia pun shock karna lilitan kain di dadanya di buka o/ Yesung, "A..Ap...Apa yg kau lakukan" kata Da-in, "Kau berubah mjd namja setelah kau menghisap darah Kibum, lalu apa yg kau rasakan sekarang?" tanya Yesung.
"Oh ya, a..ak..aku merasa lebih baik, syukurlah jika aku kembali mjd namja." kata Da-in, "Sepertinya suatu saat kau masih bisa menjadi yeoja lagi, karena kita kan belum tau penyebab perubahanmu itu. Dan juga mulai hari ini hidup mu telah berubah dan kau tdk akan mjd Da-in yg dulu lagi, mulai besok kau akan bersekolah di SMA Korea." kata Yesung, "Tapi... bukankah itu sekolah elit di kota ini, lagi pula aku tdk bisa meninggalkan teman2ku." kata Da-in, "Terserah kau saja, istirahatlah lukamu tadi belum sembuh benar."kata Yesung sambil berjalan keluar kamar.
Keesokan harinya Da-in menyelinap pergi dari Massion itu, asisten Yesung pun melihat kepergian Da-in dan melapor kpd Yesung. "Yesung-nim, Yoo Da-in pergi dari sini apa kita mengejarnya?" tanya asistennya itu, " Biarkan, nanti dia akan kembali kemari jangan khawatir, setelah tau hidupnya telah berubah." kata Yesung yg masih tdk beralih dari buku yg ia baca, "Baiklah klo begitu saya permisi, Yesung-nim!" kata asistennya, Yesung pun berjalan menuju jendela memandang ke keluar sambil berguman, "Da-in sekarang hanya aku yg bisa kau percaya, aku akan melindungimu dari Kibum, ataupun dari dunia ini."
Berlari dan terus berlari itu mungkin yg bisa dia lakukan, hingga tanpa terasa tiba di depan asramanya, "Selamat pagi!" sapa Da-in pada 2 orang temannya yg baru keluar dari asrama, "Selamat pagi!" sapa mereka balik dgn tatapan speechless melihat Da-in, "Mencari siapa ya Agashi?" tanya salah 1mereka, "Nde??? apa kalian tdk mengenaliku?" tanya Da-in, mereka hanya terdiam dan menggelengkan kepala, "Aku Yoo Da-in, Jjang kalian, masa kalian melupakan hal itu?" tanya Da-in, "Sepertinya agashi salah, Jjang kami itu namja bukan yeoja, kajja! cantik2 koq gila!" kata mereka sambil berlalu.
"Sabar2 Da-in, kita cari tau dulu informasi di asrama ini." gumamnya, tak berapa lama dia keluar dgn wajah kecewa dan berjalan dgn lunglai hingga ia menabrak bahu seseorang. "Oh mianhae!" kata Da-in sambil membungkung 90derajat. "Oh gwenchanayo agashi!" kata namja itu," Suara ini... Kau!!!" kata Da-in dgn wajah sedikit cerah, "Nde agashi, apa ada yg saya bantu?" tanya Namja itu, "Hai Bodoh masa kau tdk mengenaliku?" tanya Da-in.
"Memang kau siapa agashi? aku baru melihatmu kali ini." kata namja itu, "Sudah lupakan saja klo begitu aku pergi!" kata Da-in sambil meninggalkan namja itu, namja itu pun terlihat binggung dgn kejadian yg baru saja dia alami, "Jadi semua ingatan tentang aku dihapus ya!"kata Da-in sambil duduk di trotoar, "Sudah ku bilang kini hidupmu tlah berubah kehidupanmu sbg manusia telah dihapus, jadi semua yg mengingatmu ingatangnya tlah dihapus"kata Namja yg tiba2 datang, "Yesung-shi..."kata Da-in dgn terkejut.
"A..Ap..apa? beraninya kau!!" kata Da-in sambil memukul Yesung, "Pukulan mu mulai terasa sakit sekarang..."kata Yesung sambil memegang ujung bibirnya, Da-in pun mulai ingin memukul Yesung lagi, "Hentikan Da-in!! Yesung-nim hanya ingin yg terbaik u/ mu!" kata Asisten Yesung, "Kau butuh hidup baru sbg vampire sekarang, maka datanglah padaku!" kata Yesung sambil membersihkan noda darah di bibirnya.
"Kau tdk bisa menjalani kehidupanmu yg dulu karena kau sekarang adl seorang vampire." kata Asisten Yesung, "Apa dgn menghapus ingatan setiap orang yg pernah hidup di dlm hidupku, apakah itu yg terbaik untukku???" tanya Da-in dgn penuh emosi, "Jangan membuatku tertawa!! datang kpd orang2 aneh spt kalian, Hidupku ya ku yg menentukan sendiri, tak kan ada orang yg bisa mengatur bagaimana aku menjalaninya." teriak Da-in lalu berlari meninggalkan Yesung dan Asistennya.
"Apa kita harus mengejarnya sekarang, Yesung-nim?" tanya asisten Yesung, "Biarkan saja dia perlu waktu sedikit lagi u/ menghentikan pencariannya...."kata Yesung sambil memandang kepergian Da-in, "Bagaimana semua orang tdk mengingatku??? pasti masih ada yg mengingatku!!!"" gumam Da-in sambil terus berlari dan berfikir siapa yg bisa menyakinkannya, "Yang terakhir Jang Seo Wool!!" gumam Da-in, "Ya, dia pasti mengingatku!! Seo Wool..." kata Da-in kpd seorang namja.
Namja yg merasa namanya disebut memalingkan wajahnya, karna merasa tdk mengenali Da-in lalu dia berjalan meninggalkan Da-in yg tertunduk di jalan dgn tampang frustasi, "Bagaimana ini bisa terjadi....??" kata Da-in mengingat masa kecilnya, "Seo Wool kita tumbuh bersama spt saudara." gumam Da-in lalu berdiri " Seo Wool!" kata Da-in dgn geram yg tanpa ia sadari penampilannya tlah berubah.
Seo Wool pun menoleh ke arah Da-in, "Kau mengenalku kan??" tanya Da-in, "Ah...???"kata Seo Wool, Da-in pun berjalan mendekati Seo Wool, "Siapa kau??" tanya Seo Wool, "Aku Yoo Da-in" kata Da-in sambil mengguncangkan tubuh Seo Wool, "Huh... apa yg terjadi pada tubuhku??? kenapa rambutku???" kata Da-in, "Kau cantik...!" kata Seo Wool dgn wajah memerah, "Itu...itu... bukan itu yg ku maksud..." kata Da-in panik dan sedikit menjauh dari Seo Wool, "Aku yakin aku akan segera kembali mjd namja sebentar lagi!!" kata Da-in panik sambil menarik2 rambutnya.
"Ahhh... da..dadaku...!!! kenapa mjd spt ini??" kata Da-in sambil memegangi dadanya, Seo Wool yg melihat tingkah Da-in pun akhirnya mimisan, dan bahkan Da-in masih memastikan hingga ke arah celananya hingga Seo Wool yg melihatnya pun sampai pingsan, "Ahh aku berubah mjd yeoja???" gumam Da-in lalu terkejut melihat Seo Wool pingsan, "Hei... bangun!!!" kata Da-in sambil menepuk2 pipi Seo Wool "Ah..." kata Seo Wool sambil membuka matanya, "Kau baik2 saja??" tanya Da-in.
Seo Wool terkejut lalu langsung terduduk sambil memegang tangan Da-in, Da-in pun hanya terbengong, "Khamsahamida telah mengkhawatirkan aku, agashi!!" kata Seo Wool, "Ahh... Uhm... bisakah... bisakah tanganmu..."kata Da-in sambil melihat tangannya, "Oh... mianhae!" kata Seo Wool, "Ada apa dgnnya??? aku... tdk pernah melihat Seo Wool sefrustasi spt ini... apa karna aku...aku juga tak yakin bisa terus ada di sini lebih lama lagi." gumam Da-in dlm hati, "Mianhae aku tdk sengaja..." kata Seo Wool dgn pipi bersemu merah.
Dan Da-in pun memutuskan berlari meninggalkan Seo Wool, dan mencari penjelasan atas apa yg terjadi pada dirinya kini, "Rambutmu tiba2 tumbuh... menakjubkan!!!"kata asisten Yesung, "Ini pasti ulah kalian kan???" kata Da-in sambil mencengkeram kerah asisten itu, "Ha..ha..ha.. ya tentu saja bukan.."kata Asisten itu, "aku tdk bisa merubah sesuatu sesuai dgn kemauanku, klo berubah mjd yeoja itukan pekerjaanmu." kata Yesung menghampiri mereka ber2.
"Bagaimana kau tahu aku berubah mjd yeoja?" tanya Da-in tanpa melepas tangannya dari kerah asisten Yesung, "Bukankah kemarin malam kau Yeoja???" tanya Asisten Yesung, "Apa kau melihatnya....??? " kata Da-in, "Aku hanya ingin memastikan saja." kata Yesung, "Bodoh..." kata Da-in sambil memukul Yesung, "Sudah hentikan jangan memukul yesung-nim lagi." kata asisten Yesung sambil menahan tangan Da-in tapi tdk bisa.
"Apa aku harus berterima kasih kpd kalian, karna kalian tlah merubahku mjd monster." kata Da-in, "kami ini Vampire bukan monster." kata asisten Yesung, "Semenjak kau menggigitku aku berubah mjd Yeoja, lalu kembali mjd namja, dan sekarang aku mjd yeoja lagi, lalu disebut apa klo bukan Monster !?" kata Da-in, "Jadi ini bukan yg pertama kali kau berubah jenis kelamin?" tanya Yesung, "Hmmm... sering berubah kelamin, itu sangat menarik." gumam asisten Yesung.
"Apakah itu normal???" tanya Da-in, "Sptnya kau jenis yg spesial, aku belum pernah melihat seorang vampire yg tiba2 rambutnya bisa tumbuh panjang atau berubah kelamin karna perasaan ataupun kondisi tubuhnya." kata Yesung, "Jadi aku sekarang benar2 seorang Monster." kata Da-in terduduk lemas di sebuah bangku, "Ikutlah dgnku!!!" ajak Yesung, "Oh kau ingin mnjdkan aku pengantinmu???" tanya Da-in, "Tidak... aku tidak bermaksud mjd kan mu pengantinku, aku hanya ingin melindungimu." kata Yesung, "Aku bisa melindungi diriku sendiri!!!" kata Da-in.
"Kibum-nim bisa melenyapkanmu dgn mudah." kata asisten Yesung, "Kibum...???" kata Da-in, "Orang yg menyerangmu kemarin, dia bukan tipe orang mudah menyerah, dia pasti akan mencoba membunuhmu lagi." jelas asisten Yesung, "Jika dia tau kau berubah mjd yeoja, dia pasti akan mjd kan mu pengantinya... itu semua terserah kau saja, kau mau atau tdk..." kata Yesung, "Klo begitu lebih baik aku mati saja." putus Da-in.
"Karena ini adl pilihan yg paling aman u/ melindungimu dan Yesung-nim juga, Yesung-nim tdk akan mengungkapkan bahwa kau adl yeoja." kata asisten Yesung, "Aku juga tdk mau, kenapa aku harus dilindungi... Jika bolehaku berkata, ini juga salahku, jadi..." kata Yesung belum selesai di potong o/ Da-in, "Aku tdk mau dilindungi!!!"teriak Da-in, "Bagaimana mengatasi situasi spt ini????" tanya Asisten Yesung.



Rabu, 17 Juli 2013

Ku Ingin Slalu Di Sisimu, Oppa!!!

Cast:
- Kim Kibum Super Junior
- Lee Min Young
- Lee Jae Shi
- Lee Tai Ri
- Uzumaki Naruhiko a.k.a Hiko
- Min Hyeorin 
- And Other cast
Genre : Cari tau sendiri setelah membacanya..... OK......


Ini 100% karya q sendiri no plagiat dari mana pun, klo mungkin ada kesamaan tokoh, tempat kejadian, alur cerita itu hanya sekedar ketidak sengajaan semata. Mian ya klo banyak Typo, EYDnya yg ambrul adul. Dari pada penasaran kita langsung aja ya!!!!!!
 SELAMAT MEMBACA!!!!!!


Nampak seorang namja berdiri sambil memegang secarik kertas sambil menerawang kenangan yg pernah terjalin, tanpa terasa buliran2 suci mengalir deras di kedua pipinya tanpa menghiraukan yeoja yg berdiri di sampingnya. Yeoja yg semula hanya berdiri itu pun menyodorkan sapu tangan kpd namja itu sambil berkata " Oppa ini sudah suratan takdir Oppa dan Lee Min Young u/ tdk bisa bersatu, dan ini bukan sepenuhnya salah Oppa jadi Oppa jangan larut dlm kesedihan terus ya!", "Tai Ri , bukan kah kau tau sendiri mungkin klo q tdk memaksa Min Young, mungkin kecelakan ini tdk pernah terjadi." kata namja itu sambil menangis sesenggukan, " Oppa surat yg skarang yg Oppa pegang adalah keinginan Min Young terakhir q mohon Oppa menepatinya." kata Tai Ri tiba2 da seseorang yeoja datang langsung memukul tubuh namja itu dgn kesalnya.

