Cast:
- Kim Kibum ( Seo Jae Ho)
- Kim Jong Woon a.k.a Yesung (Seo Kang Ho)
- Yoo Da In
- Jang Seo Wool
- And Other Cast
Genre : komedi, drama, romance, school life, supranatural....
Ini FF q yg ke2 FF ini terinspirasi dari sebuah Komic dgn judul yg sama, Komic ini menceritakan kehidupan seorang anak laki2 yg memiliki wajah secantik wanita bahkan wanita pun juga sangat iri dgn kecantikannya, anak laki2 ini seorang anak yg besar dari sebuah panti asuhan, tapi dia tdk pernah kesepian, sewaktu kecil teman2nya slalu mengira klo dia wanita hingga pada umur 12tahun dia bertemu seorang anak yg bernama Jang Seo Wool yg mengajarinya u/ menjadi kuat u/ bisa membalas perlakuan mereka. Sampai mereka menginjak remaja anak laki2 itu masih di kira wanita berkat bantuan Jang Seo Wool dia bisa mengatasi semua itu, hingga Jang Seo Wool memintanya menjadi seorang JJANG( Sebutan U/ Ketua Geng Di Korea) awalnya dia menolak tapi karna bujukan Seo Wool dia mau menjadi JJANG di SMA Kang Woo, karna inilah suatu kecelakaan terjadi, dia diminta u/ menjadi wanita u/ menyelidiki kasus hilangnya wanita2 secara misterius di dlm sebuah hutan, tanpa mereka sadari hutan itu adl tempat perkumpulan para Vampire, dimana Ketua dari perkumpulan itu yg bernama Seo Jae Ho(klo di ff q ini diperankan ma Kim Kibum) ingin mencari pengantinnya, saat laki2 itu akan di hisap tapi di halangi o/ saudaranya yg bernama Seo Kang Ho(diperankan o/ yesung), akhirnya terjadi sebuah kecelakaan maka dari situ kehidupannya berubah.
Itu tadi hanya sepenggal dari sinopsisnya, tapi klo mau tau lengkapnya bisa baca Komik nya sendiri di www.mangaku.web.id atau di www.pecintakomik.com (Promosi ceritanya^_^). Baiklah dari pada penasaran kita langsung aja ya!! (NB: Alurnya awalnya masih muter2 mian ya!!!)
Auprov
Suatu malam di tengah kota terlihat seorang namja yg terlihat sempoyongan dan tangan kanan memegang lehernya sedangkan lengan kirinya tampak sebuah sayatan, darah segar pu keluar dari tanganya, karna tdk kuat u/ berjalan lagi akhirnya dia bersandar pada sebuah tembok tiba2 ada seorang yeoja yg melihatnya lalu berteriak, "Kyaaaa....." kata Yeoja itu membuat semua pejalan kaki terkejut dan mulai mendekatinya, namja yg bersimbah darah itu pun bergumam pd dirinya sendiri, "Aku sekarat? Ugh..." katanya tiba2 tubuhnya jatuh ke jalan, lalu ada seorang namja yg mendekat, "Hei...Hei..Nak!" kata namja itu sambil memeriksa denyut nadinya tiba2 namja yg baru datang itu memberi tau semua orang di sana, "Di...Dia Meninggal, Ini kasus pembunuhan! panggil polisi, cepat!" katanya kpd teman nya dn lalu melepas jasnya u/ menutupi mayat namja itu.
"Aku sudah menghubungi 911, Apakah dia benar2 sudah mati?" tanya orang yg menelpon polisi tadi, "aku sudah memeriksa denyut nadinya, dia sudah meninggal!" kata orang yg tengah berdiri paling dekat dgn mayat itu, tak berapa lama datanglah polisi, salah satu polisi bertanya, "Apakah ini kasus pembunuhan?","ya, dia meninggal karna luka di lehernya." kata salah satu saksi mata,"Luka di lehernya?" tanya polisi lainnya memastikan, "Mungkin.. Ini pembunuhan berantai dgn target orang yg cantik." kata salah seorang dari kerumunan itu, kedua polisi itu pun masih binggung dgn apa yg telah terjadi lalu memerikasa mayat itu,"q menutupinya dgn jas q" kata orang yg pertama menemukan mayat itu.
Saat salah satu polisi memeriksa tiba2 namja yg di kira mati tadi tiba2 bangun dan mengejutkan sang polisi, "Kyaaaaa...'' kata polisi itu, namja yg dikira mati itu pun terbatuk2 dan lalu duduk dan orang yg telah memastikan dia mati langsung terkejut dan berkata"DIa Hidup, Dia Hidup Lagi! Tapi Tadi Dia Sudah Meninggal!", "Sepertinya Dia masih hidup!" kata polisi lain sambil marah, "Tapi q tadi sudah memeriksa denyut nadinya."kata orang yg pertama menemukannya, salah satu polisi pun bertanya kpd namja itu, "Nak, kenapa kau berdarah apa kauterlibat perkelahian ", "Huucckkk..haaaah...Bukan apa-apa!" katanya sambil berdiri, "Apa maksudmu... Lehermu terluka..." tanya polisi lainya, "Oh ini karena tadi aku terjatuh!" lalu berlari, kedua polisi itu pun heran, "Hei Tunggu...."kata salah satu polisi,"Sepertinya dia habis berkelahi dgn geng di sekitar sini, Biarkan saja, Ayo kita pergi" ajak polisi lain.
Orang yg telah memastikan namja itu telah mati masih belum percaya dan berkata "Dia seharusnya sudah benar2 mati..." sambil melihat namja itu lari. Akhirnya namja itu sampai di tempat tinggalnya dan langsung masuk ke dlm kamarnya sambil bergumam, "Apa yg terjadi? Aku merasa tubuh q terbakar dan tercekik sampai sekarat...tidak...aku pikir aku sekarat?" dan berjalan ke depan cermin luka di lehernya pun telah hilang tanpa bekas, tiba2 terdengar suara seseorang, "Teman mu sedang pergi cepat tidur sebelum jam 10", "Iya pak!" jawab namja itu, "Apa kau sudah pulang Da-in?" tanya orang dari luar itu lagi dan lalu pergi, "Ahhh iya..." jawabnya lagi.
"Pertama2 aku hrs mandi dan mencuci darah di bajuku." katanya sambil menuju kamar mandi dan melepas semua bajunya saat akan memutar kran sower dia terkejut dgn perubahan yg ada pada tubuhnya karna terkejut dia berteriak, "Kyaaaa......", lalu ada seseorang yg bertanya pada nya," Ada apa?", "Oh tidak ada apa2 tadi ada kecoa." kata namja itu, "Yoo Da-in, kau tdk seperti biasanya ada apa?" tanya suara itu lagi, "kecoa itu tiba2 melompat jadi aku agak takut, Hahaha..." kata namja yg bernama Yoo Da-in itu, "Cepat selesaikan mandi mu dan cepat tidur!" perintah suara itu,"Iya Selamat malam, Pak!" kata Da-in.
Yoo Da-in pun meneruskan mandinya sambil memperhatikan perubahan yg terjadi pd dirinya, "Apa-apaan ini?!, Aku menjadi seorang yeoja!! Aaaahhhhh" teriaknya
Skippp.....
@1bulan lalu
Saat Yoo Da-in jalan2 di taman ada 3 orang namja yg membicarakannya, "Anak yang itu?" tanya salah satu dari mereka,"I...iya, anak itu." jawab salah seorang merekapun memiliki pendapat masing2 "cantik... tapi...entah kenapa agakaneh?" kata salah satu, "Hei kau pikir aku akan jatuh cinta pada seorang namja." bentak yg lain, "Apa dia memang seorang yeoja?" tanya yg lain, "Walaupun terlihat agak Tomboy...tapi entah kenapa terlihat lembut..." kata yg lainnya lagi. Tiba2 terdengar gonggongan anjing yg tersesat, Yoo Da-in pun mendekatinya, "Aww,kau manis sekali, apakah kau tersesat?" kata Da-in sambil mengangkat anjing itu.
Ketiga namja yg memperhatikan itu terpesona dgn pesona Da-in, lalu ada seorang yeoja yg berlari ke arahnya, "Ya tuhan, Lulu! Jadi kau di sisi." kata yeoja itu, "Ini." kata Da-in sambil memberikan anjing itu kpd pemiliknya, "Kamsahamida" kata Yeoja itu lalu pergi, Ketiga namja yg masih memperhatikan Da-in pun saling berpendapat, "Jadi, kalian masih mengira dia seorang namja?" tanya salah satu, yg lain menjawab"Uummm.... siapa pun pasti akan jatuh cinta pada yeoja spt itu...", "Itulah daya tarik seseorang! agak tomboy, sulit ditebak, tapi memiliki senyuman yg langka, dan indah seperti itu!sekali kau melihatnya kau tdk bisa melupakannya!" kata orang pertama.
"yeach..."kata orang ke3, "aku setuju..." kata orang ke 2, "benarkah?" tanya orang ke 3 lalu berlari ke arah Da-in, "Tunggu apa yg kau lakukan?" tanya ke2 orang lain sambil menahan tubuh orang pertama yg tlah jatuh cinta pada Da-in, karna saking semangatnya tanpa tau klo Da-in sudah ada di hadapan orang pertama, dan orang pertama pun berbicara pd ke2 temannya, "ap...apa yg kalian lakukan?!" mereka ber2 pun menjawab "Kalo kau namja sejati, manfaatkan kesempatan yg ada.".
Da-in yg mendengarnya pun bertanya "Apa?!", "emh."kata orang pertama, "ada yg mau dia katakan pada mu" kata orang ke3 mendekati orang pertama yg mati kutu, "sesuatu yg ingin dikatakan?" tanya Da-in, "sebenarnya."kata orang pertama, "Fighting!!!" kata mereka ber2 mendukung orang pertama,"A...Aku menyukai mu." kata orang pertama, "Apa?!" kata Da-in terkejut,"Mau kah kau berkencan dengan ku." kata orang pertama, ke2 orang dibelakang bersorak, "Yoohoo dia melakukannya dgn baik.".