"Puas kau telah membunuh eonni q, kenapa harus eonni yg meninggal seharusnya itu kau namja pabbo!" teriak yeoja yg baru datang itu dgn terus menangis, bahkan namja itu diam memaku menerima semua pukulan yg diberi kan o/ yeoja itu, "Jae Shi, hentikan! ini bukan sepenuhnya kesalahan Kibum Oppa, ini takdir." kata Tai Ri mencoba menahan tubuh dan amarah Jae Shi kpd Kibum, lalu memaksanya u/ pergi dari sana. Dgn lesu Kibum pun tertunduk lesu di depan makam Lee Min Young yeojachingu-nya itu dgn terus meratapi apa yg tlah terjadi.

@ 2 Tahun kemudian............akankah ada sbuah kisah yg akan terukir kembali di hatinya?

mian ini tiba2 alurnya loncat ke Jepang dulu ya!

"Hai tukang tidur bangun........" teriak seorang yeoja kpd seorang yeoja yg masih tertidur pulas di kasur empuk nya itu, " Hiko klo kau tdk segera bangun kau akan menyesal" timpal yeoja itu lagi sambil menggoyang-goyang tubuh yeoja yg bernama Hiko itu. "Apaan sich niichan(sebutan kakak perempuan di Jepang), mengganggu aja." kata Hiko sambil mengucek-ngucek matanya, "Nich......" kata niichan-nya sambil menyodorkan sebuah amplop kpd adiknya, "Apa ini, niichan?" tanya Hiko yg belum sadar sepenuhnya sambil membolak-balikkan amplop itu tanpa membaca kalimat yg tertera di pojok kiri bawah amplop itu. "Klo pingin tau cepetan di buka oon" kata niichan sambil menjitak Hiko,"Auchhhh sakit tau!" kata Hiko sambil membuka amplo itu secara perlahan hingga ia menarik secarik kertas dan membacanya dgn seksama tiba2 matanya terhenti pada sebuah kalimat.

"Welcome to Uzumaki Naruhiko, Did you get full scholarship in The Department of Design and Arts, Korea University"

"Kya..........apa ni nyata niichan, q tdk sedang bermimpi kan?"tanya Hiko,"Ini nyata sayang mau aku cubit biar kamu bisa bedakan ini mimpi atau bukan." tawar niichan, Hiko pun hanya mengangguk tanda setuju, niichan pun mulai mencubit lengan Hiko lal, "Aouchhhhh........sakit tahu!"kata Hiko sambil mengelu-elus lengannya yg tampak kemerahan,"Cepetan mandi trus kita akan belanja beberapa kebutuhan yg kau butuhkan u/ ke Korea, aku tunggu di ruang makan."kata niichan sambil meninggalkan kamar Hiko, Hiko pun bergegas ke kamar mandi

Skipppp
@ ruang makan keluarga Uzumaki

"Ohayōgozaimasu!"sapa Hiko sambil menuruni anak tangga langsung menyergap ibunya dgn ciuman dilanjutkan kpd ayah nya trus duduk," u/ niichan dan niisan(sebutan kakak laki2 di Jepang) g' usah ya!" kata Hiko sambil mengambil sarapannya, kedua kakaknya pun tak menghiraukan kata2 Hiko, "Hiko apa persiapan mu u/ ke Korea nantinya?" tanya Tn. Uzumaki kpd putri bungsunya itu,"Aku baru menyiapkan mental dan pengetahuan ku tentang bahasa Korea Ayah, klo apa yg aku butuhkan nanti mungkin aku akan berbelanja dgn niichan, bukankah begitu niichan?" tanya Hiko kpd niichan-nya, "Ya ayah nanti aku dan Hiko akan belanja beberapa kebutuhan Hiko slama di Korea." kata niichan."Baiklah ini (sambil memberikan beberapa lembar uang kpd niichan), oh ya beli yg sangat dibutuhkan saja." kata Tn. Uzumaki,"arigatōgozaimashita, Ayah" kata Hiko sambil memeluk ayahnya, "Ayo Hiko!"ajak niichan, "Ya niichan, Ayah, Ibu, dan niisan aku pergi dulu"kata Hiko sambil berlari menghampiri niichan yg menunggu di depan pintu.

Skipppp,,,,
Malam menjelang keberangkatan Hiko ke Korea, semua sibuk membantu mengemas barang2 Hiko hingga tdk ada 1 barang pun yg tertinggal. Tiba2 niisan Hiko menyerahkan sesuatu kpd Hiko.

"Apa ni niisan?" tanya Hiko dgn heran, "Buka saja nanti kau akan tau."kata niisan, "Wow sebuah kunci mobil, dan ini kunci apa niisan?" tanya Hiko, "Itu kunci apartemenmu." kata niisan, "Arigatau niisan" kata Hiko sambil memeluk niisannya." Malam udah larut sebaiknya kau segera tidur, besokkan keberangkatan mu ke Korea."kata Ny. Uzumaki sambil mendekati Hiko dan menuntunnya ke ranjangnya,"Oh ya u/ malam ini Ayah tidur sendiri ya! hehehe...."kata Hiko, "Ya ayah tau ayo Noriko, Arashi kita juga harus tidur."kata Tn. Uzumaki sambil keluar dari kamar Hiko di sertai dgn Noriko & Arashi.

"Hiko, jaga dirimu baik2 ya ketika kami tdk bisa menemani mu di Korea, setiap ada waktu hubungi kami semua ya."kata Ny. Uzumaki, "Baik ibu"kata Hiko, "Oh ya Hiko apa kau sudah menghubungi nona Min Hyeorin soal kedatangan mu ke Korea?"tanya Ny. Uzumaki, "Sudah ibu." kata Hiko

Skipppp.......
@ Bandara Haneda 08.30 JPG

Terdengar panggilan2 yg menginformasikan berbagai penerbangan termasuk penerbangan yg akan di lakukan o/ Hiko.

"Hiko jaga dirimu baik2 ya sayang" kata Ny. Uzumaki sambil memeluk putri bungsunya itu, "Iya Ibu,oh ya niichan jaga ibu" kata Hiko sambil berjalan meninggalkan keempat keluarganya itu sambil melambaikan tangan, lalu menghilang di kerumunan orang2 hilir mudik di bandara itu.

Skippp...... 
@ Bandara incheon 10.11 KST

Setelah menempuh perjalanan 1jam 41menit pesawat pun tiba dgn selamat. Hiko pun menapakkan kakinya yg ketiga kalinya di Korea, ia pun mencari sosok temannya yg sudah menunggunya matanya pun berhenti ketika melihat sebuah tulisan "韓国うずまき成彦へようこそ(Kankoku uzumaki Naruhiko e yōkoso artinya selamat datang di Korea Uzumaki Naruhiko)" yg di bawa seorang yeoja.

"Hyeorin" sapamu sambil mendekati sahabat mu itu, "Apa kau lelah Hiko, bagaimana klo kita mampir dulu ke Cafe Latte yuk, kau pasti belum makan kan?" tawar Hyeorin kpd mu "Kau tau ja klo aku lapar." kata mu sambil berjalan meninggalkan loby bandara, menuju mobil Hyeorin kemudian kalian meluncur ke arah Cafe Latte.

@Cafe Latte

Yg tampak tdk terlalu ramai, tampak di bangku pojok terlihat seorang namja yg hanya tertunduk sambil mengotak-atik Tab-nya tanpa menghiraukan sekitarnya. Kalian pun masuk dan memilih tempat favorit kalian yaitu di dekat jendela agar kalian bisa sambil melihat orang2 hilir mudik di jalan itu.

"Hyeorin makasih ya udah bantuin niisan aku u/ mencarikan aku apartemen dan kendaraan."katamu membuka percakapan sambil menunggu pesanan kalian datang."Sudahlah Hiko kita kan teman jadi kita harus saling bantu bukankah begitu" kata Hyeorin kpd kku, mataku pun terhenti ketika melihat seorang namja yg duduk di bangku pojok sambil mencoba menerka-nerka namja itu dlm ingatannya,"Siapa ya namja itu sptnya aku pernah bertemu dan kenapa jantung ku tiba2 berdebar-debar saat melihatnya."katamu dlm hati tanpa kau sadar Hyeorin menyadari klo kau memperhatikan namja itu."Hayoo..... nglamun aja, kenapa kau menyukai namja itu?" tanya Hyeorin membuyarkan lamunanmu.

"Ahhh Hyeorin,tdk aku hanya merasa pernah bertemu dgn namja itu"katamu," Yaiyalah dia kan Kim Kibum Super Junior."kata Hyeorin, "milae ?"katamu tak percaya," Ya semenjak ia kehilangan kekasihnya 2 tahun lalu dia sering kemari. Bukankah Elf kq tdk tau soal ini?"kata Hyeorin, "Mana ku tahu yg ku tau tentang Super Junior hanyalah SuJu KRY yg lainnya hanya tau namanya saja(NB. Mian buat All Elf di seluruh dunia ini hanya alur cerita dong ya g' da maksud lain, anggap aja klo Hiko itu Elf baru yg baru mengenal Super Junior, hehehehe........)"Katamu sambil menunjukkan gummy smilemu kpd Hyeorin

Sakarang yg ada di pikiran mu bukan soal dia member Super Junior atau tdk tapi knp jantung mu tiba2 berdebar sangat kencang bahkan saat Kibum menoleh kpd mu krn merasa da yg memperhatikannya, "Hyeorin...."katamu sambil memegang dadamu,"Hiko kau kenapa?" tanya Hyeorin panik sambil menghampiri tempat dudukmu, "Tiba2 jantung ku berdebar sangat kencang bisa kah kita pergi ke RS." Katamu Hyeorin pun memapah mu tuk meninggalkan cafe u/ menuju RS.

Skipppp.......
@RS yg menangani operasi jantung Hiko 2 tahun lalu.

Kalian pun tiba di RS dan pihak RS langsung menangani mu tiba2 seorang dokter datang dan mengenali mu, "Hiko," kata dokter itu tertahan o/ seorang suster yg ingin menyerahkan data pasien kpd Dokter itu. kau pun langsung di bawa ke ruang penanganan,Hyeorin pun segera menelpon keluargamu.

"Hallo nee-san" kata Hyeorin dgn gugup, "Ya hallo Hyeorin, apa yg terjadi sehingga suaramu bergetar spt itu?" tanya nee-san Hiko, " Ini....ini.... Hiko...."kata Hyeori terbata-bata," Iya ada apa dgn adikku, coba jelaskan dgn tenang." kata Nee-san Hiko tiba2 terdengar suara seorang mengetuk pintu dari balik telpon Hyeorin & nee-san Hiko, "Hyeorin sebentar ya. Ya silahkan masuk!" kata nee-san, "Tn. Uzumaki ada telpon dari Korea u/ anda katanya mengenai adik anda." kata sekretarisnya. "Dari Korea, siapa yg menelpon?" tanya nee-san Hiko, " Tn. Baek Senjou katanya beliau dokter yg menangani adik anda 2 tahun lalu."kata Sekretaris nee-san sambil menyambungkan telpon dr. Baek Senjou kpd nee-san, dan telpon dari Hyeorin terabaikan.

"Arashi apa adikmu kembali ke Korea lagi?" tanya dr. Baek Senjou, " Iya memang ada apa, Senjou? tadi sahabat adikku juga menelpon ku, sebenarnya apa yg terjadi?" tanya Arashi-san, "Jadi benar gadis yg kulihat di RS tadi adik mu, spt nya terjadi sesuatu pada adikmu sehingga dia kolaps lagi spt itu setelah 2 tahun ini dia tdk menunjukkan reaksi penolakan terhadap organ baru di dlm tubuh nya, skarang kau dan keluargamu ku mohon tenang aku akan memastikan keadaan adik mu, nanti akan ku beritahu semua." Kata dr. Baek Senjou seraya mematikan telponnya dan bergegas ke ruang penanganan tanpa melihat ada seaorang gadis yg tengah cemas menunggu kepastian.

Tiba2 telpon Hyeorin berdering, "Hyeoppseo?" kata Hyeorin, "Hyeoppseo, Hyeorin apa benar Hiko kolaps?" tanya seseorang yg menelpon, " Oh iya Noriko-san, tadi aku mencoba menelpon Arashi-san spt nya dia sangat sibuk, sehingga dia mengabaikan ku." kata Hyeorin agak kesal. " Ya, joesonghabnida, atas perlakuan kakak ku ya Hyeorin, Oh ya tadi kakak ku mendapat telpon juga dari dr. yg dulu menangani Hiko setelah kau menelpon nya dan dia menyuruh ku u/ menelpon mu karna merasa bersalah pada mu, kau tau sendiri pekerjaannya di kantor."kata Noriko, " Ya aku paham kq Noriko-san.(seraya pintu ruang penanganan terbuka dan Hiko pun di bawa ke ruang perawatan) Nee-chan udah dulu ya ini Hiko sudah keular dan sedang di bawa ke ruang perawatan."kata Hyeorin menutup telponnya

Saat tiba di ruang perawatan seorang suster memberitahu Hyeorin u/ menemui dr. Baek Senjou di ruangannya.