"Apa kau Homo?" tanya Da-in, "Apa?!" tanya orang pertama, "Kau lihat, aku adl seorang namja, masihkah kau mau berkencan dgn ku?" tanya Da-in, "Apa?!" kata orang pertama, "Mian heyo aku seorang namja.Jika kau mengerti cepat pergi dari hadapan ku!" kata Da-in, mereka ber3 pun masih belum percaya, orang pertama pun memastikan dgn bertanya, "Tidak mungkin, aku tdk percaya, klo kau tdk mau berkencan dgn ku katakan saja." kata orang pertama, "terserah percaya atau tdk aku adl seorang namja." kata Da-in.
"Bukankah berlebihan kau mengatakan dirimu seorang namja dan mengatakan aku homo?" tanya orang pertama, ke2 temannya juga berkata,"Ya! itu penghinaan". Kesabaran Da-in sudah mencapai batas, "Aku sudah mencoba sabar." kata Da-in sambil mengepalkan tangannya, "Aku sudah tidak tahan lagi!!!" kata Da-in sambil memukul orang pertama lalu berlnjut ke ke2 temannya yg lain, setelah selesai dia membuka baju, "Lihat Baik2." kata Da-in, "Apa yg dia lakukan?" tanya mereka ber3 heran, "Apa aku masih terlihat spt seorang yeoja?" tanya Da-in,"Ahh...di...dia seorang namja." kata mereka ber3 masih tdk percaya.
"Mian Hamnida kami akan pergi klo begitu."kata mereka ber 3 "Kata siapa kalian boleh pergi?" tanya Da-in sambil mengepalkan tangannya. Dari arah jalan yg lain teman Da-in datang, "Dimana Da-in itu katanya mau bertemu disini..." kata namja yg mencari Da-in itu terhenti mendengar pekelahian dan menuju arah suara, "Mian ini salah kami, Maafkan kami!" pinta mereka, "Ini baru permulaan." kata Da-in sambil menendang meraka ber 3 tiba2 ada yg memegang tangannya.
"Tenangkan dirimu, Jjang!" pinta namja yg mencari Da-in,"Lepaskan aku." kata Da-in, "Apa yg terjadi"tanya namja itu, "Mereka mengira aku seorang yeoja dan menyatakan cintanya pd ku... saat ku bilang klo aku namja mereka tdk percaya." kata Da-in sambil memberontak."Hahahaha...tentu saja!" kata namja yg baru datang itu, "Apa maksudmu dgn kata 'tentu saja'?" tanya Da-in."Baiklah aku beritahu ya saat kau tenang dan terkendali kau akan terlihat spt yeoja. Pakai bajumu, kau jadi perhatian orang banyak di sini."kata namja itu sambil melempar baju Da-in, lalu Da-in pun memakainya, "Bersenang-senangla."kata namja itu.
Tapi ke 3 orang itu kabur, "Woi mau keman kalian?" tanya Da-in, "Sedikit lagi, kita akan memanggil ambulan, apakah kau sanggup membayarnya?" tanya Namja yg baru datang itu, "Hmph, Siaaal aku kira tdk akan ada lagi yg menganggapku yeoja sejak masuk tahun ke 2 ini tapi ternyata tidak!!!" kata Da-in, "walaupun di tahun Ke 2 kau masih terlihat spt yeoja Jjang." kata namja yg baru datang, "Apa? apa kau ingin mengatakan itu lagi?" tanya Da-in dgn marah lalu memegang kerah namja yg baru datang itu,"Maaf...Maaf... aku cuma bercanda." kata namja itu dan Da-in pun melepaskannya.
JJang, kemarin beberapa orang kita dikalahkan." kata namja yg baru datang, "Apa?" kata Da-in, "Ya...belakangan ini mereka dikalahkan di dekat gudang di tengah hutan." kata namja itu, "di tempat itu lagi..." kata Da-in sambil berpikir keras, "karena ruangan gudang itu sangat luas dan tersembunyi anggota kita menggunakan itu sebagai tempat pertemuan, setelah ada orang lain lagi yg tau setiap anggota kita kesana pasti di pukuli lagi." kata namja itu.
"Orang macam apa yg membuat masalah dgn anak sekolah kita?" tanya Da-in, "Bukan hanya anak sekolah kita, tapi juga anak2 dari sekolah lain dekat gudang juga mengalami hal yg sama saat malam tiba..." kata Namja itu, "Anak2 dari sekolah lain juga?" Tanya Da-in, "Ya! kau tau gudang adalah tempat hang out yg populer bagi kebanyakan orang, dan juga tempat yg bagus u/ bersantai karna tempatnya yg tersembunyi di tengah hutan." kata namja itu lagi,"Aku pernah kesana tempatnya sedikit menakutkan tapi bersih jadi itu tak masalah."kata Da-in.
"Karna seseorang yg tak dikenal, bukan hanya teman kita dan Kang Woo-go & temannya, geng lain pun mencoba menjauhi tempat itu saat malam tiba." kata namja itu,"Oh ya aku sbg JJANG SMA Kang Woo tak bisa bertahan jadi aku pikir jika kau segera mengambil langkah."kata namja itu,"Aku...secara langsung?"kata Da-in, "kita sampai kini belum tau siapa mereka, karna SMA Kang Woo dikalahkan mereka berharap kau menjadi JJANG panutan mereka." kata namja itu, "Hemh..."kata Da-in,"aku tau kau benci dgn urusan spt ini, aku pikir baik jika kau yg melakukannya." kata namja itu,.
"Baiklah klo itu perintahmu..." kata Da-in menghela napas,"Kya...apa maksudmu dgn 'itu perintahmu'? itu seolah2 q JJANG padahal q Bu-JJANG(seseorang yg berkuasa stelah JJANG ya bisa di bilang wakilnya gitu deh)." kata namja itu sambil menujuk pd dirinya sendiri."jujur saja aku hanyalah JJANG dari luar, sebenarnya aku tdk mau mjd JJANG, aku mau melakukan karna kalian membela ku, satu2nya orang yg memberi perintah itu kau, Bu-JJANG." kata Da-in.
"Iya... kau masih yg terkuat." kata Bu-JJANG pd Da-in,"Iya sebenarnya aku tdk tertari sama sekali, klo begitu terserahlah kapan pun itu hubungi aku." kata Da-in sambil pergi, "Ya... dia mjd JJANG setelah meradang pada orang2 yg menganggapnya Yeoja." kata Bu-JJANG sambil tersenyum memandangi kepergian Da-In.
Sambil berjalan dia mengingat2 masa lalunya, "Nama ku Yoo Da-in 18 tahun, tahun ke2 di sekolah khusus laki2, saat masih bayi aku dibuang di depan TK, aku tumbuh di TK itu aku tdk merasa kesepian atau miskin, satu2nya kesengseraanku adalah saat aku dipermainkan layaknya seorang Yeoja, hingga saat SD pun, ejekan itu semakin parah, Hingga usia ku mengijak 12 tahun, karna tubuh ku yg lemah ini para namja mengejek ku."
Flash Back
@saat usia Yoo Da-in 12 tahun
"Hentikan... aku ini namja!" kata Da-in sambil merengek, " aku belum percaya sebelum melihatnya." kata seorang anak yg bertubuh gemuk, "Apa?!" tanya Da-in.Saat mereka ber3 mencoba melepas celana Da-in tiba2 datang seorang anak laki2 lalu menghajar ke3 anak nakal tsb sampai babak belur."Apa kau tdk apa?" tanya anak yg baru datang itu, "ehm..."kata Da-in, "Bisakah kau naikkan celanamu!' katanya pada Da-in lalu dgn cepat Da-in menaikkan celananya.
Yoo Da-in pun meneruskan mandinya sambil memperhatikan perubahan yg terjadi pd dirinya, "Apa-apaan ini?!, Aku menjadi seorang yeoja!! Aaaahhhhh" teriaknya
Skippp.....
@1bulan lalu
Saat Yoo Da-in jalan2 di taman ada 3 orang namja yg membicarakannya, "Anak yang itu?" tanya salah satu dari mereka,"I...iya, anak itu." jawab salah seorang merekapun memiliki pendapat masing2 "cantik... tapi...entah kenapa agakaneh?" kata salah satu, "Hei kau pikir aku akan jatuh cinta pada seorang namja." bentak yg lain, "Apa dia memang seorang yeoja?" tanya yg lain, "Walaupun terlihat agak Tomboy...tapi entah kenapa terlihat lembut..." kata yg lainnya lagi. Tiba2 terdengar gonggongan anjing yg tersesat, Yoo Da-in pun mendekatinya, "Aww,kau manis sekali, apakah kau tersesat?" kata Da-in sambil mengangkat anjing itu.
Ketiga namja yg memperhatikan itu terpesona dgn pesona Da-in, lalu ada seorang yeoja yg berlari ke arahnya, "Ya tuhan, Lulu! Jadi kau di sisi." kata yeoja itu, "Ini." kata Da-in sambil memberikan anjing itu kpd pemiliknya, "Kamsahamida" kata Yeoja itu lalu pergi, Ketiga namja yg masih memperhatikan Da-in pun saling berpendapat, "Jadi, kalian masih mengira dia seorang namja?" tanya salah satu, yg lain menjawab"Uummm.... siapa pun pasti akan jatuh cinta pada yeoja spt itu...", "Itulah daya tarik seseorang! agak tomboy, sulit ditebak, tapi memiliki senyuman yg langka, dan indah seperti itu!sekali kau melihatnya kau tdk bisa melupakannya!" kata orang pertama.