Skippp.......
@ Ruangan dr. Baek Senjou.
Hyeorin pun masuk ke dalam ruangan dr. Baek dan mulai mendengarkan apa yg di jelaskan o/ dr. Baek kpd nya, dia pun juga menjelaskan apa yg telah terjadi terhadap Hiko kpd dr. Baek, dan dr. Baek pun meminta Hyeorin u/ menjaga Hiko slama di Korea.

@3 hari stelah Hiko di rawat
"Akhirnya bebas juga dari kurungan yg mengekangku." kata Hiko sambil membereskan barang2nya, "Kau ini sakit bukan jadi NaPi, Pabbo!" kata Hyeorin sambil menjitak kepala Hiko, "Kya.....Appo"kata mu sambil memegang kepala." Heh Hiko, sbaiknya kau tinggal di rumah ku saja, aku khawatir dgn kondisi mu." kata Hyeorin, "Tidak usah Hyeorin, aku sudah lebih baik skarang jangan khawatirkan aku spt anak kecil gitu" kata mu meyakinkan Hyeorin, Hyeorin pun menuruti permintaan mu u/ membiarkan dia tinggal sendiri di apartemennya. Kalian pun berangkat meninggalkan RS dan mengarahkan mobil Hyeorin menuju apartement mu.

Skippp......
@Apartement mu

"Hiko, apa kau serius akan tinggal sendiri di apartement ini?" kata Hyeorin masih tdk percaya, "Hyeorin sayang, aku tdk apa2 skarang pulanglah ahjumma pasti menunggu mu." kata mu sambil mendorong Hyeorin ke depan pintu. " ya2 baiklah aku plang, bsuk jangan telat, bsuk hari pertama msuk loh!" Kata Hyeorin sambil berjalan meninggalkan apartement mu.

Author
Stelah Hyeorin meninggalkan apartement mu kau pun pergi u/ membeli sesuatu, tiba2 kau melihat seorang namja yg tengah di pukuli beberapa orang di tengah kegelapan malam, kau pun mencari cara u/ membantu namja itu, lalu kau teringat klo dlm HP mu ada suara spt sirine mobil polisi, dgn sigap kau pun membunyikannya, smua orang2 yg memukuli namja itu lari terbirit - birit meninggalkan TKP, kau pun mulai mendekati namja yg tersungkur di jalan yg penuh dgn luka lebam di berbagai tempat.

Author end

"Hey, Tuan2 ...." kata mu sambil menggoyang tubuhnya. "Hah.... Kibum Super junior! kenapa dia bisa di keroyok orang sbanyak itu, setahu ku dia bisa bela diri." kata mu dlm hati sambil memapah tubuh Kibum sesampainya di depan gerbang apartement kau pun meminta tolong security u/ membantumu memapah tubuh Kim Kibum menuju ke kamar mu

@ Apartement mu
 Kau pun dengan hati2 membersihkan luka2 yg ada di tubuh Kim Kibum hingga bersih, bahkan kau pun sampai ketiduran di samping ranjang, kau pun terbangun karna tubuh mu merasa pegal (ya iya lah semalaman tdur sambil duduk)
"Ohh sudah pagi ya, oughhh pinggang ku seraya mau copot, oh ya sbaiknya aku segera menyiapkan sarapan dulu, nanti klo dia bangun bisa segera makan dan pergi dari rumah ku(ngusir nich ceritanya? hehe....)" kata mu berbisik karna takut membangunkan seseorang yg tengah tertidur pulas

@Dapur di apartement mu
Saat kau menata makanan di meja makan tiba2 terdengar suara sesuatu yg terjatuh dari arah kamarmu.
"Brukkkk......"
Kau pun berlari menuju kamarmu u/ mengetahui apa yg terjadi, saat kau tiba kau langsung menghampiri seseorang yg tengah terjatuh. "Mwo...Oppa Goenchanayo ?" tanya mu sambil membantu Kibum berdiri, "Siapa kau, dan dimana aku?" tanya Kim Kibum, "Oh namaku Uzumaki Naruhiko kau panggil Hiko saja Oppa, oh ya kau berada di apartement ku, smalam q melihat mu di pukuli beberapa orang lalu q loh yg menolong mu" kata mu sambil menunjukkan gummy smile mu, "Oh....dan jangan pernah menunjukkkan ekspresi wajah spt itu di depan ku." kata Kim Kibum dgn nada dingin dan tanpa mengacuhkan mu. Tiba2 terdengar suara lagu "Here we go sesangi cham salmanhae
Here we go mwol deon baral geotdo eobseo nan sesangi cham salmanhae"(Lagu SuJu Here We Go) yg berasal dari HP mu.

"Yeobseyo..." katamu, "Hiko, apa kau sudah siap? aku tunggu di lobi ya." kata seseorang yg menelpon mu itu, "Oh Hyeorin, ya q sudah siap, tunggu ya aku akan turun skarang."kata mu sambil menutup telpon mu. "Oppa klo kau lapar q sudah menyiapkan makanan di ruang makan, klo kau membutuhkan apapun tlong telpon aku di no ini(sambil menyodorkan secarik kertas) ku mohon tetap di dlm ya nanti kan ku usahakan segera plang cepat."kata mu seraya menutup pintu apartement mu dan berjalan ke lobi.

Kibum Prov

"Aowhh..." kata Kibum sambil memegang bibirnya, "Huffhhh....pasti orang2 itu suruhan orang yg sama dgn kecelakaan 2 tahun yg lalu, lalu apa sbenarnya tujuan mereka." kata Kibum sambil berjalan menuju ruang makan karna perutnya mulai memberontak, tiba2 dia terdiam sejenak melihat beberapa kardus yg msih tertumpuk di pojok ruangan, lalu pandangan nya terhenti pada kardus kecil yg tertulis SUPER JUNIOR I Always Love Youia pun tertegun sebentar lalu berlalu ke ruang makan

Kibum prov end

Kita tinggalkan Kibum Oppa dulu nae!!! kita menuju Hiko dan Hyeorin yg udah nyampek Universitas u/ mengikuti kegiatan Ospek (Yah taulah kegiatan2 apa yg terjadi saat Ospek, g' usah di jelaskan terlalu detail ya!)

@Korea University

Kau dan Hyeorin pun berada di satu kelompok saat ospek dgn pembimbing seorang namja yg sangat tampan,
para yeoja pun terpana dgn ketampanannya termasuk kau dan Hyeorin,
" annyeonghaseyo, je ileum-eun Kim Jong Jin Imnida, mulai hari ini sampai 3 hari mendatang kita akan bersama2" kata Namja itu, tiba2 datang seorang yeoja mendekati Kim Jong Jin, "Oppa" kata yeoja itu dgn manja, "Jae Shi, lepaskan ini tempat umum lagian kau hrs memberi contoh yg baik u/ para mahasiswa baru di sini." kata Kim Jong Jin dgn tegas, "Nae Oppa Algesseoyo ." kata Jae Shi dgn kesal meninggalkan Kim Jong Jin

Tanpa terasa bel pulang pun berbunyi smua mahasiswa baru pun bergegas u/ memberesi semua barangnya. tiba2 HP Hyeorin berbunyi, "yeobseyo" kata Hyeorin, "Hyeo, bisakah kau pulang cepat?"kata seseorang di telpon Hyeorin, "Eomma, mang nya ada apa, lalu bagaimana dgn Hiko, Eomma?"kata Hyeorin "Appa mu msuk RS, Hyeo!"kata Eomma Hyeorin, "Mwo??? Appa kenapa Eomma?"tanya balik Hyeorin, "Sudahlah nanti Eomma beritahu stelah kau sampai."kata Eomma Hyeorin sambil menutup telponnya. "Hyeorin aku bisa plang naik bus umum, lagian kesehatan Appa mu lebih penting, jangan khawatirkan aku."kata mu pada Hyeorin, "Hiko, Mianheyo!" kata Hyeorin sambil berlari menuju mobilnya.

"Ya Tuhan, smoga ahjussi segera sembuh."kata mu dlm hati sambil berjalan saat sampai di tikungan kau pun hampir menabrak seseorang, kalian pun berteriak bersamaan krn kaget. "kya...kya...", "Kim Jong Jin Oppa! kau mengagetkan ku."kata mu, "mianheyo, klo tdk salah kau mahasiswa dari Jepang itukan?"tanya Kim Jong Jin " Oh ya Oppa, annyeonghaseyo , je ileum-eun Uzumaki Naruhiko aku lebih suka dipanggil Hiko"kata mu "Klo begitu kau juga cukup memanggilku Jong Jin saja" kata Jong Jin "Oh ne Oppa Arraso." kata mu, tanpa kalian sadari ada sepasang mata yg mengawasi kalian ber2. Karna merasa diawasi kau pun memastikan sekeliling tapi tak menemukan siapa2 selain kalian ber2 di sana.

"Hei apa yg kau cari?" tanya Jong Jin padamu, "Oh tdk ada Oppa tadi q hanya merasa da yg melihat kita, pasti cuma perasaanku saja."kata mu tiba2 terdengar suara 'Here we go mwol deon baral geotdo eobseo nan sesangi cham salmanhae'(Lagu SuJu Here We Go) yg berasal dari HP mu, kau pun melihat dan mengangkatnya meski tak mengenal no yg menelponmu itu, "Yeobseyo!"katamu. "Hei bisakah kau mengambilkan baju ku di apartemenku nanti akan ku sms alamatnya"kata seseorang dari balik telpon, "Tunggu dulu kau itu siapa?, seenaknya menyuruh ku."katamu, "Aku orang yg sedang ada di rumahmu, yeoja pabbo!"kata namja, "Oh ne Oppa."katamu dgn lemas sambil menutup telpon beberapa saat kemudian HP mu berdering lagi tanda da 1 sms msuk.

"Aduhhh alamat inikan jauh dari sini, lalu q ke sana naik apa?" gumam mu, "Ada apa?" tanya Jong Jin, "Aniyo Oppa, ini sepupuku sedang sakit dan skarang dia tinggal di aprtemenku, dia menyuruhku ke apartemennya u/ mengambil beberapa baju ganti.Tapi q bingung ke sana naik apa? "kata mu, "Bagaimana klo q antar saja."tawar Jong Jin, "Apa tdk merepotkan Oppa nanti, q takut klo yeoja yg tadi pagi tau dan marah."katamu, "Oh Lee Jae Shi, dia bukan siapa2 ku kenapa dia hrs marah?" kata Jong Jin, "Ya siapa tau aja kan Oppa,kalian sptnya sangat dekat sich."katamu, "Aku hanya menganggapnya sbg adik saja, g' lebih dari itu, kajja nanti sepupumu marah klo kau telat."ajak Jong Jin ," Oh ne Oppa."katamu, kalian pun langsung pergi menuju ke apartemen Kim Kibum, di sana kau pun mengambil beberapa potong baju lalu pergi.

Skippp.....
@Di depan apartemenmu

" Kamsa hamnida, Oppa" katamu sambil turun dari mobil Jong Jin, "Ne, kapan2 q bleh main ke apartemen mu kan?"tanya Jong Jin, "Ne,Oppa!klo begitu q msuk dulu ya."kata mu sambil berjalan meninggalkan mobil Jong jin, sesampainya di apartemen kau merasa heran semua kardus2 yg ada di pojok ruangan sudah tdk ada bahkan apartemen mu terlihat sangat rapi, "Aku pulang, Oppa ini pesanan mu."katamu tapi tak ada jawaban kau pun terus masuk ke dlm dan mecari keberadaan Kibum.

Kibum Prov

"Ahhh enak juga masakan yeoja itu"kata Kibum sambil duduk di sofa sambil melihat tumpukan kardus, "Apa yeoja ini baru pidah? ya sudahlah itung2 rasa terima kasih,q tata aja semua ini"kata Kibum, Kibum pun menata semuanya dgn rapi tapi dia tehenti pada kardus kecil yg tadi juga telah membuatnya tertegun, "Apa aja ya isinya?" tanya Kibum dgn penasaran dan mulai membuka kardus itu dan menemukan sebuah buku catatan yg berisikan artikel2 tentang Super Junior, mata Kibum terpaku pada sebuah artikel.

Surat Dari ELF Untuk Super Junior

1. Surat dari ELF untuk Leeteuk

 
Dear Leeteuk,leader terbaik di dunia ini.Terima kasih karena sudah menjadi leader terbaik untuk Super Junior.Tanpamu Super Junior tidak akan pernah sama seperti ini.Terima kasih karena telah menjadi angel without wings.Satu-satunya malaikat yang selalu menjaga Donghae sepeninggal ayahnya.Terima kasih karena tetap meneriakkan nama Kibum saat penerimaan penghargaan walaupun ia sedang tidak bersama kalian.Terima kasih karena kau tetap mengkhawatirkan uri magnae dan menggumamkan namanya meskipun kondisimu sendiri sedang kritis.Terima kasih karena sudah menjadi malaikat yang tak tergantikan di Super Junior.Tetaplah menjadi malaikat kami 10,20,30 tahun bahkan selamanya.ELF (Khususnya Angels) akan selalu mendukungmu.Teuki Oppa,Fighting!!!

2. Surat dari ELF untuk Hankyung 

Dear Hankyung,pria China di Super Junior.Terima kasih karena kau telah begitu berani meninggalkan negerimu untuk bergabung dengan Super Junior.Terima kasih karena kau bekerja keras untuk memahami bahasa korea.Terima kasih karena telah memahami Heechul sepenuhnya dan menjadi sahabat terbaiknya.Terima kasih karena telah membuatkan Beijing Fried Rice yang begitu terkenal untuk memberdeul Super Junior.Terima kasih karena telah menjadi leader Super Junior-M danselalu tekun mengajarkan memberdeul Super Junior-M bahasa Mandarin.Tapi tahukah kau Hankyung?Kami menangis setiap mengingatmu.ELF selalu menangis tiap kali terbayang wajahmu.Menangis setiap kali teringat pada keputusanmu meninggalkan Super Junior.Tapi apa yang bisa ELF (Geng Fans) lakukan?Kami hanya bisa berdoa dan berharap kau akan mendapatkan impianmu dan selalu bahagia.Uri Chinese Oppa,ingatlah kami saat kau merasa kesepian.Ingatlah bahwa Super Junior dan ELF akan selalu ada setiap kali kau merasa sedih.Teruslah kejar impianmu,Hankyung gege,ELF (khususnya Geng Fans) selalu menunggumu kembali ke atas panggung dengan 13 member,memperdengarkan suaramu dan memperlihatkan tarianmu untuk kami.Hankyung Oppa,Fighting!!!


3.Surat dari ELF untuk Heechul

Dear Heechul,leader tipe darah AB.Terima kasih karena kau selalu tersenyum untuk kami.Terima kasih karena kau memiliki sifat tidak pernah menyerah.Terima kasih karena telah menjadi Yang Mulia Kim Hee Chul di Super Junior.Terima kasih karena sudah menjadi guru bahasa untuk Hankyung (walaupun tidak semuanya baik).Terima kasih karena kau telah menarik Hankyung untuk memperlihatkan wajah dibalik topengnya,mendukungnya dan menguatkannya.Tanpamu Hankyung mungkin tidak sanggup mengangkat wajahnya lagi.Tahukah kau betapa sakitnya kami mendengarmu terus mengurung diri setelah kepergian Hankyung? Bersemangatlah uri Heenim.Tetaplah menjadi Heenim,Yang Mulia tak terkalahkan di Super Junior untuk selamanya.ELF (terutama Petals) akan selalu merindukan tawamu.Heenim,Fighting!

4. Surat dari ELF untuk Yesung

Dear Yesung,ayah kura-kura.Terima kasih karena kau selalu memperdengarkan suara terindah untuk kami.Terima kasih karena selalu mendukung Leeteuk sebagai leader bayangan Super Junior.Terima kasih karena tidak pernah lelah membimbing uri Eternal Magnae,Ryeowook menjadi lebih dewasa.Terima kasih karena sudah menangis untuk Kyuhyun saat ia mengalami kecelakaan.Meminta semua orang untuk berdoa demi kesembuhan Kyuhyun.Kau bahkan rela membiarkan dirimu diganggu oleh uri magnae asalkan ia dapat kembali ke atas panggung bersama 13 member.Terima kasih karena telah menahan tangisanmu hanya demi mempertahankan suaramu tetap terdengar indah dan tidak bergetar saat diatas panggung agar tidak ada orang yang meremehkan Super Junior.Terima kasih karena telah memperhatikan seluruh member dengan baik dan memberi tahu uri leader siapa saja yang sedang mengalami masalah.Tanpamu,Leeteuk mungkin tidak akan sadar kalau ada member yang mengalami masalah,karena ia terlalu sibuk dengan jadwalnya.Tapi kami bisa tenang,karena ada dirimu yang akan selalu menjaga oppadeul untuk kami.Terima kasih karena telah menjadi lead vocal yang tak tergantikan.Ah,sampaikan juga rasa terima kasih kami kepada ibumu.Karena tanpanya,mungkin saat ini kami tidak akan melihat seorang Yesung berdiri diatas panggung sebagai Super Junior.Tetaplah menjadi bagian dari Super Junior.ELF (Terutama para Clouds) akan selalu merindukan setiap candaan darimu.Kau adalah yesool sungdae bagi para ELF.Yesung Oppa,Fighting!!!

5. Surat dari ELF untuk Kangin

Dear Kangin,pria Korea paling tampan nomor 1/Pria Racoon.Terima kasih karena telah menjadi orang yang selalu berusaha melindungi member lainnya.Terima kasih telah menjadi ‘Ayah’ bagi memberdeul Super Junior.Tanpamu Super Junior mungkin tidak akan sedewasa ini.Jika kau tidak ada,siapa yang akan menggantikan Leeteuk mengurus memberdeul saat ia harus pergi menjalani kewajibannya kepada negara?Yesung?Tapi Yesung oppa pun akan pergi menjalani tugasnya setahun kemudian.Kami membutuhkanmu Kangin oppa.Janganlah terus merasa bersalah Kangin oppa.Kami tahu penyesalanmu begitu mendalam.Bangkitlah kembali oppa.Jika bukan kau,siapa lagi yang akan melindungi member Super Junior?Kalau bukan karena kau,darimana lagi kami dapat mengetahui pribadi oppadeul lebih dalam?Terima kasih karena kau akan tetap kembali kepada kami.Kembalilah dan perdengarkan suaramu kepada kami lagi.Teruslah menjadi Kangin,The guardian.Lindungilah kami,para ELF (Camommile) selamanya.Saat kau merasa tidak sanggup lagi,ingatlah bahwa ELF selalu ada untukmu.Kangin Oppa, Fighting!!!

6. Surat dari ELF untuk Shindong

Dear Shindong,cute Teddy Bear dari Super Junior.Terima kasih karena selalu membuat kami tersenyum dengan candaanmu.Terima kasih karena telah membuat koreografi yang begitu sempurna untuk setiap lagu Super Junior.Tanpamu,apa mungkin tarian Super Junior akan terlihat begitu menarik dan sinkron?Mungkin lebih mudah untuk menyukai Siwon oppa yang tampan,the killer smile Kibum atau the cuteness Sungmin.Tapi kau yang membuat mereka terlihat menarik saat menari.Tapi tahukah kau bahwa kami kesal mendengarmu yang sempat berpikir ingin keluar karena merasa menurunkan popularitas Super Junior?Jangan pernah berpikir seperti itu lagi.Jika suatu saat pikiran seperti itu muncul lagi di kepalamu,buanglah jauh-jauh dan gantikan pikiran itu dengan satu kata,ELF!Cukup ELF!ELF (terutama ShinsFriend) selamanya akan selalu di dekatmu,kita ini teman,iya kan,Shindong Oppa?

7.Surat dari ELF untuk Sungmin

Dear Sungmin,pria Martial Art yang cute.Terima kasih karena selalu memperlihatkan keimutanmu di hadapan kami.Wajahmu yang terlalu imut kadang membuat kami berpikir,ah betapa lembutnya orang ini.Yang baru kami ketahui kemudian adalah ternyata dirimu termasuk ahli di bidang bela diri,sama seperti Hankyung Oppa.Terima kasih karena sudah menjadi teman Hankyung untuk berlatih kungfu.Tanpamu,Super Junior bukanlah Super Junior.Sungmin Oppa,terima kasih sudah mau menerima Evil Magnae sebagai teman sekamarmu.Siapa lagi yang tahan menghadapi seorang magnae yang terkenal usil dan manja selain dirimu?Bisakah kau berjanji menggantikan kami untuk menjaga uri magnae demi kami (Sparkyu)?Bagimu Super Junior adalah taman bermain.Karena setiap member memiliki kelebihan masing-masing yang membuat kita (Super Junior dan ELF) dapat tertawa dan menangis bersama.Terima kasih karena telah menjadi orang yang paling tegar hanya karena engkau memiliki 6 hyung dan 6 dongsaeng.Tapi Sungminnie,tahukah kau betapa inginnya kami berbagi tangisan denganmu?Tahukah kau betapa inginnya kami merangkulmu disaat kau terluka?Ingatlah bahwa kau akan selalu memiliki kami,ELF,sahabatmu yang akan selalu setia mendampingimu.Tetaplah menjadi Sungmin si imut.ELF (terutama Vitamins) selalu merindukan Aegyo-mu.Sungmin Oppa,Fighting!!!

8. Surat dari ELF untuk Eunhyuk

Dear Eunhyuk,The Monkey.Lee Hyuk Jae si lead dancer.Eunhyuk si Dancing Machine.Julukan itu selamanya milikmu.Takkan pernah ada member yang bisa merebutnya darimu.Walaupun Kyuhyun berkata bahwa ia adalah the real dancing machine tapi kami selalu tahu,dalam hatinya ia akan selalu mengakuimu sebagai dancing machine Super Junior.Terima kasih karena selalu menjadi lead dancer bagi kami.Terima kasih selalu memperlihatkan gummy smile andalanmu.Bukankah hanya kau yang dapat memperlihatkan senyuman itu?Terima kasih karena selalu mendukung Donghae.Bantu kami untuk menjaga Donghae.Jangan biarkan ia tersakiti lagi.Oppa,jangan pernah pedulikan kata-kata orang yang mungkin tidak menyukaimu.Tetaplah percaya,bahwa selalu ada cinta untukmu di hati para ELF (terutama Jewels).Tetaplah menjadi permata Super Junior yang paling berharga.Eunhyuk Oppa,Fighting!!!

9. Surat dari ELF untuk Donghae

Dear Donghae,laki-laki yang polos.Senyummu yang selalu terlihat polos membuat kami berpikir,ah.Apa benar ini adalah Donghae Super Junior?Kenapa hallyu star sepertimu masih terlihat begitu lugu?Ya,itu karena kau pernah berkata bahwa kau tidak akan pernah berubah meskipun kau telah menjadi bintang.Terima kasih karena telah memilih untuk menjadi penyanyi dibandingkan meneruskan mimpimu menjadi atlet.Terima kasih karena sudah memilih mengikuti audisi di SMent.Jika kau tidak mengikuti audisi itu maka kami tidak akan pernah melihat Donghae Super Junior.Terima kasih karena telah begitu terbuka menerima kehadiran Kyuhyun oppa sejak pertama kali ia bergabung disaat member lain masih belum bisa menerima kehadirannya.Tanpamu Kyuhyun mungkin akan merasa lebih canggung dan sulit dekat dengan member lain.Terima kasih karena kau telah menyambut Kibum dengan begitu ramah sejak ia tiba di Korea.Bahkan kau memberikan sebuah pelukan pada Kibum yang membuatnya merasa kembali ke rumah.Tanpamu Kibum mungkin akan merasa lebih takut menghadapi lingkungan yang baru.Terima kasih karena telah memperlihatkan kepada kami bagaimana cara mencintai orang tua kami.Memberitahu kami bahwa penyesalan akan selalu datang terlambat.Membuat kami menyadari betapa beruntungnya kami yang masih dapat berada di sisi kedua orang tua kami.Tapi tahukah kau,kami ikut menangis setiap kali melihatmu menangis karena teringat ayahmu?Janganlah bersedih lagi Donghae Oppa,ingatlah bahwa selalu ada Leeteuk oppa,malaikat pilihan ayahmu yang selalu siap menjagamu.ELF (terutama ELFishy) selalu siap kapanpun kau butuh teman untuk bersandar.Donghae Oppa, Fighting!!!

10.Surat dari ELF untuk Siwon

Dear Siwon,the gesture man.Terima kasih karena telah memilih menjadi member Super Junior.Siapa yang tidak tahu tentang dirimu?Penerus perusahaan terkenal,hyundai department store.Tapi kau tidak memilih sebagai penerus melainkan tetap berada di sisi kami,ELF.Bersama member yang lain mengukir kenangan yang takkan terlupakan.Terima kasih karena engkau telah menjadi sosok malaikat bagi Kibum.Tanpa kau mungkin Kibum akan tetap berada di sudut ruangan,merasa kesulitan untuk bergabung dengan member lain karena merasa dia hidup di lingkungan berbeda.Meskipun Heenim sering memanggilmu dengan julukan kuda tapi kami rasa itu hanyalah pembuktian bahwa dirimu memang yang terbaik dalam hal olahraga di Super Junior.Sering kali orang mengira kau adalah orang yang paling kalem.Tapi kami,ELF,selalu tahu bagaimana dirimu yang masih suka manja dan kekanak-kanakan.Siapa lagi yang dapat berpikir untuk keluar dari Super Junior hanya karena Donghae lupa mencantumkan namanya di ucapan terima kasih?Siapa yang merengek karena tidak bisa seperti Hankyung,Kibum,Donghae dan iri pada kedekatan mereka dengan Heechul?Itu kamu,Choi Siwon.Tapi siapa sangka,kini kau dekat dengan Heechul?Yah,Yesung yang memintamu untuk menemani Heechul oppa saat Hankyung memutuskan untuk pergi.Tanpamu,mungkin Heechul oppa masih tenggelam dalam kesendiriannya.Terima kasih uri handsome man.Teruslah menjadi kebanggan bagi ELF (dan para siwonest pastinya).Siwon Oppa,, Fighting!!!