"yeach..."kata orang ke3, "aku setuju..." kata orang ke 2, "benarkah?" tanya orang ke 3 lalu berlari ke arah Da-in, "Tunggu apa yg kau lakukan?" tanya ke2 orang lain sambil menahan tubuh orang pertama yg tlah jatuh cinta pada Da-in, karna saking semangatnya tanpa tau klo Da-in sudah ada di hadapan orang pertama, dan orang pertama pun berbicara pd ke2 temannya, "ap...apa yg kalian lakukan?!" mereka ber2 pun menjawab "Kalo kau namja sejati, manfaatkan kesempatan yg ada.".
Da-in yg mendengarnya pun bertanya "Apa?!", "emh."kata orang pertama, "ada yg mau dia katakan pada mu" kata orang ke3 mendekati orang pertama yg mati kutu, "sesuatu yg ingin dikatakan?" tanya Da-in, "sebenarnya."kata orang pertama, "Fighting!!!" kata mereka ber2 mendukung orang pertama,"A...Aku menyukai mu." kata orang pertama, "Apa?!" kata Da-in terkejut,"Mau kah kau berkencan dengan ku." kata orang pertama, ke2 orang dibelakang bersorak, "Yoohoo dia melakukannya dgn baik.".
"Apa kau Homo?" tanya Da-in, "Apa?!" tanya orang pertama, "Kau lihat, aku adl seorang namja, masihkah kau mau berkencan dgn ku?" tanya Da-in, "Apa?!" kata orang pertama, "Mian heyo aku seorang namja.Jika kau mengerti cepat pergi dari hadapan ku!" kata Da-in, mereka ber3 pun masih belum percaya, orang pertama pun memastikan dgn bertanya, "Tidak mungkin, aku tdk percaya, klo kau tdk mau berkencan dgn ku katakan saja." kata orang pertama, "terserah percaya atau tdk aku adl seorang namja." kata Da-in.
"Bukankah berlebihan kau mengatakan dirimu seorang namja dan mengatakan aku homo?" tanya orang pertama, ke2 temannya juga berkata,"Ya! itu penghinaan". Kesabaran Da-in sudah mencapai batas, "Aku sudah mencoba sabar." kata Da-in sambil mengepalkan tangannya, "Aku sudah tidak tahan lagi!!!" kata Da-in sambil memukul orang pertama lalu berlnjut ke ke2 temannya yg lain, setelah selesai dia membuka baju, "Lihat Baik2." kata Da-in, "Apa yg dia lakukan?" tanya mereka ber3 heran, "Apa aku masih terlihat spt seorang yeoja?" tanya Da-in,"Ahh...di...dia seorang namja." kata mereka ber3 masih tdk percaya.
"Mian Hamnida kami akan pergi klo begitu."kata mereka ber 3 "Kata siapa kalian boleh pergi?" tanya Da-in sambil mengepalkan tangannya. Dari arah jalan yg lain teman Da-in datang, "Dimana Da-in itu katanya mau bertemu disini..." kata namja yg mencari Da-in itu terhenti mendengar pekelahian dan menuju arah suara, "Mian ini salah kami, Maafkan kami!" pinta mereka, "Ini baru permulaan." kata Da-in sambil menendang meraka ber 3 tiba2 ada yg memegang tangannya.
"Tenangkan dirimu, Jjang!" pinta namja yg mencari Da-in,"Lepaskan aku." kata Da-in, "Apa yg terjadi"tanya namja itu, "Mereka mengira aku seorang yeoja dan menyatakan cintanya pd ku... saat ku bilang klo aku namja mereka tdk percaya." kata Da-in sambil memberontak."Hahahaha...tentu saja!" kata namja yg baru datang itu, "Apa maksudmu dgn kata 'tentu saja'?" tanya Da-in."Baiklah aku beritahu ya saat kau tenang dan terkendali kau akan terlihat spt yeoja. Pakai bajumu, kau jadi perhatian orang banyak di sini."kata namja itu sambil melempar baju Da-in, lalu Da-in pun memakainya, "Bersenang-senangla."kata namja itu.
Tapi ke 3 orang itu kabur, "Woi mau keman kalian?" tanya Da-in, "Sedikit lagi, kita akan memanggil ambulan, apakah kau sanggup membayarnya?" tanya Namja yg baru datang itu, "Hmph, Siaaal aku kira tdk akan ada lagi yg menganggapku yeoja sejak masuk tahun ke 2 ini tapi ternyata tidak!!!" kata Da-in, "walaupun di tahun Ke 2 kau masih terlihat spt yeoja Jjang." kata namja yg baru datang, "Apa? apa kau ingin mengatakan itu lagi?" tanya Da-in dgn marah lalu memegang kerah namja yg baru datang itu,"Maaf...Maaf... aku cuma bercanda." kata namja itu dan Da-in pun melepaskannya.
JJang, kemarin beberapa orang kita dikalahkan." kata namja yg baru datang, "Apa?" kata Da-in, "Ya...belakangan ini mereka dikalahkan di dekat gudang di tengah hutan." kata namja itu, "di tempat itu lagi..." kata Da-in sambil berpikir keras, "karena ruangan gudang itu sangat luas dan tersembunyi anggota kita menggunakan itu sebagai tempat pertemuan, setelah ada orang lain lagi yg tau setiap anggota kita kesana pasti di pukuli lagi." kata namja itu.
"Orang macam apa yg membuat masalah dgn anak sekolah kita?" tanya Da-in, "Bukan hanya anak sekolah kita, tapi juga anak2 dari sekolah lain dekat gudang juga mengalami hal yg sama saat malam tiba..." kata Namja itu, "Anak2 dari sekolah lain juga?" Tanya Da-in, "Ya! kau tau gudang adalah tempat hang out yg populer bagi kebanyakan orang, dan juga tempat yg bagus u/ bersantai karna tempatnya yg tersembunyi di tengah hutan." kata namja itu lagi,"Aku pernah kesana tempatnya sedikit menakutkan tapi bersih jadi itu tak masalah."kata Da-in.
"Karna seseorang yg tak dikenal, bukan hanya teman kita dan Kang Woo-go & temannya, geng lain pun mencoba menjauhi tempat itu saat malam tiba." kata namja itu,"Oh ya aku sbg JJANG SMA Kang Woo tak bisa bertahan jadi aku pikir jika kau segera mengambil langkah."kata namja itu,"Aku...secara langsung?"kata Da-in, "kita sampai kini belum tau siapa mereka, karna SMA Kang Woo dikalahkan mereka berharap kau menjadi JJANG panutan mereka." kata namja itu, "Hemh..."kata Da-in,"aku tau kau benci dgn urusan spt ini, aku pikir baik jika kau yg melakukannya." kata namja itu,.
"Baiklah klo itu perintahmu..." kata Da-in menghela napas,"Kya...apa maksudmu dgn 'itu perintahmu'? itu seolah2 q JJANG padahal q Bu-JJANG(seseorang yg berkuasa stelah JJANG ya bisa di bilang wakilnya gitu deh)." kata namja itu sambil menujuk pd dirinya sendiri."jujur saja aku hanyalah JJANG dari luar, sebenarnya aku tdk mau mjd JJANG, aku mau melakukan karna kalian membela ku, satu2nya orang yg memberi perintah itu kau, Bu-JJANG." kata Da-in.
"Iya... kau masih yg terkuat." kata Bu-JJANG pd Da-in,"Iya sebenarnya aku tdk tertari sama sekali, klo begitu terserahlah kapan pun itu hubungi aku." kata Da-in sambil pergi, "Ya... dia mjd JJANG setelah meradang pada orang2 yg menganggapnya Yeoja." kata Bu-JJANG sambil tersenyum memandangi kepergian Da-In.
Sambil berjalan dia mengingat2 masa lalunya, "Nama ku Yoo Da-in 18 tahun, tahun ke2 di sekolah khusus laki2, saat masih bayi aku dibuang di depan TK, aku tumbuh di TK itu aku tdk merasa kesepian atau miskin, satu2nya kesengseraanku adalah saat aku dipermainkan layaknya seorang Yeoja, hingga saat SD pun, ejekan itu semakin parah, Hingga usia ku mengijak 12 tahun, karna tubuh ku yg lemah ini para namja mengejek ku."
Flash Back
@saat usia Yoo Da-in 12 tahun
"Hentikan... aku ini namja!" kata Da-in sambil merengek, " aku belum percaya sebelum melihatnya." kata seorang anak yg bertubuh gemuk, "Apa?!" tanya Da-in.Saat mereka ber3 mencoba melepas celana Da-in tiba2 datang seorang anak laki2 lalu menghajar ke3 anak nakal tsb sampai babak belur."Apa kau tdk apa?" tanya anak yg baru datang itu, "ehm..."kata Da-in, "Bisakah kau naikkan celanamu!' katanya pada Da-in lalu dgn cepat Da-in menaikkan celananya.
"He...he...kamsahamida."kata Da-in dgn malu2, "Oh ya rumah mu dimana? biar aku antar, aku khawatir kejadian spt tadi akan terjadi lagi." katanya lagi, "Ehm...?!" kata Da-in dgn ekspresi binggung, lalu dia membuka celananya, "Apa yg kau lakukan?" tanya anak itu dgn kaget ketika mengetahui Da-in seorang Namja bukan Yeoja."Ka...kau seorang namja?" kata anak itu dgn kaget, "Ehm... ya benar aku namja bukan yeoja." kata Da-in, "Mian aku yg salah." kata anak itu, "nahh...semua orang mengira aku yeoja jadi mereka semua mengejekku."kata Da-in sambil menunduk.
"Kau harus membuat mereka berhenti!" kata Anak itu, " Apa?" tanya Da-in, "Berubahlah jadi kuat..." kata anak itu sambil mengangkat tangannya ke atas," jadi kuat...? caranya...?" tanya Da-in, "Oh ya namaku Jang Seo Wool, kau?" tanya Seo Wool pada Da-in, "Yoo Da-in, lalu bagaimana caranya?" tanya Da-in, "kau hanya butuh latihan sekarang!aku akan membantumu," kata Seo Wool sambil menyakinkan Da-in,"Oh ya paman ku Taek - Won -Do Hokwon. Ayo kita pergi bersama!" ajak Seo Wool, "Tapi aku kan tdk punya uang." kata Da-in, "Kau tenang saja aku kan bicara dgn paman ku agar kau bisa berlatih dgn gratis." kata Seo Wool.
Berkat Jang Seo Wool, Yoo Da-in belajar berbagai macam bela diri hingga membuatny semakin kuat tapi orang2 masih banyakyg menganggapnya seorang yeoja. Saat Da-in berjalan di taman dia melihat 2 orang yg sedang cekcok. "Aku tdk memanggil mu kesini." kata namja, "Kenapa kau terus menjauhkan diri dari saya? saya pilih sebagai pengantin Anda,apakah bukan saya? kata yeoja itu, "Pengantin...? apa yg coba di katakan yeoja itu ya...?"kata Da-in binggung yg tdk sengaja mendengar pembicaraan mereka ber2.
"Tidak, saya katakan bahwa saya tidak tertarik." kata Namja itu, "Mengapa hatiku tiba2....." kata Da-in ketika menatap namja itu, "Tidak ada yeoja lain yg pantas u/ mu selain aku, jika kau menerima ku sbg pengantinmu kau akan mjd pewaris dari garis darah ku, kenapa kau tdk mau menerimaku?" rengek yeoja itu, "sudah aku bilang aku tdk tertarik." kata namja itu sambil mendorong yeoja itu sampai jatuh ke tanah, "Ahh....berapa kali pun kau menolak ku, aku tdk akan menyerah, Yesung Oppa!" kata Yeoja itu, "apa tdk berlebihan...?" gumam Da-in dari balik pohon.
"Minggir...!!!" kata Yesung kpd yeoja itu yg menghalangi jalannya, "Apa mereka sedang berlatih sandiwara?" gumam Da-in lagi tiba2 tangan Yesung mencekeram leher yeoja itu dan mengangkatnya, hingga yeoja itu merintih kesakitan, "jika di biarkan dia akan mati...! Apa yg sebenarnya terjadi...?" Gumam Da-in.Tiba2 Da-in lari dan menubruk Yesung hingga yeoja yg dia cekik terlempar ke tanah. "Beraninya hanya dgn yeoja?!"kata Da-in sambil menendang wajah Yesung, "Huhfh..." kata yeoja itu yg terkejut, terlihat darah segar keluar dari bibir Yesung, "Whoa... gak bergerak sedikit pun dari tendangan ku tadi!"kata Da-in dgn kaget."Siapa kau?!"tanya Yesung,"Gah..."gumam Da-in lalu menarik tangan yeoja itu u/ pergi dari hadapan Yesung.
Yesung POV
Masih berdiri di tempatnya lalu memegangi bibirnya, "Dia tlah membuat ku berdarah..." kata Yesung, lalu berlalu dan masih bergumam, "Siapa dia sebenarnya, berani2 nya memperlakukan ku spt ini... awas klo ketemu lagi." kata Yesung.
Yesung Pov End
Da-in dan Yeoja itu pun masih berlari, kemudian yeoja itu berhenti," Lepskan aku..."kata yeoja itu lalu dia menampar Da-in, Da-in pun terkejut, "Berani2 nya kau manusia rendahan..."kata Yeoja itu lalu pergi meninggalkan Da-in yg masih kebingungan, "A..Apa...? manusia rendahan....manusia rendahan...?!" kata Da-in sambil kebinggungan, "memangnya siapa dia...?" kata Da-in dgn kesal,"Tapi namja yg tadi itu...yg dia lakukan memang aneh begitu pula dgn auranya, tapi saat aku melihatnya hatiku bereaksi kuat...bahkan dia lebih tampan dari Seo Wool...Bahkan namja spt aku...Ahhh... apa yg sedang aku pikirkan...? sadarlah kau seorang namja, kau bukan HOMO...!" kata Da-in meyakinkan dirinya sambil menepuk2 pipinya.
"Ahh... anggap saja aku tadi aku bertemu dgn orang yg aneh." kata Da-in sambil terus berjalan u/ menemui seseorang, saat tiba dia memastikan dari balik pohon, "Apa dia belum datang...?" tanya seorang yeoja kpd seorang namja yg kyeopta di hadapan nya, "Dia akan segera datang." kata namja itu,di persembunyian Da-in dia bergumam, "Ohh... jadi dia Yeoja yg menyukai Seo Wool," kata Da-in sambil memakai wig, "Dia belum datang atau dia memang tdk akan datang.."Kata Yeoja itu, "Dia pasti datang."kata Seo Wool sambil menunduk, "jangan berpura2 menunggu seseorang yg tdk akan datang." kata Yeoja itu, "Apa?" kata Seo Wool.
"Aku sudah tau klo kau tdk punya pacar." kata yeoja itu, "Apa yg ku bicarakan?" tanya Seo Wool yg mulai gelisah, "Aku sudah menyelidiki mu dan sepertinya kau belum punya pacar, kata teman2 mu kau selalu bersama sahabat mu dari kecil." kata yeoja itu, "Ahh... apa aku terlambat?" kata Da-in mecairkan suasana hati Seo Wool, "Ahh... kau datang Da..." kata Seo Wool belum selesai di potong Da-in. "Ya, aku Da-young, yeoja chingu mu." kata Da-in,"Da-Young...?!"kata Yeoja itu,"Ya aku yeoja chingu Seo Wool, Yoo Da-Young." kata Da-in sambil memperkenlkan dirinya.
"Jangan bohong, Seo Wool tdk pernah mempunyai pacar, kau cuma berpura2 kan?" tanya yeoja itu yg masih belum percaya," kami tdk sedang berbohong."kata Da-in, "Kami benar2 berpacaran." kata Seo Wool,"Hehe... sampai kapan kalian akan bertahan?!" kata Yeoja itu dgn PD nya."Apa..?" tanya Da-in, "kalian kan masih muda, berapa bulan kalian akan bertahan? sampai saat itu terjadi aku akan menunggu u/ bisa menjadi pacar Seo Wool."kata yeoja itu, "APA....?!"kata Da-in bersamaan dgn Seo Wool, "Aku tdk akan pernah menyukai mu, sampai kapan pun." kata Seo Wool, "sekarang memang tdk tapi nanti kau kan menyukai ku."kata Yeoja itu.
"A...apa...apaan ini, dia sangat tangguh."gumam Da-in , lalu berdiri di dpn Seo Wool "Kami tdk akan putus!?" kata D-in sambil menatap yeoja itu dgn geram,"Oh,,, Apa kalian akan bertahan sampai kalian menikah?" kata yeoja itu, "tentu saja, kami sudah bertunangan."kata Da-in sambil menggandeng tangan Seo Wool,"Apa..?"tanya yeoja itu dgn terkejut, "Aku tunanganmu kan?" tanya Da-in meyakinkan Seo Wool, "Uhh... kami sudah bertunangan, aku menyukainya sejak keci, kami sudah memutuskan u/ segera menikah."kata Seo Wool.
Yeoja itu pun masih belum percaya dan berpikir keras u/ menyangkal pernyataan mereka ber2, "kalo kalian sudah bertunangan buktikan pada ku..."kata Yeoja itu, "bukti...?! apa yg kau inginkan." kata Seo Wool, tiba2 tangan Da-in melingkar di leher Seo Wool lalu, "Chup..." bibir mereka pun saling bertautan. Yeoja itu pun terkejut atas apa yg dia liat barusan, wajah Seo Wool pun tampak memerah."Masih tdk percaya?"kata Da-in, "kali ini aku percaya tapi lain kali jika ada kesempatan aku akan merebut Seo Wool dari mu." kata Yeoja itu, "Terserah lah, Ohh... ya Seo Wool ayo kita berkencan!" kata Da-in sambil menggandeng tangan Seo Wool dan meninggalkan Yeoja itu.
Saat Yeoja itu mengawasi kepergian Da-in & Seo Wool tiba2 datang seorang namja menyapanya."hehe...sangat menyenangkan melihat mu di tolak." kata Namja yg baru datang itu,"aku belum menyerah.."kata yeoja itu, "Gadis itu bahkan lebih cantik dari mu... bahkan lebih cantik dari Yoon Chae Ryung." kata Namja itu, yeoja itu pun masih binggung, "Ini akan sulit bagimu karena mereka sudah bertunangan." kata namja itu, " dia kan cuma manusia biasa.."kata Yeoja itu, "Asal kau tau namja yg kau suka juga seorang manusia." kata Namja itu menyakinkan, "tapi Seo Wool berbeda." kata yeoja itu sambil pergi.
"Da...Da...Da-in." kata Seo Wool, "Sudah cukup aku tdk sanggup lagi!"kata Da-in sambil mengusap bibirnya lalu muntah di jalan,Seo Wool pun hanya berdiri dgn terkejut, "Memakai pkaian yeoja itu sudah memuakkan, karna yeoja itu jadi sangat berlebihan hingga aku hrs berciuman dgn mu." kata Da-in,"Lumayan juga"kata Seo Wool, "Apa maksudmu?" tanya Da-in, "Kau terlihat benar2 spt Yeoja dgn wig itu tadi aku benar berdebar2."kata Seo Wool,"A...Apa?" tanya Da-in, "Jika kau benar2 yeoja tadi bukan hanya sekedar akting."Kata Seo Wool sambil memandang Da-in, Da-in pun dgn sigap langsung memukul perut Seo Wool,"Jika kau mengatakannya lagi kau tau yg akan terjadi pada dirimu."kata Da-in.