11. Surat dari ELF untuk Ryeowook

Dear Ryeowook,uri Eternal Magnae.Terima kasih karena kau telah memilih untuk menjadi bagian Super Junior.Terima kasih karena telah memperdengarkan suaramu yang begitu indah.Terima kasih karena telah menjadi begitu kuat.Sering tersakiti karena selalu berusaha membuang sikap manjamu dan menggantinya agar terlihat lebih dewasa.Terima kasih karena kau begitu memperhatikan kesehatan para member Super Junior.Terima kasih karena dirimu tak kenal lelah untuk memasakkan makanan untuk para member Super Junior.Kau bahkan rela diganggu tengah malam oleh Donghae hanya demi janjimu yaitu bersedia memasakan para hyung-mu kapanpun mereka mau.Terima kasih karena sudah berusaha untuk mengerti Kyuhyun di masa-masa awal ia bergabung dengan Super Junior.Terima kasih karena telah memahami Yesung dan mau menerimanya.Tanpa kau,siapa lagi yang tahan menghadapi tingkah aneh Yesung?Apa mungkin ada member lain yang bersedia berbagi kamar dengan 3 kura-kura selain dirimu?Terima kasih karena kau bersedia merelakan waktu tidurmu yang begitu berharga untuk membuat aransemen lagu.Terjaga sepanjang malam atau tertidur tanpa sadar di atas piano karena engkau begitu lelah.Dan tolong maafkan kami,karena kami akan tetap menganggapmu sebagai Eternal Magnae sampai kapanpun.Teruslah menjadi sang magnae abadi di hati para ELF (terutama Ryeosomnia).Ryeowook oppa,ah bukankah kau lebih suka dipanggil Wookie?Wookie Oppa Fighting!!!

12. Surat dari ELF untuk Kibum

Dear Kibum,our snow white.Terima kasih karena kau telah menjadi bagian Super Junior.Kami tahu ini semua terasa begitu berat bagimu.Menjadi cover boy Super Junior sejak awal.Menjadi orang yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kepopuleran Super Junior.Kibum Super Junior si killer smile.Julukan ini hanya milikmu.Walaupun banyak orang yang memiliki senyum menawan tapi the killer smile adalah milikmu.Terima kasih karena telah berada di samping Heechul saat Hankyung tidak berada di sampingnya ketika ia kecelakaan.Kau bahkan menunggu di samping Heechul dan menangis untuknya.Terima kasih juga karena kau telah menangis untuk Kyuhyun saat ia mengalami kecelakaan.Kau bahkan begitu khawatir padanya saat ia memutuskan untuk tetap melakukan comeback 2jib.Ah,bolehkah kami marah padamu yang telah mengenalkan starcraft pada uri magnae?Karena ulahmu kini Kyuhyun menjadi master starcraft hingga ia dijuluki gamekyu.Tapi tahukah kau ELF (dan Snowers) sering menangis karenamu?Kami menangis karena kami pikir kami telah kehilanganmu.Kehilangan dirimu yang tidak terlihat bersama member Super Junior lainnya.Kami menangis dan kami marah.Kenapa kau begitu tega meninggalkan kami,Bummie?Hingga akhirnya aku tersadar,kau tidak pernah meninggalkan kami.Kau hanya ingin berbagi kebahagiaan dengan kami,ELF.Yah,kebahagiaanmu adalah dengan berakting.Dan kau ingin kamu mengerti dan ikut merasakan kebahagiaanmu.Kami ELF (dan Snowers) selalu mempercayai janjimu.Janjimu bahwa hatimu selalu bersama 12 member,janjimu bahwa kau tak pernah berpikir untuk keluar dari Super Junior,janjimu bahwa suatu hari nanti kau akan kembali dan meminta kami untuk menunggumu.Menunggumu kembali ke atas panggung bersama member yang lain menjadi sebuah panggung Super Junior yang utuh.13 member.Semoga suatu hari nanti,ELF (dan Snowers) yang telah setia menunggumu,akan melihatmu berdiri diatas panggung bersama member lain dan dengan bangga berteriak bersama,”Uri neun Super Juni-Or”.Teruslah raih impianmu sebagai aktor terkenal.Buatlah kami bangga dengan berpikir,ah kami punya seorang aktor hebat diantara oppadeul,hebat bukan?Kibum oppa,Fighting!!! Pesan dari surat untuk Kibum,belajarlah untuk berani memperjuangkan mimpimu meskipun banyak orang yang berusaha menghalangi langkahmu.

13.Surat dari ELF untuk Kyuhyun

Dear Kyuhyun,uri evil magnae.Terima kasih karena kau telah terlahir untuk Super Junior.Tanpamu takkan pernah ada Super Junior seperti saat ini.Karena dengan 13 member barulah disebut Super Junior.Karena dengan 13 member barulah disebut panggung Super Junior.13,bagi orang lain itu adalah angka sial.Tapi bagi ELF 13 adalah sebuah keberuntungan tak terhingga.13,itu kau,Cho Kyuhyun.Kau yang melengkapi jumlah member.Super Junior dari Leeteuk hingga Kyuhyun,13 member.Terima kasih karena kau memilih untuk tetap bangkit setelah kecelakaan itu terjadi dan memaksa untuk melengkapi panggung Super Junior.Pada tanggal 19 April 2007, apa mungkin ada ELF (terutama Sparkyu) yang dapat melupakan tanggal itu?Tanggal dimana kami hampir kehilanganmu.Tapi tahukah kau?Tuhan begitu baik pada kami,para ELF.Tuhan tetap memberikan kebahagiaan terbesar bagi kami dan oppadeul Super Junior,yaitu keberadaanmu disisi kami.Cukup dengan keberadaanmu,membuat kami merasa bahwa hidup ini indah.Ah,sampaikan juga rasa terima kasih kami kepada Appamu.Orang yang begitu berani menanggung resiko untuk mempertahankan suaramu.Yah,orang yang begitu memahamimu,bahwa menyanyi adalah bagian dari hidupmu.Bahwa angel voice-mu adalah sebuah anugrah dari Tuhan untuk melanjutkan hidupmu.Tapi Kyuhyun oppa,janganlah terlalu nakal.Kasihanilah para hyung-mu.Entah berapa sering mereka mengalami sakit kepala karena ulahmu.Berhentilah berpura-pura sakit hanya untuk menggoda para hyung-mu.Karena mereka akan begitu khawatir,begitu pula kami,sparkyudeul.Tolong perhatikan kesehatanmu.Janganlah tidur larut jika hanya untuk bermain game.Kami selalu berdoa agar kau tetap sehat dan terus memperdengarkan suara indahmu bagi kami.Kyuhyun oppa,Fighting!!!


****


Mianhae :( saya tak dapat Surat ELF untuk Henry dan Zhoumi )

Tanpa terasa air mata Kibum Oppa menetes ketika membaca artikel tsb, "Ohh ternyata Oppa ada disini." kata mu menyadarkan Kibum dan cepat2 menghapus air mata nya " Kau itu lama sekali."kata Kibum dgn ketus, "Apa Oppa baru saja menangis?" tanya mu, "Aniyo, kau bercanda ya? tadi saat aku membersihkan rak itu (sambil menunjuk ke arah sebuah rak) mata ku kemasukan debu"kata Kibum berbohong. "Ohh ne arraso, nich Oppa pesananmu" kata mu sambil menyerahkan sebuah tas. "Hei tunggu bolehkah aku tinggal sementara disini?" tanya Kibum."kenapa harus di rumah q?" tanya mu dgn heran, "Heh yeoja pabbo! kau tau sendiri jarak apartemenku dari sini berapa jauh?" kata Kibum sambil menyentilkan jarinya ke arah dahimu. "Appo Oppa...."katamu, "Lagian di sekitar sini hanya kau yg ku kenal, meski baru 2hari ini, kau tdk menunjukkan klo kau fans yg aneh itu sudah cukup bagiku."kata Kibum

"Baiklah Oppa bleh tinggal di sini sampai kapan pun, tapi dgn 1 syarat."katamu, "Apa yg kau minta dari ku, akan kuberi tapi tdk dgn Hatiku!"kata Kibum, "Huhhh siapa juga yg meminta Hati seorang namja spt mu."kata mu. "Lalu apa yg kau minta dari ku?"Tanya Kibum, "Ahhh nanti saja aku katakan, aku akan menyiapkan makanan dulu, Oppa pasti laparkan? biasanya orang lapar tdk bisa berpikir dgn baik."katamu sambil pergi u/ menyiapkan makan malam buat kalian.

Kibum Prov

"Apa yg diinginkan yeoja itu dari diriku? tapi kenapa setiap yg ia katakan mengingatkan ku pada Min young, Siapa sebenarnya yeoja itu?" kata Kibum sambil menggaruk2 kepala, setelah berganti baju tiba2 terdengar suara dari kantung bajunya, "yeobseyo?" kata Kibum, "Kau sedang dimana, seharian ini aku mencarimu tau?"kata seseorang dari balik telpon, "Oh kau, q baik2 saja mian he q sedang ada masalah jadi q blum bisa menyelesaikan syutingku beberapa hari ini, jadi tolong ya, Hyung kau atur sgalanya."kata Kibum sambil menutup telpon karna mendengar namanya di panggil.

Kibum Prov End

Skippp.....
@ruang makan 

"Oppa..... makanannya sudah siap."teriakmu, "kau itu brisik sekali."kata Kibum sambil berdiri di samping mu, "kau belum mandi ya!" tanya Kibum "hehehe.... ya Oppa q blum mandi."katamu sambil menunjukkan gummy smile mu dan terus berjalan meninggalkan Kibum, tiba2 langkahmu terhenti karna tanganmu ada yg meraih. "Duduk temani aku makan."kata Kibum tanpa melihat kau pun langsung duduk di sampingnya dan melahap makanan kalian masing2, setelah selesai makan Kibum pun pergi ke ruang tamu sambil nonton tv kau pun membereskan semuanya lalu pergi mandi karna sudah merasa tdk nyaman.

Tanpa berbincang apapun kalian pun asyik dgn kegiatan kalian masing2 di dlm kamar kalian, yah kebetulan apartemenmu terdapat 2 kamar jadi tdk ada msalah jika Kibum tinggal di apartemenmu.

Skippp......
@ke esokan harinya

Saat kau bangun sudah melihat Kibum di teras sedang menikmati udara pagi sambil sedikit berolahraga tanpa sadar senyum simpul muncul di wajahmu, di saat yg sama Kibum melihat mu dan tanpa ia sadari juga dia juga tersenyum kpd mu." Wow Oppa kau baru saja tersenyum pada ku."katamu sambil mendekati Kibum, "Kya siapa yg tersenyum pada mu yeoja pabbo."kata Kibum sambil pergi, "Oh ya apa password apartemenmu?"tanya Kibum,  "Memangnya Oppa mau kemana?"tanyamu, "Aku mau mencari angin segar, q penat terkurung di sini."kata Kibum, "Ohhh....apa tdk sarapan dulu?" tanya mu, "Tidak."kata Kibum sambil memakai sepatunya, "050403, itu passwordnya."katamu juga sambil memakai sepatumu.

"Apa?" tanya Kibum, "050403 Oppa."kata mu sambil mengunci pintu "Oh ya sebaiknya Oppa membawa kunci cadangan ini saja, jadi tanpa harus menghafal passwordnya."katamu sambil menyerahkan kunci itu pd Kibum. "Ohhh kau benar juga."kata Kibum, "Heh tapi apa syarat yg hrus q penuhi?" tanya Kibum saat teringat pembicaraan tadi malam. "Nanti Oppa saat q plang soalnya Hyeorin sudah menunggu."kata mu sambil berlari mendekati mobil Hyeorin.

Skipp....
@mobil Hyeorin

"Hiko bukankah dia Kibum Oppa?" tanya Hyeorin dgn heran, "Iya, mang kenapa?"tanya mu, "Kq bisa, bagaimana ceritanya?" tanya Hyeorin," Setelah kau mengantarku waktu itu q pergi ke toserba tapi sayang di tengah jalan q melihat Kibum Oppa di pukuli beberapa orang sampai ia pingsan, bagaimana bisa q membiarkannya begitu saja?" katamu."Oh jadi begitu ceritanya."kata Hyeorin sambil konsentrasi dgn kemudinya.