"ya aku tahu, lagi pula aku tdk akan menyukai sesama jenis. aku kan hanya bilang jika kau seorang yeoja."kata Seo Wool, "Mian aku bukan yeoja tapi aku seorang namja! dan aku tdk mungkin mjd seorang yeoja, jadi menyerah saja."kata Da-in sambil melepas wig-nya, "Whoa~ enak sekali saat terlepas dari wig ini." kata Da-in sambil mengacak2 rambutnya, Seo Wool yg melihat tinggah Da-in hanya memandanginya dan bergumam, "Andai saja kau seorang yeoja.".
Skippp...
@menuju tempat perkumpulan Geng
"Sial hari ini aku bertemu dgn banyak orang yg aneh, malam ini aku kan berusaha habis2an!" kata Da-in sambil mengangkat ke2 tangannya dan terus berjalan, "Apa semua sudh berkumpul ?" tanya Da-in sambil memastikan semua anggotanya, "Ada apa dgn kalian?" tanya Da-in kebinggungan, "Mereka sedikit takut, karna misi hari ini mengenai penbunuhan beruntun yg terjadi pada para yeoja cantik akhir2 ini." kata Bu-JJANG, "pembunuhan beruntun pada yeoja?" tanya Da-in, "Apa? Kau tdk tahu berita ini?" tanya beberapa anak, "Sudah 5 yeoja yg menjadi korban di wilayah ini, semua yeoja yg terbunuh adl yeoja cantik dan populer di sekolahnya."kata Bu-JJANG.
"apa pembunuhnya sudah tertangkap?"tanya Da-in, "Belum, satu2 nya petunjuk adl bekas luka di leher mereka, tapi itu tdk memberikan petunjuk siapa pelakunya." kata Bu-JJANG, "jadi orang2 menduga ini ulah para Vampire yg tlah membunuh mereka..." kata salah satu anggota, "Vampire...?!" kata Da-in dgn terkejut, "Kalian bercanda ya ?? Vampire??" kata Da-in sambil tertawa terbahak2.
"Kau tak paham bagaimana gawatnya situasi ini...wajarnya, tak da yeoja yg berani keluar sendirian saat malam tiba, klo iya mereka akan mengajak teman." kata salah satu anggota, "dan paling penting... sepertinya geng yg menempati gudang itu berkaitan dgn kasus ini."tambahnya lagi, "jadi itu yg membuat kalian ketakutan?kalian takut klo mereka akan menghabisi kalian?"tanya Da-in, "sejauh ini yg ku tahu korbannya adl seorang yeoja, sangat berbahaya klo kita pergi ke sana." Kata Bu-JJANG,"Kalian menyebut diri kalian seorang Namja tapi kalian takut dgn rumor murahan spt itu?! apa pukulan bisa merubah pemikiran kalian?" tanya Da-in,"JJANG, izinkan kami sekali ini saja, lebih baik dipukuli drpada pergi kesana!" kata mereka semua sambil berlutut.
"Apa!?!kalian ingin aku menyelesaikan ini sendirian?" Tanya Da-in dgn geram, "Park Hae Joon!(nama Bu-JJANG) Apa yg kau lakukan?" tanya Da-in, Hae Joon pun hanya mengangkat tangan lalu menggaruk2 kepalanya, "Bagaimana klo kita yg pergi memburu beberapa Vampire?" kata Hae Joon, "Kau bercanda."kata Da-in sambil mengepalkan tangannya,"Klo kami boleh jujur sebenarnya ada jalan lain agar kami bisa ikut tapi setelah kami mendapat persetujuan." kata salah satu anggota, "Apa itu...?" tanya Da-in ingin tau, "Itu adl... jika kau mau menyamar jadi seorang yeoja dan menjadi umpan agar kami mudah u/ bergerak." kata Hae Joon dgn hati2 agar Da-in tdk marah,"A-apaa..." kata Da-in dgn terkejut.
"Kau hanya perlu memakai wig ini, dan tak akan pernah ada yg mengira klo kau seorang namja..." kata seorang anggota sambil menunjukkan wignya,"Hehe aku mulai tertarik u/ melihat JJANG menjdi yeoja..." kata para anggota lain, "Dasar kalian."kata Da-in sambil memukuli mereka Hae Joon pun langsung menghentikannya,"tenanglah JJANG, jangan kau buang sia2 tenagamu masih ada musuh disini." kata Hae Joon, "lalu kalian menyuruhku mjd yeoja! tapi tadi pagi aku sudah..." kata Da-in keceplosan, "Sudah...??!!" kata Hae Joon.
"Ahh bukan apa2.."kata Da-in mulai tenang, "JJANG karna kau tdk percaya dgn cerita vampire, ku tdk peduli kan?!" tanya seorang anggota yg kecewa, "hidup mati kami ada di tangan mu, "kata yg lain dgn memelas, "klo begitu kita pergi saja." kata beberapa org sambil berlalu meninggalkan Da-in dan Hae Joon, "Hehhh apa kalian serius?!" kata Da-in, "klo begini tdk ada jalan lain kita pergi saja." kata Hae Joon, "hei tunggu baiklah ini yg kalian mau kan." kata Da-in sambil memakai wig nya.
"wah JJANG kau terlihat sangat cantik." kata salah satu anggota, "Apa kalian senang? klo begitu ayo kita berangkat." kata Da-in memimpin perjalanan. "kita sudah sampai,, itu gudangnya." kata Hae Joon sambil menunjuk ke arah gudang,"tak ada cahaya disana sepertinya tak ada orang di sana."kata Da-in,"kita harus memeriksa situasi dulu agar tdk terjadi hal2 yg tdk diinginkan." kata Hae Joon, tiba2 datang seorang namja ke arah mereka,"jika kalian pergi dgn tenang aku akan membiarkan kalian." kata namja yg baru datang itu, "Kya... ini bukan tempat yg bisa kau klaim sebagai hakmu, ini milik umum." kata Da-in, "Hah seorang yeoja..."kata Namja itu yg terkejut.
"dan kenapa itu menjadi sebuah masalah?" kata Da-in sambil menendang seseorang yg muncul dari balik semak2."tdk buruk u/ seorang yeoja." kata namja yg baru muncul itu, "Siapa Kau?" tanya Da-in dgn terkejut, "Kami berdua lawan kalian." kata mereka berdua sambil membelakangi punggung masing2," kalian ber2 mau melawan sepuluh orang yg benar saja?! hajar dia!"kata Da-in dgn semangat.
Mereka pun saling baku hantam 1 sama lain tadi 2 org namja yg baru datang itu bahkan sudah mengalahkan 7 org. "Wahh...mereka sangat kuat."kata Hae Joon, "Oh ya JJANG kau harus lari biar kami ber2 yg menghalangi mereka, "kata Hae Joon lagi, Da-in pun langsung lari tapi dia menoleh u/ memastikan ke2 anggotanya tapi mereka sudah tersungkur tak berdaya, Da-in pun lalu melawan lagi ke2 namja yg baru datang itu tapi kemudian Hae Joon menyuruhnya lari lagi, "Apa kalian sudah selesai." kata ke2 namja itu, "sebenarnya mereka itu manusia tau bukan? kenapa mereka tdk pernah tumbang sekali pun." kata Hae Joon sambil terus menyerang tapi dgn mudah mereka ber2 tangkis Hae Joon pun akhirnya tumbang.
Da-in yg melihatnya langsung berlari ke arah gudang, betapa terkejutnya dia saat melihat beberapa orang yg sedang berkumpul di sana, "Bukankah kalian dari SMA Korea?" tanya Da-in tiba2 tubuhnya dipegang o/ seseorang."Dasar penyusup?! mengganggu saja!" kata seseorang lalu berdiri menghampiri Da-in, "Kami akan menyingkirkannya." kata mereka ber2, "Lepaskan aku." ronta Da-in, "tunggu dia menyadari klo kita dari SMA Korea,Jangan biarkan dia pergi dari sini begitu saja." kata namja itu, "lalu apa yg harus kami lakukan?" tanya salah satu namja yg memegangi Da-in.
"apa yg sebenarnya kalian lakukan disini spt kriminal saja? ini sangat mencurigakan." kata Da-in,"Diam."kata , seseorang lalu memukul perut Da-in, "tunggu bawa dia kemari," kata namja itu,"Wow kau sangat cantik, jika dilihat spt ini, tak ada satu orang punyg akan menyangkal kau patut menjadi pengantin u/ Kibum-nim."kata salah satu anggota yg lain, "A...Apa?" tanya Da-in,"aku tdk mengira kandidatnya kan datang sendiri kemari, Kibum-nim apa pendapatmu tentang Yeoja ini? sptnya dia memenuhi persyaratan u/ menjadi pengantin mu." kata seorang Yeoja, Tiba2 muncul seorang namja yg sangat tampan menghampiri Da-in dan memegang dagu Da-in, "siapa dia? apa dia JJANG? tapi kenapa dia mengingatkan ku dgn namja aneh yg ku temui tadi pagi, klo di pikir2 mereka juga membicarakan soal pengantin?" gumam Da-in dlm hati.
Tiba2 namja itu mengangkat pisau u/ melukai tangan Da-in, "A...Apa yg akan kau lakukan? itu pi..pisaukan?" kata Da-in, saat pisau itu mengenai tangan Da-in terlihat darah segar yg keluar lalu namja itu menjilatnya,"Apa yg kau lakukan, dasar org mesum!"kata Da-in, "Darah mu agak segar dan manis." kata namja itu,"Lepaskan dia!" perintahnya lagi, "Baik Kibum-nim" kata namja yg memegangi Da-in,"dasar kau sinting!" kata Da-in. Hanya sekali menatap tubuh Da-in menjadi beku, "Apa...? Kenapa...tubuhku tdk bisa bergerak?" gumam Da-in, "Haruskah aku harus mengecek lagi, apakah kau pantas mjd pengantinku?" tanya Kibum sambil mendekatkan mulutnya ke leher Da-in.
"Tdk mungkin apakah org ini pembunuhnya? apakah aku akan mati di tangannya?" gumam Da-in, "Berhenti...!!!" kata seseorang namja yg baru datang semua mta pun tertuju pada namja itu. "Bukankah dia namja tadi pagi?" gumam Da-in, "Kim! Kim Jong Woon!" kata salah satu anggota, "Sial!!! hei apa yg kalian tunggu?" kata anggota lain kpd 2 orang yg melawan Da-in tadi, "Kya..." mereka ber2 pun menyerangnya tapi hanya sekali ayunan tangn mereka sudah jatuh, "Tdk bisa dipercaya mereka yg tadinya mengalahkan 8 anggotaku tak berdaya dgn sekali ayunan tangan dari namja ini." kata Da-in dgn lirih, "Sial!! Yesung-nim bukan org yg mudah kita kalahkan!!" kata salah satu anggota, "Bagaimana klo kita serang bersama2." kata anggota lainnya, "Coba saja!" kata Yesung.
"Berhenti!" kata Kibum semua orang pun mejadi beku, "Tapi Kibum-nim?" kata salah satu anggota, "Kalian tdk bisa mengalahkannya meski dgn kroyokan." kata Kibum, "Kau seharusnya tau klo pertemuan ini berkosekuensi tinggi." kata Yesung, ""Akulah pewaris tunggal ayahku, mereka tdk akan menghukum ku dgn mudah." Kata Kibum, "Kau sudah membunuh 5 org & kau mau membunuh lagi? kau tdk bisa melakukannya, meski apapun jabatanmu." kata Yesung.
"Apa yg mereka bicarakan ?" Kata Da-in dlm hati, "Aku tdk membunuh manusia, tapi aku mencari pengantinku saja." kata Kibum, "Kau bisa mencarinya dari bangsa kita, kenapa kau bertindak gegabah?" tanya Yesung, "mereka ber2 benar2 gila. bahkan aku pun bisa gila karna mulut & kaki ku tdk bisa bergerak agar bisa melarikan diri." kata Da-in, "Ada sebuah ramalan yg dpt menjadikan kau penguasa tertinggi dgn seorang pengantin manusia." kata salah satu anggota dgn semangat, lalu hanya sekali ditatap o/ yesung orang itu membeku.
"Dan asalkan kau tahu tdk mudah menjadikan manusia pengantinmu. Hentikan pembunuhan ini!" perintah Yesung, "Lalu kenapa tdk kau coba. Hah?" kata Kibum sambil mengarahkan pisaunya kpd Yesung, Yesung pun melompat sambil membawa Da-in, "Bagaimana bisa melompat setinggi ini sambil membawa ku." kata Da-in, "Tatap mataku!" kata Yesung karna Kibum mulai menyerang lagi yesung pun terjatuh ke tanah.
"Wow!! tdk mungkin ini kekuatan manusia, Apa?? bagaimana bisa dia bangun setelah terlempar sejauh itu?" kata Da-in, "ke..kekuatanmu..."kata Yesung, "Kau tdk bisa mengalahkan ku." kata Kibum, "Wow! kekuatan Kibum-nim lebih hebat!" kata salah satu anggota, "apa karna kau meminum darah manusia?" tanya Yesung, "ya semakin banyak aku meminum darah manusia, kekuatanku bertambah hebat." kata Kibum. "meminum darah manusia telah dilarang o/ bangsa kita sejak ratusan tahun lalu, bahkan jika ayah dan dewan tahu kau tdk bisa menjadi pewaris lagi dan akan dihukum." kata Yesung.
"jika yeoja ini mjd pengantinku, maka semuanya akan berubah!" kata Kibum, "Aku...aku namja!! aku beritahu ya! Aku ini Namja!" kata Da-in tapi tdk di hiraukan o/ mereka ber2, "menjadi pengantinku merupakan kehormatan, makanya...jika kau bisa..."kata Kibum sambil mencoba melakukannya lagi usahanya yg tadi gagal, "Waa... aku tdk bisa mengalahkannya kekuatannya spt batu." gumam Da-in, "Hentikan!" kata Yesung mencoba menghalangi lagi, "Jangan membunuh manusia lagi!" kata Yesung, "Klo begitu kau yg jadi gantinya, aku akan membunuhmu dulu." kata Kibum sambil menamcapkan pisaunya ke perut Yesung.
"Karna aku akan menjadi penguasa lebih baik kau tdk ada...."kata Kibum, "Aku... tdk berniat u/ menjadi penguasa...!!!"kata Yesung,"Seharusnya kau mengerti u/ menjadi penguasa tdklah harus mengikuti 1 keinginan...Uhuck...uhuck..."kata yesung lagi. Kemudian Da-in pun mendekati yesung dan memapahnya keluar dari gudang itu,"Perlu kau tahu pisau itu diciptakan khusus u/ membunuh bangsa kita, jadi lukamu itu tdk mudah u/ disembuhkan!!" kata Kibum."Ayo!" kata Yesung kpd Da-in mereka pun berjalan meninggalkan gudang itu.
Setelah mereka pergi tiba2 ada seorang yeoja yg berlari2,"Kita dlm masalah! baru saja mereka menghubungiku klo mereka mengetahui tentang pertemuan ini dan sekarang dlm perjalan kemari." kata yeoja itu, " Jangan biarkan mereka lari!" kata namja yg berkaca mata, "Tdk ada jalan lain... Kita akhiri saja pertemuan hari ini..." kata Kibum sambil keluar dari gudang, "Cepat pergi sbelum kita tertangkap." kata anggota lain, "Lagi pula Yesung akan mati... nanti saja ku urus gadis itu..." kata Kibum sambil tersenyum sinis.
Skippp....
@ Depan sebuah kuil
"Ugh!" kata Yesung "Bertahanlah lebih lama lagi, di dekat sini ada RS..."kata Da-in, "Tdk ada gunanya ke RS, aku akan mengeluarkan ini!" kata Yesung, "Apa?!" kata Da-in dgn terkejut lalu menahan tangan Yesung agar tdk menarik pisau itu, "Kau tdk bisa mengambil pisau itu begitu saja...!!" kata Da-in tapi apa daya Yesung tetap mengambilnya,"Ugh...!!!"kata Yesung, "Apa yg kau lakukan?? Liat sekarang darah yg keluar lebih banyak!!" kata Da-in.
"Dia bisa benar2 mati!" gumam Da-in, "Tunggu di sini, aku akan mencari bantuan!!" kata Da-in sambil mau berlari, "Tidak!" kata Yesung sambil memegang tangan Da-in, "Bahkan aku tdk membawa ponsel! kita harus menghubungi 911!" kata Da-in, "Tdk ada gunanya...!!" kata Yesung, "Kau bisa mati karna terlalu banyak darah yg keluar! maka dari itu kau harus segera di bawa ke RS!!" kata Da-in, "Percuma saja aku akan mati...." kata Yesung," Apa....???" kata Da-in, "Aku terluka di daerah vital, maka susah u/ disembuhkan, ditambah lagi pisau ini diciptakan u/ membunuh bangsa penghisap darah spt kami..."Kata Yesung.
"Kau ini bicara apa sich??? Bangsa penghisap darah apanya?" tanya Da-in yg masih belum mengerti dan mencoba mengambil pisau dari tangan Yesung, "Itu berbahaya berikan pada ku!!" kata Da-in tapi Yesung tdk mau memberikannya dan menariknya dari tangan Da-in hingga berdarah,"Ah..." kata Da-in Yesung pun terkejut melihatnya,"Sial ini sudah ke 2 kalinya!" kata Da-in, Yesung pun tersenyum melihatnya Da-in pun langsung mengambil pisau itu dan menyimpannya, "Aku ambil ini." kata Da-in, "Pergilah!" kata Yesung, "Aku akan meminum darahmu... jika kau tdk mau cepat pergi dari sini!!!" kata Yesung .
"Apa..apa kau salah satu mereka juga? atau kau bicara begitu karna kehilangan banyak darah?" tanya Da-in, "Ini bukan lelucon, aku bisa bertahan jika meminum darahmu... tapi kau akan mati!!!" kata Yesung sambil memegang dadanya, "Dgn keadaan spt ini aku tdk bisa mengendalikan instingku." kata Yesung, Da-in tdk menghiraukan perintah yesung dia pun memapah laginya lagi, " Kondisimu kini sedang tdk baik, kau tadi kan tlah menyelamatkanmu, jadi aku harus balas budi padamu." kata Da-in, "Sudah hentikan, dan larilah!!! ini sangat berbahaya u/ mu." perintah Yesung.
"Jangan khawatir aku bisa menangani namja sekarat spt mu." kata Da-in, tangan Yesung pun mulai memegang leher Da-in, "Ini membuatku tdk nyaman, jika kau memegang leherku spt ini!" kata Da-in, "Ini adl batas ku!!!" kata Yesung, "Apa...???!!!" kata Da-in, Yesung pun menghadap Da-in, "Tidak!! beraninya kau berpikir meminum darahku!!!" kata Da-in.
At masa kini
"Kenapa jadi begini???? A...ak....aku jadi...perempuan.... aaahhh... ini tdk masuk akal ini pasti mimpi, digigit vampire. Kembali hidup...jadi perempuan...itu mimpi belaka. Kini aku hanya perlu istirahat saja, dan semoga saat bangun nanti semua kembali normal." kata Da-In sambil membenamkan tubuhnya ke bantal dan terus meyakinkan dirinya klo ini hanya mimpi.