Skippp....
@universitas

"Pagi Hiko"sapa seseorang saat kalian sampai, "Ohhh Jong Jin Oppa, Pagi Oppa."katamu, "Wahhh Hiko kau hari ini tlah memberi kejutan 2kali, kau harus mentraktirku soal ini." kata Hyeorin sambil berbisik di telinga mu, "Memangnya hari ini kau tdk ke RS lagi apa?" tanya mu. "Ohhh ya aku lupa, klo begitu klo q senggang ya."Kata Hyeorin memelas. Saat kalian asyik mengobrol tiba2 bel masuk berbunyi, "Hey kalian ber2!" teriak seorang yeoja yg berjalan menghampiri mereka ber3. "Jae Shi! apa yg kau lakukan, kau tdk memiliki hak u/ memarahi mereka, aku pembimbing mereka bukan kau jadi jangan sekali2 ikut campur di dlm tim yg ku bimbing, kajja Hiko, Hyeorin."kata Jong Jin yg tanpa sadar menarik tangan Hiko bahkan semua mata melihat mereka.

"Oppa lepaskan!"katamu yg merasa risih dgn tatapan orang2 ke arah kalian, "Ohhh mian he Hiko q tak bermaksud membuatmu tdk nyaman spt ini."kata Jong Jin sambil salting dan meninggalkan mu dan Hyeorin karna temannya memanggil.

Hari ini para mahasiswa baru diberi kegiatan di luar kampus, saat kau berjalan sendiri tiba2 ada yeoja yg menarik tanganmu dgn paksa, yg membawamu ke arah makam yg sepi, tubuh mu pun di dorongnya hingga tersungkur ke tanah. "Eonni apa salah q?" tanya mu pada yeoja itu," Kau jangan sekali2 mendekati Namja Chinguku! Kau paham!" kata yeoja itu sambil akan menampar mu tiba2 di tahan o/ seseorang," Oppa!!!!" katamu. "Lee Jae Shi jangan sentuh Yeoja chinguku!" kata Namja itu Jae shi pun hanya tercengang mendengar penuturan Namja itu.

Kibum Prov

"Aduhhh kenapa kaki q berjalan menuju tempat ini ya?"kata Kibum sambil berjalan memasuki area pemakaman yg begitu asri dan terus berjalan menuju sebuah makam. "Young apa kabarmu? tadi q tdk sengaja lewat yah ku putuskan u/ mampir kemari, oh ya Young beberapa hari lalu q di serang lagi, tapi tenang saja kini q sudah baikkan koq, ada seorang Yeoja yg menolong q, yeoja yg mirip dgn mu, tenanglah hatiku hanya u/ mu seorang (yakin kah???? Hati2 loh!!!!! ntar klo jatuh cinta beneran gimana coba????)"kata Kibum seraya mengelus-elus batu nisan, "Oh ya maaf q tdk membawa bunga favoritmu kapan2 klo q dtang lagi akan q bawakan 1 ikat penuh.hehehe.....q plang dulu Young, jaga dirimu baik2 di sana, dan tolong tunggu q ya disana!!!!!!" kata Kibum seraya berjalan meninggalkan area pemakaman. (ahhh oppa gila kali ya???? karna saking rindu ma Lee Min Young ya????? hehehe....mian g' da maksud, lanjut deh!) 

Kibum prov end

"Ohhh jadi Yeoja ini Yeoja Chingu mu, jaga dia jangan sampai dia mengusik hidup q."kata Jae Shi sambil melepaskan tangannya dari genggaman Kibum, tiba2 ada seseorang yg datang," Hyung, apa benar Hiko Yeoja chingu mu?" tanya orang yg datang itu, "Klo ia kenapa, ada masalah dgn mu?"kata Kibum dgn ketus sambil menolong membersihkan tanah yg menempel di celana jinsmu akibat kau terjatuh tadi, "Ohhh tidak baguslah Hyung, kau sudah bisa Move On dari keterpurukanmu."kata Namja itu, "Mian heyo q mengganggu percakapan kalian, apa kalian saling kenal Jong Jin Oppa dan kau Kibum Oppa?" tanyamu penasaran, "Ya kami saling kenal." kata Kibum sambil menarik tangan mu u/ pergi dari tempat itu dgn paksa.

"Kyaaa... Oppa lepaskan q sakit tau!!!" kata mu,"Kya... kenapa kau mengikuti q???" tanya Kibum sambil melepaskan tangannya, "Kau amnesia ya Oppa, tadikan kau yg menarik q."kata mu, "Kenapa kau sendiri juga mau? Yeoja Pabbo!!!"kata Kibum "Kya Oppa kenapa kau slalu memanggil q yeoja pabbo terus sich, kenapa tdk langsung namaq?" tanya mu, "Sudahlah itu bukan urusanmu, ohhh ya apa syarat yg kau ajukan pada q agar q bisa tinggal di apartemen mu, aku masih penasaran dgn itu." kata Kibum, "Bukankah Oppa sudah memberikannya tadi pagi?"kata mu

"Q sudah memberikannya tadi pagi?" kata Kibum sambil mengingat2, "Baiklah akan q beritahu, bukankan kau di juluki 'The Killer Smile' sejak kita bertemu kau tdk pernah tersenyum makanya q ingin melihat itu, tapi tadi pagi tanpa q minta kau menunjukkannya, apa permintaan q itu terlalu kekanak2an?" tanya mu, "Hufhh ku kira sesuatu yg besar hanya itu yg kau mau? sampai2 q memikirkannya semalaman."kata Kibum sambil bergumam, "apa yg yg baru saja Oppa katakan tadi mian q tdk dengar bisakah kau ulangi?" pintamu

"Tidak ada siaran ulang."kata Kibum sambil berjalan lebih cepat, "Kyaaa.... Oppa tunggu q." katamu sambil berlari, Kibum pun hanya tersenyum sambil berjalan di depanmu, "Kyaaa... Oppa q mohon tunggu."katamu sambil menghela napas, "hei kau ini masih muda masak kalah dgn anak kecil." ejek Kibum sambil menghampirimu, "Asal Oppa tau q baru keluar dari RS saat menolong mu malam itu, jadi jangan heran klo q blum bisa mengalahkan mu tapi liat aja nanti klo q benar2 sudah sembuh pasti q akan bisa mengejarmu Oppa." kata mu.

"Ayo sini." kata Kibum sambil jongkok kau pun masih terdiam, "Kyaaa.... cepetan mumpung q blum berubah pikiran."kata Kibum, "Tapi Oppa...."katamu blum selesai tangan mu di tarik kau pun jatuh tepat di punggung Kibum, Kibum pun mulai berjalan sambil menggendong mu, "Kita mau kemana Oppa?"tanyamu, "Kita mau plang, kenapa ada masalah?" tanya Kibum, " Tapi kan q masih ada kegiatan lagi pula q blum memberi tau Hyeorin klo q pergi tadi, pasti dia sangat khawatir."kata mu, " Kau itu benar2 spt eorini ya?" Kata Kibum.

"Ohh ya Oppa, q bleh bertanya sesuatu g'?"kata mu "Hemmm...."Kata Kibum, "Kenapa tadi Oppa ada di pemakaman itu?" tanya mu, "Bukan urusan mu!" kata Kibum, "Yach Oppa, marah ya? Klo begitu q ganti pertanyaannya, apa hubungan mu dgn Jong Jin Oppa?" tanya mu, "Aishh..... Kau ini bawel sekali, dia sepupu q, dia pewaris ke 2 di perusahaan kami, jadi klo q g' da dia yg akan meneruskan perusahan keluarga kami."Kata Kibum, "Ohhh lalu bagaimana kau bisa mengenal Lee Jae Shi Eonni?" tanya mu, "Dia adik Yeoja chingu q. sudah lah jangan korek2 masalah pribadi q, Ohh ya dari nama mu kau orang Jepang ya?" tanya Kibum

"Q campuran Jepang dan Korea, Ayah q  dari Jepang & ibu q dari Korea, q memiliki 2 orang kakak, adakah yg ingin kau tau?" tanya mu, "Pantas kau sangat cantik."kata Kibum sambil bergumam, "Apa yg Oppa yg baru saja katakan?" tanya mu, "Bukan urusan mu." kata Kibum, "Huhh Oppa kau slalu saja begitu." kata mu sambil merajuk, "Kyaaa....sudah sampai, sampai kapan kau akan berada di punggungku?" Kata Kibum dgn ketus seraya menurunkan tubuh mu, tiba2 ada seseorang memanggil mu, "Hiko-chan...."kata Namja itu sambil mendekat ke arah mu, "Arashi-san." kata mu sambil berlari ke arah namja itu.

"Siapa lagi sich namja itu?" gumam Kibum dgn kesal, "Hiko apa kau sakit lagi, sampai2 kau digendong namja itu?" tanya Noriko-san sambil mengarahkan pandangan ke arah Kibum yg mematung memandangi mereka ber3, "Tdk tadi q hanya berlari kecil, lalu q berpura2 kelelahan ehhh Kibum Oppa malah mengendong q."kata mu sambil berjalan mendekati Kibum, "Jadi kau membohongi q."kata Kibum, "Mian heyo Oppa, tapi kan kau yg menawari q, bukan q yg mau kan?" kata mu, "Wahhh adik kecil q sudah mulai punya org spesial skarang." sindir Arashi-san, "Ahh aniyo, kami hanya Fans & Idola saja."kata mu menyangkal.

"Kon'nichiwa q kakak Hiko Nama q Uzumaki Arashi dan itu adikq juga Uzumaki Noriko." kata Arashi sambil menunjuk ke arah Noriko-san, "Oh Kon'nichiwa." kata kibum sambil memberi salam kpd ke2 kakak mu, "Baiklah karna kau baik2 saja kami pergi dulu, Oh ya siapa nama mu?" tanya Arashi, "Kim Kibum." kata Kibum, " salam kenal Kim Kibum, mian heyo klo dia menyusahkan mu." kata Arashi, "Apa kalian tdk mampir dulu?" tanya mu, "Tidak,,, Noriko-chan sudah ada janji dgn seseorang, sedangkan q ada urusan bisnis disini jadi lain kali klo kami kemari lagi saja."kata Arashi-san sambil pergi."Oh ya q hampir lupa nich titipan dari ibu u/ mu." kata Noriko-san sambil menyodorkan sebuah kotak lalu pergi.

"Hati2 nii-san." kata mu sambil melambaikan tangan,"jadi itu ke-2 kakak mu, mereka terlihat sangat mengkhawatirkan mu."kata Kibum sambil berjalan memasuki apartemen, "Ya begitulah Oppa." kata mu sambil mengikuti Kibum,"Kau sangat beruntung ada orang yg peduli dgn dirimu sampai spt itu." kata Kibum sambil menunduk lesu, "Apa maksud mu Oppa, aku tdk mengerti."kata mu.

"Lupakan saja!" kata Kibum, "Oppa!" kata mu sambil memeluk Kibum dari belakang Kibum pun hanya terdiam karna terkejut, "Oppa, q peduli dgn mu bukan hanya sbagai fans mu bahkan kau bisa menganggap q sbagai keluarga mu." kata mu, "Kya....apa yg kau lakukan yeoja pabbo!!!" kata Kibum sambil melepas tangan mu dari pinggangnya dan terus berjalan dan meninggalkan mu,"Apa yg sbenarnya ia pikirkan, saat ada yg peduli dia malah jadi aneh."kata mu sambil pergi karna mendapat sebuah sms dari Hyeorin.

Kibum Prov

"Aissh... apa maksud yeoja itu, kenapa tiba2 memeluk q dan berkata spt itu, memangnya dia siapa?" kata Kibum sambil mengambil air di lemari es. "Kenapa lama sekali dia, aissh... kenapa q juga mengkhawaritkan nya spt ini." kata Kibum seraya membuka pintu dan berteriak, "Kya... Sampai kapan kau...."kata Kibum belum selesai bicara dan melihat kau sudah tak di sana, "Aisshhh.... percuma q mengkhawatir nya dia sudah tak ada, tapi kemana dia pergi? masa bodoh nanti dia juga plang inikan apartemennya." kata Kibum sambil duduk nonton tv

Kibum Prov End

Skippp....
@malam hari

"Aouwchghh...."kata Kibum sambil meregangkan tubuhnya, "Ngomong2 ini jam berapa sich, kenapa gelap sekali?" kata Kibum masih belum sadar klo hari sudah malam, "Aisshh... jam 7 pm, pantas gelap, brarti q tidur slama 10 jam hari ini, tunggu apa dia blum plang." kata Kibum memastikan ke kamar mu tapi kau tdk ada. " jadi kau marah." kata Kibum terdiam sebentar karna mendengar teriakkan seseorang. "Oppa apa kau baik2 saja? Oppa kau di mana?" teriak mu yg panik melihat apartemen mu dlm keadaan gelap gulita.

"Aisshh... dimana sich saklarnya." katamu sambil mencari saklar dan akhirnya ketemu tiba2 kaki mu tersandung sesuatu dan kau pun jatuh dan di saat lampu menyala kau baru tahu klo kau terjatuh tepat di atas tubuh Kibum tak sengaja pula bibir kalian bertautan, kau dan Kibum pun membelalakan mata karna terkejut.

Saat kau sadar, kau pun langsung menjauh dari Kibum dan langsung memegangi bibirmu, jantung mu pun serasa berpacu dgn waktu, Kibum pun hanya terdiam seribu bahasa yg tdk bisa menangani degupan yg sangat kacau bahkan hampir meledak. Suasana hening pun tercipta di apartemenmu itu yah lumayan lama hingga kau pun berinisiatif memulai pembicaraan u/ menghilangkan keheningan itu.

"Uhhh," kata kalian ber2 bersamaan, "kau duluan saja!" Kibum, "Oh aniyo Oppa saja duluan." kata mu, "Hufhhh...(sambil menghela nafas) baiklah ini salah q, tapi kau darimana selarut ini baru pulang, Hiko?" tanya Kibum, "Oppa kau memanggil nama q tadi?" balas tanya mu, "Kya jangan Ge'er dulu." kata Kibum seraya membetulkan posisi duduknya, "Ohh tadi q kembali ke kampus karna Hyeorin mencari q, stelah itu q ke RS u/ menjenguk appa Hyeorin." kata mu dgn polos yg seolah2 kau sudah melupakan kejadiaan tadi.

Skippp.....
@1bulan kemudian

Terdengar nada panggilan dari sebuah telpon seorang namja yg masih tertidur pun segera mencari asal suara, "Yeobseyo!" kata namja itu sambil meregangkan tubuh nya, "Yeobseyo, Kibum Oppa apa kau sibuk hari ini?" tanya seorang yeoja dari balik telpon, "Ohh kau Tae Ri, tidak memang nya ada apa?" tanya Kibum sambil mengacak2 rambutnya, "q sudah tau siapa yg menerima donor jantung Min Young, apa kita bisa bertemu hari ini Oppa?" kata Tae Ri, "Baiklah bagaimana klo di cafe biasanya saja, jam 10 ok." kata Kibum.

"Baiklah Oppa "kata Tae Ri, tiba2 kamar Kibum diketuk o/ seseorang, "Oppa apa kau sudah bangun?" kata mu, "ya da apa?" kata Kibum sambil keluar kamar," Oh tdk ada apa2 cuma q mau ngasih tau klo sarapannya sudah siap, Mian q tdk bisa menemani sarapan soalnya ada kuliah pagi." kata mu, "Ya sana pergilah! oh ya nanti q sptnya akan plang terlambat jadi jangan tunggu q."kata Kibum, "Nee Oppa arraso!" kata mu sambil pergi.

Setelah kau pergi telpon Kibum berdering lagi, "Yeobseyo, Hyung ada apa kau sepagi ini menelpon q?"tanya Kibum pada orang yg menelponnya itu, "Kau ini slalu saja spt itu dasar pemalas, oh ya aku sudah mendapatkan hasil dari penyelidikan q slama ini, jadi apa q harus bicara di telpon atau kita perlu bertemu?" tanya Namja yg menelponnya, "Kita bertemu di cafe biasa q nongkrong jam 10 jangan terlambat detectif Han Jong Woo!" kata Kibum sambil menutup telpon.

Skippp....
@cafe tempat bertemu

"Apa kau menunggu lama?" tanya seseorang namja datang bersama dgn yeoja lalu menghampiri seorang namja yg duduk di bangku pojok, "Ohh kalian sudah datang." kata Kibum sambil menaruh tab-nya ke meja, "Nich hasil penyelidikan q slama 2 tahun ini, kecelakaan 2 tahun lalu adalah sebuah rekasaya seseorang." kata detectif Han, Kibum pun membalik2kan catatan yg diberikan o/ detectif Han u/ memastikannya, "Berarti dugaan q waktu itu benar." kata Tae Ri, "Q salut dgn kalian ber2 kalian itu pasangan Detectif yg serasi, lanjutkan Hyung penjelasan mu tadi." kata Kibum, "Dari semua bukti mengarah ke 1 orang saja." kata Detectif Han berhenti sejenak memastikan sekitar klo2 da mata2 yg menguping pembicaraan mereka.

"Aman... yaitu paman mu Kibum tapi ini hanya sebuah dugaan bisa saja ini meleset, tapi nanti q kan memperdalam lagi penyelidikan q, Oh ya Tae Ri apa yg kau lakukan di sini?"tanya Detectif Han, " Bukan urusan mu! Oppa ini data pasien yg q dapat dari RS yg menangani kecelakaan kalian waktu itu, orang yg mendapatkan donor jantung dari Min Young adl seorang Yeoja, 1 bulan yg lalu yeoja itu masuk lagi ke RS itu karna kolaps." kata Tae Ri. Kibum pun terbelalak saat melihat biodata yg ia baca, "Kibum Oppa, ada apa, kenapa reaksimu spt itu?" tanya Tae Ri.

"Ohh aniyo..."kata Kibum belum selesai matanya tertuju pada 2 orang pengunjung yg datang ke cafe itu, "Kya Kibum kau melihat apa?" tanya detectif Han sambil menengok melihat apa yg di lihat o/ Kibum diikuti dgn Tae Ri, "Ohh..."kata detectif Han sambil kembali dan menyeruput kopinya, "Bukankah gadis itu?" kata Tae Ri.

"Hiko bukankah itu Kibum Oppa?" tanya Hyeorin sambil memegang lengan mu, "Iya kenapa? inikan tempat umum." kata mu, "Kq aneh ya mereka ber2 menatap ke arah kita dgn ekspresi yg aneh." kata Hyeorin, "Sudahlah Hyeorin itu cuma perasaan mu." kata mu masih sibuk memesan tiba2 tangan mu di raih Kibum dan di tarik keluar cafe, "Aouchh.... Oppa mau kau bawa kemana q, tlong jangan tarik tangan q sakit, Oppa!" kata mu tapi tdk di hiraukan o/ Kibum yg terus berjalan  ke arah mobilnya.

Di perjalanan Kibum hanya diam meski kau cerca beberapa pertanyaan, "Oppa apa kau marah dgn q? Apa sesuatu yg q lakukan ada yg menyinggungmu? Oppa bicaralah! Apa salah q? tolong beritahu q, q mohon jangan spt ini."kata mu dengan binggung, "Oppa! Hiks...hiks...hiks... mian heyo klo q salah hiks...hiks...hiks..."Kata mu sambil nangis, Kibum pun melihat mu dan membelai rambut mu sambil masih mengendarai mobilnya.

Kau pun masih binggung dgn perlakuan Kibum terhadap dirimu. Tiba2 mobil berhenti di sebuah makam yg dulu kau pernah dianiaya Lee Jae Shi, Kibum pun turun dan membukakan pintu u/ mu, "Baiklah hapus air mata mu, q ingin menunjukkan sesuatu pada mu." kata Kibum, "tentang apa itu Oppa?" tanya mu sambil menghapus sisa2 air mata mu dan berjalan mengikuti Kibum.

"Kau ingat saat kau memintaku sebuah syarat saat q ingin tinggal di apartemen mu." kata Kibum sambil memandang mu kau pun hanya mengangguk, " Q pernah bilang klo q tdk akan memberikan Hatiku, (kau pun juga mengiyakan kata2 yg di katakan o/ Kibum) Kau ingin tau kenapa?" tanya Kibum sambil berdiri di hadapan mu, "Karena seseorang yg tertidur di sana ." kata Kibum sambil menunjuk ke sebuah makam, kau pun membaca nama yg tertera di btu nisan itu. "Lee Min Young."kata mu sambil menunjukkan ekspresi masih belum paham atas apa yg dikatakan Kibum kpd mu.

Kemudian Kibum berbalik dan duduk di samping makam kau pun mengikutinya duduk di sisi makam yg lain, "Pagi Young maaf q lama tdk mengunjungimu, oh ya kau masih ingat dgn yeoja yg q ceritakan tempo hari, skarang dia di sini bersama q, oh ya q lupa lagi dgn bunga yg q janjikan, mian heyo tadi q buru2 kemari, kau tdk marahkan." kata Kibum lalu memandang mu, kau yg merasa dipandangi o/ Kibum lalu berbicara, " Annyeonghaseyo, je ileum-eun Uzumaki Naruhiko Imnida, cukup panggil Hiko saja Eonni." kata mu memperkenalkan dirimu di depan makam Min Young, "Hemhhh..." kata Kibum melihat expresimu.

"Benarkan Young dia sangat mirip dgn mu." kata Kibum, "maksud mu oppa?" tanya mu ingin tau, "sudahlah itu bukan urusan mu, kau duluan sana q mau bicara pribadi dgn Young." kata Kibum mengusirmu, " ne arraso, oh ya eonni  Annyonghi Gyeseyo!" katamu sambil pergi meninggalkan Kibum sendirian di makam itu, "Young kau pernah menitip pesan kpd q u/ mencari yeoja yg menjadi korban kecelakaan kita waktu itu,& yg menerima donor jantung darimu, dia adl Hiko, q baru saja tau hari ini tentang hal itu, Kau benar kau tak pernah jauh dariq, detak jantung mu slalu menjaga q, izinkan q u/ menjaganya u/ mu." kata Kibum sambil berdiri dan meninggalkan makam u/ menuju ke arah mu yg telah menunggu di dekat mobil.

"Oh ya q ingin tau sesuatu tentang mu." kata Kibum, "Soal apa itu Oppa?" tanya mu, " Q pernah melihat kau memiliki SIM tapi kenapa q tak pernah melihat mu mengendarai kendaraan sendiri klo tdk dgn Hyeorin kau naik kendaraan umum waktu ke kampus" kata Kibum, " Oh itu karna kecelakaan 2 tahun lalu yg menyebabkan q trauma dan hampir saja meninggal mungkin klo tdk ada donor jantung dari kekasih orang yg menabrak q mungkin q sudah g' bisa liat dunia ini lagi, sejak saat itu q g' brani u/ mengendarai mobil lagi." kata mu, 

"Mian hamnida." kata Kibum yg membuyarkan ingatanmu, " Kenapa Oppa minta maaf kpd q?" tanya mu tiba2 HP Kibum berdering, "Yeobseyo! da apa Hyung? apa kau menemukan bukti baru lagi?" kata Kibum, " Kibum bisakah kita bertemu sekarang." kata detectif Han di balik telpon, " arraso, di tempat biasa." kata Kibum sambil menutup telpon dan berjalan menuju kursi kemudi kau pun ikut masuk ke mobil.

Skippp....
@Apartemen Kibum

Kalian pun berjalan menuju lift dan mengarahkan lift ke rooftop apartemen Kibum saat kalian sampai ada seseorang yg menunggu kalian, "Hyung mian tadi q pergi begitu saja." kata Kibum sambil berjalan semakin dekat, " Kau ini, tapi sudahlah Tae Ri sudah menjelaskan siapa yeoja ini, (sambil berjalan mendekati mu) Kon'nichiwa! namaku Han Jong Woo" kata detectif Han sambil membungkuk 90drajat, "Kon'nichiwa! anda tdk perlu menggunakan bahasa jepang q menggerti bahasa korea dgn baik kq." kata mu.

" Ada apa Hyung?" tanya Kibum yg merasa risih dgn tatapan detectif Han pada mu (aduh Oppa cemburu ya? hehehe...) " Q menemukan bukti baru yg bisa menbongkar kejahatan paman mu slama ini." Kata detectif Han."Sudahlah Hyung langsung saja jangan membuat q smakin binggung." kata Kibum, "Q buktinya Hyung." kata seorang namja yg baru datang " Jong Jin apa maksud mu q tak paham?" tanya Kibum, " Q sudah tdk tahan dgn kelakuan Appa-q akhir2 ini, bukan nya q anak yg tdk berbakti q tdk bisa melihat kejahatan yg selalu terjadi di depan mata q, apa lagi itu di peruntukan u/ q, q hanya ingin mendapatkan apa yg ku inginkan tapi dgn persaingan yg sehat." kata Jong Jin sambil menatap mu.

" kau semakin dewasa Jong Jin, kau boleh mengambil semua yg ku miliki di dunia ini tapi jangan yg 1 ini." kata Kibum sambil menggandeng tangan mu. "Oppa apa maksud mu?" tanya mu yg belum paham dgn situasi yg ada, "Sudah jangan banyak tanya kau diam saja, Hyung ap yg bisa kita lakukan skarang?" tanya Kibum pada detectif Han, "Baiklah q sudah merencanakan sesuatu. kalian semua tinggal mengikuti saja alurnya." kata detectif Han tiba2 telpon detectif Han berdering, " Yeobseyo, apa kau siap Tae Ri?" tanya detectif Han pada orang yg menelponnya.

"ya oppa q sudah siap." kata Tae Ri, "Kalian bisa memerankan peran kalian?" tanya detectif Han pada Kibum dan Jong Jin mereka pun mengangguk tanda klo mereka mengerti apa yg harus mereka lakukan, "Kau pulang lah dulu dgn Hyeorin tadi q sudah mengirim sms u/ datang menjemput mu di sini. Jangan menghubungi q sbelum q menghubungi mu, kau mengerti?" kata Kibum, "nee arraso Oppa, berhati2 lah kalian smua." kata mu.