Keesokan harinya
Segerombol orang saling berbisik membahas apa yg telah terjadi semalam. "Apa kalian sudah dengar???" kata salah seorang mengawali perbincangan, "Semua orang dari sekolah kita dikalahkan o/ orang2 yg ada di gudang itu, terlebih lagi jjang dan wakil jjang terluka parah!!! dan aku dengar 10 teman kita dihabisi o/ 2 orang saja....!!!!" kata orang itu, "Aku jg dengar klo semuanya di rawat di rumah sakit, bahkan wakil jjang sampai di perban tangannya karna luka2 itu." kata salah seorang di sana, "Bukankah ada yg bilang klo jjang terluka lebih parah???" sahut yg lain, "A...ap...apa... itu?" kata salah seorang, "Ada apa??" tanya yg lain ketika melihat eksprersi orang yg tergagap yg menunjuk pada seorang yg tengah berjalan menghampiri mereka.
"Gya.... koq bisa???" seru mereka berbarengan, kemudian salah satu mencoba memastikan, "Jjang...!!! kau baik2 saja??? mereka bilang.... kemarin malam..." kata orang itu tapi dipotong o/ orang yg baru datang itu, "Jangan bahas itu lagi!!!" katanya sambil berjalan meninggalkan kerumunan orang2 itu.
'Secret Story'
"Bayiku... kau di anugerahi 2 kehidupan. Pertama... kau hidup sebagai manusia dgn identisas namja, jika kau tdk melakukan hal itu, kau akan hidup sbg seorang manusia, seorang namja...tapi, jika situasi ini di rusak, kehidupanmu sbg namja akan berakhir...dan selanjutnya kau akan mjd yeoja, jalan yg kau lalu akan panjang & sulit. Harapanku... kau menjalani hidupmu layaknya namja yg normal tapi semua itu kembali kpd mu...Tolong jangan terkena gigitan Vampire!!!"
' Secret Story end'
Da-in pun memutuskan meninggalkan teman2nya yg masih terbengong2 dgn penampilan Da-in, dia pun menuju ke toilet dan memperhatikan tubuhnya, dia pun masih berharap kejadian semalam adl mimpi, tiba2 sepasang tangan memeluk Da-in, "Jjang apa kau baik2 saja" tanya orang itu, "Ya aku baik2 saja kau sendiri??" tanya Da-in, "Aku kan Bu-Jjang yg juga sehebat kau Jjang!" kata Bu-jjang sambil menepuk2 baku Da-in, "Apa yg kau bilang hebat, bahkan kau hampir kehilangan tanganmu?" kata Da-in, "He...he... Jjang tapikan masih untung aku masih hidup kan." jawab Bu-jjang, "Terserah kau saja." kata Da-in sambil pergi ke kelasnya.
Di dlm kelas Da-in masih memikirkan kejadian kemarin sambil menatap keluar melalui jendela hingga tanpa sengaja melihat seseorang namja di balik pohon tapi saat akan memastikan lagi orang itu telah lenyap, "Apa dia baik2 saja? tapi tadi siapa yg berada di balik pohon itu? sptnya aku pernah melihatnya."kata Da-in dlm hati. Waktu pun berjalan begitu cepat hingga tibalah waktu pulang tapi Da-in tdk langsung pulang dia menuju ke atap sekolah u/ menenangkan diri dan berpikir bagaimana caranya dia bisa kembali mjd namja.
"Kita bertemu lagi ya!" kata seorang namja, "Kau bagaimana kau tau aku sekolah di sini?" tanya Da-in, "Itu tdk penting, aku hanya ingin memastikan apa kau namja kemarin malam saja." kata Namja itu sambil menusuk perut Da-in, Da-in pun akhirnya roboh di pelukan namja itu, namja itu pun membawa Da-in ke Massionisnya. "Yesung-nim yakin jika dia seorang namja?" tanya asisten pribadinya setelah melihat sebuah kain putih yg melilit dada Da-in, "Bukankah ini menujukkan bahwa dia seorang yeoja? apa anda ingat jika seorang pure blood menghisap darah seorang yeoja dan yeoja itu masih hidup anda akan mendapatkan kekuatan yg lebih hebat" kata asistennya.
"Aku tahu makanya aku menyelamatkan dia dari Kibum semalam, apa lagi aku sudah gerah dgn kelakuannya yg membunuh banyak yeoja, padahal sudah puluhan tahun kaum kita telah berevolusi sehingga tdk tergantung dgn darah manusia, bahkan kita bisa hidup berdampingan dgn mereka, tapi kenapa dia terobsesi dgn hal bodoh itu, jika dia ingin mejadi penerus kan tinggal bilang saja lagi pula q tdk berminat menggantikan-Nya. klo soal Da-in aku tdk tau tapi setelah aku slidiki dia adl seoarang namja, ditambah lagi dia bersekolah di SMA khusus namja, yg aku heran kenapa dia tdk mati saat aku menggigitnya." kata Yesung. "Bisa saja dia menyamar di sekolah itu." kata asistennya, "Kau pikir aku tdk menyelidiki tempat tinggalnya dan teman2nya apa?" tanya Yesung, " Lalu apa yg anda dptkan Yesung-nim?" tanya asistennya, "Sudah ku katakan dia namja bukan yeoja, kau itu ya..." kata Yesung belum selesai karena melihat Da-in yg mulai sadar.
"Eucgh.... dimana aku?" kata da-in ketika sadar, "Kau ada di Massionku, Oh ya namaku Kim Jong Woon tapi kau bisa memanggilku Yesung, "Apa yg kau lakukan?" tanya Da-in sambil membenahkan bajunya, "Aku kan yg menusukmu maka aku juga yg mengobatimu." kata Yesung, "Itu memang kewajibanmu, kau mengikutiku sejak semalam?" tanya Da-in, "Ya u/ memastikan saja klo kau ada apa2, ikutlah dgn ku akan aku jelaskan." kata Yesung keluar dari kamar yg di tempati Da-in sambil di ikuti o/ Da-in.
"Duduklah!" pinta Yesung, "Nde." kata Da-in sambil duduk, " Kau itu sebenarnya namja/ yeoja?" tanya Yesung, "Sebelum kejadian tadi malam aku adl namja tapi setelah kau menggigitku aku mjd yeoja, klo soal semalam aku hanya menyamar demi menyelidiki kebenaran kabar jika pada malam hari banyak yeoja menghilang, dan apesnya anggota ku memaksaku u/ menyamar sbg yeoja, dan kau harus bertanggung jawab kpd ku, aku tdk tau bagaimana caranya aku tdk mau mjd yeoja." kata Da-in.
" Oh kau disini ternyata pengantinku." kata seorang namja yg baru datang, "Kibum dia bukan yeoja tapi dia seorang namja." kata Yesung, "Jangan coba membohongiku, atau kau ingin memilikinya, makanya kau bilang spr itu?" tanya Kibum sambil mendorong Yesung hingga menabrak tembok, "Kibum-nim hentikan! Yesung-nim sedang terluka." kata asisten Yesung tapi tdk di hiraukan o/ Kibum, tiba2 Da-in menggigit tangan Kibum hingga Kibum merasakan terpojok bahkan saat menatap mata Da-in dia seperti tersihir u/ tunduk pada keinginan Da-in.
Setelah menghisap darah Kibum Da-in pun jatuh pingsan, "Kibum sebaiknya kau pergi dari sini." perintah Yesung, "Sungguh menarik aku tdk akan melepaskan yeoja itu." kata Kibum sambil pergi, "Yesung-nim, saya akan panggilkan dokter Park."kata Asistennya, Yesung pun menggendong Da-in kembali ke kamar, "Dia telah memasuki masa sbg seorang vampir, bahkan dia mampu menaklukkan Kibum yg notabene vampir level tinggi, sebenarnya siapa kau ini Da-in?" tanya Yesung sambil menatap Da-in.
Tak berapa lama dokter Park pun datang dan memeriksa keadaan Da-in, "Yesung-nim namja itu hanya tertidur saja, dia hanya shock saja." kata dokter Park, "Apa namja?" tanya asisten Yesung, Yesung pun berlari ke dalam kamar dan membuka kain putih yg melilit di dada Da-in, dia pun shoch dgn apa yg dia lihat, "Ini tdk mungkin!" kata Yesung yg berdiri mematung tanpa menyadari bahwa Da-in telah sadar, dia pun shock karna lilitan kain di dadanya di buka o/ Yesung, "A..Ap...Apa yg kau lakukan" kata Da-in, "Kau berubah mjd namja setelah kau menghisap darah Kibum, lalu apa yg kau rasakan sekarang?" tanya Yesung.
"Oh ya, a..ak..aku merasa lebih baik, syukurlah jika aku kembali mjd namja." kata Da-in, "Sepertinya suatu saat kau masih bisa menjadi yeoja lagi, karena kita kan belum tau penyebab perubahanmu itu. Dan juga mulai hari ini hidup mu telah berubah dan kau tdk akan mjd Da-in yg dulu lagi, mulai besok kau akan bersekolah di SMA Korea." kata Yesung, "Tapi... bukankah itu sekolah elit di kota ini, lagi pula aku tdk bisa meninggalkan teman2ku." kata Da-in, "Terserah kau saja, istirahatlah lukamu tadi belum sembuh benar."kata Yesung sambil berjalan keluar kamar.
Keesokan harinya Da-in menyelinap pergi dari Massion itu, asisten Yesung pun melihat kepergian Da-in dan melapor kpd Yesung. "Yesung-nim, Yoo Da-in pergi dari sini apa kita mengejarnya?" tanya asistennya itu, " Biarkan, nanti dia akan kembali kemari jangan khawatir, setelah tau hidupnya telah berubah." kata Yesung yg masih tdk beralih dari buku yg ia baca, "Baiklah klo begitu saya permisi, Yesung-nim!" kata asistennya, Yesung pun berjalan menuju jendela memandang ke keluar sambil berguman, "Da-in sekarang hanya aku yg bisa kau percaya, aku akan melindungimu dari Kibum, ataupun dari dunia ini."