Mereka pun pergi, kau pun menunggu Hyeorin di depan gerbang apartemen Kibum, tak berapa lama Hyeorin pun datang. "Hiko apa kau menunggu q terlalu lama?" tanya Hyeorin dari dlm mobil, " aniyo, kajja kita ke apartemen q sbelum dia memarahi q lagi." kata mu " ne arraso." kata Hyeorin sambil mengendarai mobilnya. "Hiko apa kau memiliki hubungan spesial dgn Kibum Oppa?" tanya Hyeorin, " Tidak ada memangnya kenapa?" tanya mu, "Dia sptnya menyukai mu, dari perlakuannya pada mu." kata Hyeorin.

"Tidak mungkin manusia Es itu menyukai q." katamu, "Tapi kau menyukainya kan?" tanya Hyeorin, "a...a...ku menyukainya, apa terlihat sangat jelas ya Hyeorin?" tanya mu, "berarti benar dugaan q, lalu apa saja yg sudah kalian lakukan slama ini?" tanya Hyeorin, " Kya...kau pikir apa yg akan q lakukan klo Kibum Oppa saja belum bisa melupakan Yeojachingu-nya yg dulu." kata mu dgn lesu, " oh jadi begitu, tapi kau harus berusaha lebih keras lagi u/ menahlukkannya." kata Hyeorin. "ahhh klo bicara gampang tapi menjalaninya yg sulit!" kata mu sambil turun dari mobil Hyeorin karna sudah sampai. " nee I know, q pergi dulu ya!" kata Hyeorin meninggalkan mu.

"Hei lihat yeoja itu kembali sendirian tanpa Kibum-nim, ayo kita lakukan rencana nya." kata seorang namja kpd anggota komplotannya, mereka pun langsung menghampiri mu dan membekap mulutmu dgn kain yg di beri bius, meski kau memberontak tdk berarti saat efek biusnya mulai bekerja, ku pun di bawa pergi o/ mereka ke suatu tempat.

Skippp....
@Perusahaan keluarga Kim Kibum

Sebuah perusahaan yg bergerak di bidang fashion yg cukup terkenal di Korea, bahkan memiliki anak cabang di Amerika, Jepang, dan China. Perusahaan ini juga termasuk donatur tetap di Department of Design and Arts, Korea University.

Dari arah lift di loby terlihat seorang yg begitu berwibawa yg dikelilingi o/ beberapa staff yg spt membahas hasil rapat hari itu, tiba2 datang seorang namja mendekati mereka, "hal-abeoji(kakek)" sapa namja itu, "Kau anak nakal, akhirnya kau mau datang kemari juga, ada perlu apa?" tanya kakek itu sambil mengacak2 rambut namja yg baru datang itu, "Presdir Kim, siapa dia? bukankan dia artis itu" tanya rekan bisnisnya, "Oh dia cucu q, dia memang artis dan juga dia ini seharusnya yg mewarisi perusahaan ini tapi kalian tau sendiri spt apa anak ini." kata presdir Kim, "Hal-abeoji, blehkan klo q mulai belajar bisnis ini dari ahjussi?" tanya Kibum sambil memandang ke arah seorang namja paruh baya, "Tentu dgn senang hati joka (keponakan)"kata namja paruh baya itu.

"Kibum hyung kau juga di sini?" tanya seseorang yg baru datang, "Oh kau juga Jong Jin, yah masa kau saja yg bisa di bidang ini, q juga ingin juga spt appa-mu bukankah begitu ahjussi?" tanya Kibum. "Derektur Kim Yong Woon ada yg menelpon anda." kata sekretarisnya, "Baiklah, oh ya q pergi dulu ya Kibum, Jong Jin kau bisa ke ruangan q." kata Derekur Kim Yong Woom, "Hal-abeoji, Hyung q tinggal dulu ya."kata Jong Jin sambil mengikuti appa-nya.

"Kibum kau bisa berkeliling dgn Tn. Lee, Hal-abeoji harus pergi, Tn. Lee tlong antarkan anak nakal ini u/ berkeliling" kata Presdir Kim pada Tn. Lee sambil pergi, "Baik presdir." kata Tn. Lee, "Paman apakah data2 yg q minta sudah siap?" tanya Kibum, "ya Kibum-nim, mari ke ruangan saya."kata Tn. Lee sambil berjalan di ikuti o/ Kibum.

(Kita tinggalkan Kibum dulu ne, kita ke Jong Jin dulu u/ sementara nanti kita juga tengok Hiko)

@ruangan Derektur Kim Yong Woon

"Yeobseyo!" kata Derektur Kim, "Yeobseyo, kami berhasil." kata seseorang dari balik telpon, "Bagus jaga dgn baik jangan sampai hilang." kata Derektur Kim sambil menutup telpon, "Siapa Appa, sepertinya sangat penting?" tanya Jong Jin, "Itu bukan urusan mu, kau harus mempersiapkan diri tadi hasil rapat dewan derektur u/ penerus perusahaan mereka sebagian besar tlah memilih mu." kata Derektur Kim, "Appa yakin q mau menerima jabatan itu, menurut q yg lebih berhak itu Kibum Hyung." kata Jong Jin.

"Bisa apa anak spt itu?" tanya derekur Kim, "Tapikan?" bantah Jong Jin belum selesai di potong o/ derektur Kim, "Apa pun caranya kau harus siap u/ menjadi Pemilik Perusahaan ini." kata Derektur Kim dgn marah melihat reaksi putranya yg tdk setuju dgn rencana yg dia buat.

Skippp...
@gudang tempat di sekapnya Hiko

Keadaan sangat gelap saat kau sadar kau telah terduduk di sebuah kursi di ruangan yg sangat luas kaki&tangan mu terikat begitu pula dgn mulut mu yg tertutup plester, kau pun mencoba u/ melepaskan diri tapi sia2, "Ohh kau sudah bangun nona?" kata seorang namja, "siapa mereka ini? lalu pa salah q pada mereka, apa mereka penculik? Aouchhww bagaimana dgn nasib q Tuhan tolong slamatkan q." kata mu dalam hati, tiba2 ada seseorang lagi datang, "Jaga Yeoja itu jangan sampai kabur, & jangan sakiti dia kita hanya menyekapnya, Klo kalian sampai menyentuh nya kalian akan tau sendiri akibatnya." kata namja itu sambil pergi.

(Kita tinggalkan Hiko , kita lihat apa yg sedang di rencanakan o/ Kibum dgn Tn. Lee)

Skippp....
@ ruangan Tn. Lee

"Kibum-nim ini yg anda minta slama ini."kata Tn. Lee sambil menyerahkan beberapa dokumen kpd Kibum, "Aigo banyak sekali dana yg di selewengkan o/ ahjussi, dgn ini bukti2 smakin kuat u/ memenjarakannya, ohh ya Tn. Lee, kira2 kapan rapat dewan akan berlangsung lagi?" tanya Kibum, "kelihatannya besok pagi Kibum-nim, apa anda ingin ikut dlm rapat itu?"tanya Tn. Lee, "tentu saja, tapi q masih binggung mau menerima jabatan itu atau tdk."kata Kibum, "anda lebih berhak dari pada Jong Jin-nim."Kata Tn. Lee, "Kita lihat saja besuk, oh ya q ingin kau menelpon seseorang."kata Kibum sambil menyerahkan HP-nya kpd Tn. Lee, "siapa ini Kibum-nim, Yeoja chingu anda?"tanya Tn. Lee, Kibum pun hanya tersipu malu, "oh saya mengerti." kata Tn. Lee sambil keluar dan menelpon no mu, beberapa saat kemudian, "Kibum-nim telponnya tdk diangkat dari tadi."kata Tn. Lee, "Pasti dia lupa membawa Hp-nya lagi, ya sudahlah nanti biar q coba lagi sendiri." kata Kibum sambil masih memeriksa data2 yg ada di hadapannya.

Tak terasa waktu pun telah menunjukkan pukul 12 malam, Kibum & Tn. Lee pun tak menyadarinya karna asyik dgn kegiatan mereka, Kibum pun akhirnya tertidur dan lupa u/ melpon mu lagi, Tn. Lee pun meneruskan pekerjaannya hingga selesai.

Skippp....
@paginya 1jam sebelum rapat dewan dimulai

Kibum pun mencoba menghubungi mu lagi hingga berkali2, "Kau dimana apa kau marah hingga tdk mau bicara dgn q lagi gara q lupa menelpon mu smalam." kata Kibum dgn cemas, "Kibum kau kenapa?" tanya presdir Kim, "Ahh aniyo Hal-abeoji, q hanya..." kata Kibum blum selesai bicara tiba2 Tn. Lee datang, "Kibum-nim sedang mencoba menghubungi yeoja chingu-nya Presdir Kim." kata Tn. Lee, "Benarkh itu Kibum? wah jadi kau berubah karna Yeoja itu, q harus bertemu dgnnya kapan2." kata Presdir Kim, " annyeonghaseyo, Presdir Kim." sapa seseorang yg baru datang, "Bukankah kau kakak dari Hiko, Arashi-san?" tanya Kibum pada orang yg baru datang itu, "Ohhh kalian sudah saling kenal ya, ini cucu q Tn.Uzumaki pewaris perusahan ini."kata Presdir Kim sambil memasuki ruang rapat.

Rapat pun dimulai disana akan dilakukannya voting suara u/ pemilihan Presdir baru, tapi tiba2 Jong Jin maju ke mimbar dan berbicara, "Q mengundurkan diri." kata Jong Jin betapa terkejutnya semua mendengar pengakuannya itu, Kibum pun maju juga, "Jong Jin apa yg kau lakukan, katanya kau ingin bersaing secara sehat ini saatnya." kata Kibum, "Hyung kau yg lebih berhak, dari pada q akan di buat malu o/ ulah appa-q lebih baik aku mengundurkan diri." kata Jong Jin, " Apa maksud mu Jong Jin?" tanya Presdir Kim, "slama ini app-q telah menggelapkan berbagai dana perusahaan u/ dirinya sendiri, dan yg telah mensabotase kecelakaan 2 tahun lalu, bukankah kau mempunyai buktinya Hyung?" tanya Jong Jin, "Jong Jin sbenarnya apa yg kau lakukan?" tanya Kibum, "Hyung ini yg bisa q lakukan u/ menebus kesalahan q kpd Lee Min Young." kata Jong Jin

Tanpa mereka sadari tiba2 derektur Kim keluar dari ruang rapat, Kibum dan Jong Jin yg melihatnya pun langsung mengejar, Kibum pun langsung menghubungi Detectif Han u/ membantu menangkap derektur Kim, "Hyung apa kau siap dia sedang kabur menuju keluar perusahaan." kata Kibum, "ya q paham." kata detectif Han, di sisi lain "lakukan rencana B." kata derektur Kim kpd seseorang yg ia telpon tiba2 dia disergap o/ para polisi yg sudah bersiap dari tadi. "Huhhh ahjussi sebaiknya kau menyerah semua bukti2 sudah di tangan q skarang." kata Kibum, "jangan senang dulu Kibum, Yeoja yg slama ini tinggal dgn mu sedang bersama anak buah q, q tdk tau apa yg akan mereka lakukan kpd yeoja secantik dia. hahaha.... kau pikir kau bisa mengalahkan q." kata Derektur Kim, "Hiko! jadi dari smalam, kau benar2 ahjussi." kata Kibum sambil ingin memukul derektur Kim, "gledah dia spt dia baru menelpon anak buahnya."kata detectif Han kpd anak buahnya, "ini Komandan." kata salah 1 polisi yg menggeledah derektur Kim.

detectif Han pun mengirim no yg baru saja di telpon derektur Kim ke kantor u/ dilacak, sebagian dari mereka mencari keberadaan mu dan sisanya membawa derectur Kim ke kantor.

Akhirnya keberadaan mu pun terlacak di sebuah gudang tua di pinggiran kota, semua polisi pun bersiap u/ mengepung nya, saat tlah terkepung mereka mencoba masuk scr perlahan ke dlm tapi tak menemukan siapa pun hanya kau yg masih terduduk di sebuah kursi dgn tangan & kaki yg terikat dan mulu terbungkam plester, Kibum yg melihat mu pun langsung berlari tanpa menghiraukan apa yg akan terjadi, "Kau tdk apa2?" tanya Kibum sambil melepas ikatan tali di kaki & tangan mu, "Oppa q takut sekali, Hiks...hiks...hiks."katamu, "sudahlah skarang q ada di sini jangan menangis. Mian Hamnida!" kata Kibum sambil memeluk mu dan membawa mu keluar dari gudang itu.

Skippp....
@1 tahun kemudian....di makam Lee Min Young

"Young tolong restui hubungan kami ber2."kata Kibum sambil menggenggam erat tangan mu, "Eonni meski kau tdk bisa memiliki Kibum Oppa tapi detak jantung mu kan slalu menjaganya, Dan aku berjanji akan selalu berada di sisi Oppa, seperti yg kau inginkan saat kau memberikan jantung mu ini" katamu." Young pasti sedang tersenyum melihat kalian ber2." kata Lee Tae Ri, kalian pun tersenyum sambil memandang langit.

^_^END^_^