Berlari dan terus berlari itu mungkin yg bisa dia lakukan, hingga tanpa terasa tiba di depan asramanya, "Selamat pagi!" sapa Da-in pada 2 orang temannya yg baru keluar dari asrama, "Selamat pagi!" sapa mereka balik dgn tatapan speechless melihat Da-in, "Mencari siapa ya Agashi?" tanya salah 1mereka, "Nde??? apa kalian tdk mengenaliku?" tanya Da-in, mereka hanya terdiam dan menggelengkan kepala, "Aku Yoo Da-in, Jjang kalian, masa kalian melupakan hal itu?" tanya Da-in, "Sepertinya agashi salah, Jjang kami itu namja bukan yeoja, kajja! cantik2 koq gila!" kata mereka sambil berlalu.
"Sabar2 Da-in, kita cari tau dulu informasi di asrama ini." gumamnya, tak berapa lama dia keluar dgn wajah kecewa dan berjalan dgn lunglai hingga ia menabrak bahu seseorang. "Oh mianhae!" kata Da-in sambil membungkung 90derajat. "Oh gwenchanayo agashi!" kata namja itu," Suara ini... Kau!!!" kata Da-in dgn wajah sedikit cerah, "Nde agashi, apa ada yg saya bantu?" tanya Namja itu, "Hai Bodoh masa kau tdk mengenaliku?" tanya Da-in.
"Memang kau siapa agashi? aku baru melihatmu kali ini." kata namja itu, "Sudah lupakan saja klo begitu aku pergi!" kata Da-in sambil meninggalkan namja itu, namja itu pun terlihat binggung dgn kejadian yg baru saja dia alami, "Jadi semua ingatan tentang aku dihapus ya!"kata Da-in sambil duduk di trotoar, "Sudah ku bilang kini hidupmu tlah berubah kehidupanmu sbg manusia telah dihapus, jadi semua yg mengingatmu ingatangnya tlah dihapus"kata Namja yg tiba2 datang, "Yesung-shi..."kata Da-in dgn terkejut.
"A..Ap..apa? beraninya kau!!" kata Da-in sambil memukul Yesung, "Pukulan mu mulai terasa sakit sekarang..."kata Yesung sambil memegang ujung bibirnya, Da-in pun mulai ingin memukul Yesung lagi, "Hentikan Da-in!! Yesung-nim hanya ingin yg terbaik u/ mu!" kata Asisten Yesung, "Kau butuh hidup baru sbg vampire sekarang, maka datanglah padaku!" kata Yesung sambil membersihkan noda darah di bibirnya.
"Kau tdk bisa menjalani kehidupanmu yg dulu karena kau sekarang adl seorang vampire." kata Asisten Yesung, "Apa dgn menghapus ingatan setiap orang yg pernah hidup di dlm hidupku, apakah itu yg terbaik untukku???" tanya Da-in dgn penuh emosi, "Jangan membuatku tertawa!! datang kpd orang2 aneh spt kalian, Hidupku ya ku yg menentukan sendiri, tak kan ada orang yg bisa mengatur bagaimana aku menjalaninya." teriak Da-in lalu berlari meninggalkan Yesung dan Asistennya.
"Apa kita harus mengejarnya sekarang, Yesung-nim?" tanya asisten Yesung, "Biarkan saja dia perlu waktu sedikit lagi u/ menghentikan pencariannya...."kata Yesung sambil memandang kepergian Da-in, "Bagaimana semua orang tdk mengingatku??? pasti masih ada yg mengingatku!!!"" gumam Da-in sambil terus berlari dan berfikir siapa yg bisa menyakinkannya, "Yang terakhir Jang Seo Wool!!" gumam Da-in, "Ya, dia pasti mengingatku!! Seo Wool..." kata Da-in kpd seorang namja.
Namja yg merasa namanya disebut memalingkan wajahnya, karna merasa tdk mengenali Da-in lalu dia berjalan meninggalkan Da-in yg tertunduk di jalan dgn tampang frustasi, "Bagaimana ini bisa terjadi....??" kata Da-in mengingat masa kecilnya, "Seo Wool kita tumbuh bersama spt saudara." gumam Da-in lalu berdiri " Seo Wool!" kata Da-in dgn geram yg tanpa ia sadari penampilannya tlah berubah.
Seo Wool pun menoleh ke arah Da-in, "Kau mengenalku kan??" tanya Da-in, "Ah...???"kata Seo Wool, Da-in pun berjalan mendekati Seo Wool, "Siapa kau??" tanya Seo Wool, "Aku Yoo Da-in" kata Da-in sambil mengguncangkan tubuh Seo Wool, "Huh... apa yg terjadi pada tubuhku??? kenapa rambutku???" kata Da-in, "Kau cantik...!" kata Seo Wool dgn wajah memerah, "Itu...itu... bukan itu yg ku maksud..." kata Da-in panik dan sedikit menjauh dari Seo Wool, "Aku yakin aku akan segera kembali mjd namja sebentar lagi!!" kata Da-in panik sambil menarik2 rambutnya.
"Ahhh... da..dadaku...!!! kenapa mjd spt ini??" kata Da-in sambil memegangi dadanya, Seo Wool yg melihat tingkah Da-in pun akhirnya mimisan, dan bahkan Da-in masih memastikan hingga ke arah celananya hingga Seo Wool yg melihatnya pun sampai pingsan, "Ahh aku berubah mjd yeoja???" gumam Da-in lalu terkejut melihat Seo Wool pingsan, "Hei... bangun!!!" kata Da-in sambil menepuk2 pipi Seo Wool "Ah..." kata Seo Wool sambil membuka matanya, "Kau baik2 saja??" tanya Da-in.
Seo Wool terkejut lalu langsung terduduk sambil memegang tangan Da-in, Da-in pun hanya terbengong, "Khamsahamida telah mengkhawatirkan aku, agashi!!" kata Seo Wool, "Ahh... Uhm... bisakah... bisakah tanganmu..."kata Da-in sambil melihat tangannya, "Oh... mianhae!" kata Seo Wool, "Ada apa dgnnya??? aku... tdk pernah melihat Seo Wool sefrustasi spt ini... apa karna aku...aku juga tak yakin bisa terus ada di sini lebih lama lagi." gumam Da-in dlm hati, "Mianhae aku tdk sengaja..." kata Seo Wool dgn pipi bersemu merah.
Dan Da-in pun memutuskan berlari meninggalkan Seo Wool, dan mencari penjelasan atas apa yg terjadi pada dirinya kini, "Rambutmu tiba2 tumbuh... menakjubkan!!!"kata asisten Yesung, "Ini pasti ulah kalian kan???" kata Da-in sambil mencengkeram kerah asisten itu, "Ha..ha..ha.. ya tentu saja bukan.."kata Asisten itu, "aku tdk bisa merubah sesuatu sesuai dgn kemauanku, klo berubah mjd yeoja itukan pekerjaanmu." kata Yesung menghampiri mereka ber2.
"Bagaimana kau tahu aku berubah mjd yeoja?" tanya Da-in tanpa melepas tangannya dari kerah asisten Yesung, "Bukankah kemarin malam kau Yeoja???" tanya Asisten Yesung, "Apa kau melihatnya....??? " kata Da-in, "Aku hanya ingin memastikan saja." kata Yesung, "Bodoh..." kata Da-in sambil memukul Yesung, "Sudah hentikan jangan memukul yesung-nim lagi." kata asisten Yesung sambil menahan tangan Da-in tapi tdk bisa.
"Apa aku harus berterima kasih kpd kalian, karna kalian tlah merubahku mjd monster." kata Da-in, "kami ini Vampire bukan monster." kata asisten Yesung, "Semenjak kau menggigitku aku berubah mjd Yeoja, lalu kembali mjd namja, dan sekarang aku mjd yeoja lagi, lalu disebut apa klo bukan Monster !?" kata Da-in, "Jadi ini bukan yg pertama kali kau berubah jenis kelamin?" tanya Yesung, "Hmmm... sering berubah kelamin, itu sangat menarik." gumam asisten Yesung.
"Apakah itu normal???" tanya Da-in, "Sptnya kau jenis yg spesial, aku belum pernah melihat seorang vampire yg tiba2 rambutnya bisa tumbuh panjang atau berubah kelamin karna perasaan ataupun kondisi tubuhnya." kata Yesung, "Jadi aku sekarang benar2 seorang Monster." kata Da-in terduduk lemas di sebuah bangku, "Ikutlah dgnku!!!" ajak Yesung, "Oh kau ingin mnjdkan aku pengantinmu???" tanya Da-in, "Tidak... aku tidak bermaksud mjd kan mu pengantinku, aku hanya ingin melindungimu." kata Yesung, "Aku bisa melindungi diriku sendiri!!!" kata Da-in.
"Kibum-nim bisa melenyapkanmu dgn mudah." kata asisten Yesung, "Kibum...???" kata Da-in, "Orang yg menyerangmu kemarin, dia bukan tipe orang mudah menyerah, dia pasti akan mencoba membunuhmu lagi." jelas asisten Yesung, "Jika dia tau kau berubah mjd yeoja, dia pasti akan mjd kan mu pengantinya... itu semua terserah kau saja, kau mau atau tdk..." kata Yesung, "Klo begitu lebih baik aku mati saja." putus Da-in.
"Karena ini adl pilihan yg paling aman u/ melindungimu dan Yesung-nim juga, Yesung-nim tdk akan mengungkapkan bahwa kau adl yeoja." kata asisten Yesung, "Aku juga tdk mau, kenapa aku harus dilindungi... Jika bolehaku berkata, ini juga salahku, jadi..." kata Yesung belum selesai di potong o/ Da-in, "Aku tdk mau dilindungi!!!"teriak Da-in, "Bagaimana mengatasi situasi spt ini????" tanya Asisten Yesung.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar